Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh  




Minggu 21 Juli 2019

16:02 WIB

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh
@prfmnews

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh
PRFMNewsChannel

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh
Sabtu 12 Januari 2019, 12:08 WIB
Kota Bandung

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh
 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh




 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-69, Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung membuka layanan di akhir pekan, tepatnya pada tanggal 5, 12 dan 19 Januari 2019. Hari Bakti Imigrasi sendiri diperingati setiap tanggal 26 Januari. 

Layanan di akhir pekan ini direspon antusias oleh warga. Terbukti dari banyaknya warga yang rela datang sejak pukul 00.00 WIB untuk mendapat nomor antrean. Padahal layanan di kantor imigrasi baru dimulai pukul 08.00 WIB.

"Antrean daftar di kantor imigrasi mulai dari jam 12 malam. Sebelum jam 4 subuh, 100 nomor antrean sudah habis," ungkap Linda, salah satu warga yang datang ke kantor imigrasi di Jalan Surapati No.82 Kota Bandung.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Imigrasi Kelas 1 A Bandung, Muhamad Agus Irianto mengungkapkan, besarnya antusiasme warga yang daftar langsung dikarenakan kuota antrean online yang dibuka setiap akhir pekan sudah penuh. Warga yang tidak kebagian nomor antrean memanfaatkan momen Hari Bakti Imigrasi untuk mengurus paspornya.

"Agar efektif, mereka yang antre sejak subuh ini dicek syarat-syaratnya dan harus dilakukan oleh pihak pemohon langsung. Kalau syaratnya ada yang kurang, tidak bisa ambil nomor antrean," papar Agus saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Sabtu (12/1/2019).

Agus menegaskan, Kantor Imigrasi Kelas 1 A Bandung hanya membuka 100 kuota dalam pelayanan paspor simpatik. Masyarakat pun diimbau untuk tidak tertipu oleh oknum-oknum yang menawarkan pelayanan saat kuota sudah habis.

"Masyarakat harus tetap waspada, kami ingatkan kuotanya hanya 100," tukasnya.

Adapun persyaratan bagi pemohon paspor baru yaitu dengan membawa e-KTP, KK, akta kelahiran, ijazah atau buku nikah asli. Sementara bagi pemohon yang ingin melakukan penggantian paspor diharuskan membawa paspor lama dan e-KTP. 

"Siapkan juga dokumen asli dan fotocopy-nya masing-masing satu. Dilengkapi dengan membawa materai," jelasnya.




 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

 

BERITA TERKAIT


 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh
 

BERITA PILIHAN


 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

 

BERITA LAINNYA

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

Pemprov Jabar Tidak Harus Membubarkan SMK yang Tidak Produktif
Minggu 21 Juli 2019


Starting XI Persib Kontra PSIS
Minggu 21 Juli 2019  Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh Bandung Education Festival Jadi Wujud Peduli Pada Pendidikan
Minggu 21 Juli 2019  Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh PT PBB Siap Gunakan GBLA, Umuh: Masih Tunggu Perhitungan Biaya
Minggu 21 Juli 2019  Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh YLKI: Kartu Perdana Asal Arab Saudi Bisa Rugikan Calon Jemaah Haji
Minggu 21 Juli 2019  Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh YLKI: Kartu Perdana Asal Arab Saudi Bisa Rugikan Calon Jemaah Haji
Minggu 21 Juli 2019  Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh Info Kehilangan: Maman Pergi dari Rumah Sejak 3 Juli 2019
Minggu 21 Juli 2019  Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

 

 

BERITA TERKAIT

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh  Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh
Sabtu 12 Januari 2019, 12:08 WIB
Kota Bandung

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh
 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh


 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi (HBI) ke-69, Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung membuka layanan di akhir pekan, tepatnya pada tanggal 5, 12 dan 19 Januari 2019. Hari Bakti Imigrasi sendiri diperingati setiap tanggal 26 Januari. 

Layanan di akhir pekan ini direspon antusias oleh warga. Terbukti dari banyaknya warga yang rela datang sejak pukul 00.00 WIB untuk mendapat nomor antrean. Padahal layanan di kantor imigrasi baru dimulai pukul 08.00 WIB.

"Antrean daftar di kantor imigrasi mulai dari jam 12 malam. Sebelum jam 4 subuh, 100 nomor antrean sudah habis," ungkap Linda, salah satu warga yang datang ke kantor imigrasi di Jalan Surapati No.82 Kota Bandung.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Imigrasi Kelas 1 A Bandung, Muhamad Agus Irianto mengungkapkan, besarnya antusiasme warga yang daftar langsung dikarenakan kuota antrean online yang dibuka setiap akhir pekan sudah penuh. Warga yang tidak kebagian nomor antrean memanfaatkan momen Hari Bakti Imigrasi untuk mengurus paspornya.

"Agar efektif, mereka yang antre sejak subuh ini dicek syarat-syaratnya dan harus dilakukan oleh pihak pemohon langsung. Kalau syaratnya ada yang kurang, tidak bisa ambil nomor antrean," papar Agus saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Sabtu (12/1/2019).

Agus menegaskan, Kantor Imigrasi Kelas 1 A Bandung hanya membuka 100 kuota dalam pelayanan paspor simpatik. Masyarakat pun diimbau untuk tidak tertipu oleh oknum-oknum yang menawarkan pelayanan saat kuota sudah habis.

"Masyarakat harus tetap waspada, kami ingatkan kuotanya hanya 100," tukasnya.

Adapun persyaratan bagi pemohon paspor baru yaitu dengan membawa e-KTP, KK, akta kelahiran, ijazah atau buku nikah asli. Sementara bagi pemohon yang ingin melakukan penggantian paspor diharuskan membawa paspor lama dan e-KTP. 

"Siapkan juga dokumen asli dan fotocopy-nya masing-masing satu. Dilengkapi dengan membawa materai," jelasnya.




 

BERITA LAINNYA



 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

Starting XI Persib Kontra PSIS
Minggu 21 Juli 2019


 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh

 

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

 Layani Antrean Offline, Kantor Imigrasi Bandung Diserbu Warga Sejak Subuh