Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi  




Kamis 21 Maret 2019

17:30 WIB

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi
@prfmnews

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi
PRFMNewsChannel

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi
Selasa 06 November 2018, 09:21 WIB
Jawa Barat

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi
 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi




 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat membuka Rakor TKPK yang digelar di Aula Soehoed Warnaen Kantor Bappeda Provinsi Jawa Barat, Jl. Ir. H. Djuanda No. 287, Kota Bandung, Senin (5/11/2018).

BANDUNG, (PRFM) - Kolaborasi dan koordinasi menjadi kunci utama pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, tingkat kemiskinannya memang rendah namun dari sisi jumlah, penduduk miskin di Jawa Barat masih cukup banyak.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum usai membuka Rakor TKPK yang digelar di Aula Soehoed Warnaen Kantor Bappeda Provinsi Jawa Barat, Jl. Ir. H. Djuanda No. 287, Kota Bandung, Senin (5/11/2018).

Uu menekankan pentingnya upaya bersama atau kolaborasi antara Pemda Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten/kota. Perlu ada sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan antara provinsi dengan kabupaten/kota.

"Kami programnya kolaboratif, kebersamaan, sehingga program-program kami itu harus nyambung dengan program yang ada di kabupaten/kota. Maka kolaborasi ini yang kami butuhkan," ujar Uu. 

Untuk itu, dalam rakor yang dihadiri para Wakil Bupati dan Wakil Walikota yang ada di Jawa Barat ini, diharapkan akan ada solusi untuk menanggulangi kemiskinan di daerah. "Nanti harus ada solusi dalam rakor ini. Cari solusi atau titik persamaannya," ujarnya.

Uu juga menekankan untuk menanggulangi kemiskinan di daerah, terutama di daerah desa/kelurahan. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, pertama soal aksesibilitas jalan atau infrastruktur bagi masyarakat terutama terkait kegiatan ekonomi masyarakat. Kedua, masalah irigasi untuk pertanian. Dan ketiga, pengembangan UKM oleh pemerintah kabupaten/kota.

Senada dengan Wagub Uu, Kepala Bappeda Jawa Barat Yerry Yanuar mengatakan, rakor tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang program penanggulangan di Jawa Barat. Nantinya konsep yang dihasilkan dalam rakor akan dimasukkan ke dalam RPJMD Provinsi Jawa Barat 2018-2023.

"Kami ingin menyamakan persepsi tentang penanggulangan kemiskinan di Jawa Barat untuk lima tahun ke depan," kata Yerry.

Program penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu upaya Pemda Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, selain pengurangan pengangguran, pengelolaan ruang dan lingkungan, serta pelayanan publik.




 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 

BERITA TERKAIT


 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi
 

BERITA PILIHAN


 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 

BERITA LAINNYA

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Terkait Peuyeumisasi, DLHK: Saat Ini Kita Sedang Berpacu Dengan Waktu
Kamis 21 Maret 2019


Walhi Jabar Sebut Peuyeumisasi Berpotensi Langgar Perda
Kamis 21 Maret 2019  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi KAI Gelar Pasar Murah di Kabupaten Cianjur
Kamis 21 Maret 2019  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi Tol Cisumdawu Belum Bisa Digunakan Saat Mudik Lebaran
Kamis 21 Maret 2019  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi Hadapi Arus Mudik 2019 Bina Marga Jabar Berencana Gandeng Google
Kamis 21 Maret 2019  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi UU ITE Lebih Layak Jerat Penyebar Hoaks Dibanding UU Terorisme
Kamis 21 Maret 2019  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi PD Pasar Fokus Pembenahan di Pasar Baru
Kamis 21 Maret 2019  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 

 

BERITA TERKAIT


 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi  Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi
Selasa 06 November 2018, 09:21 WIB
Jawa Barat

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi
 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi


 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


Foto: Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat membuka Rakor TKPK yang digelar di Aula Soehoed Warnaen Kantor Bappeda Provinsi Jawa Barat, Jl. Ir. H. Djuanda No. 287, Kota Bandung, Senin (5/11/2018).

BANDUNG, (PRFM) - Kolaborasi dan koordinasi menjadi kunci utama pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Barat. Sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, tingkat kemiskinannya memang rendah namun dari sisi jumlah, penduduk miskin di Jawa Barat masih cukup banyak.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum usai membuka Rakor TKPK yang digelar di Aula Soehoed Warnaen Kantor Bappeda Provinsi Jawa Barat, Jl. Ir. H. Djuanda No. 287, Kota Bandung, Senin (5/11/2018).

Uu menekankan pentingnya upaya bersama atau kolaborasi antara Pemda Provinsi Jawa Barat dengan pemerintah kabupaten/kota. Perlu ada sinkronisasi program penanggulangan kemiskinan antara provinsi dengan kabupaten/kota.

"Kami programnya kolaboratif, kebersamaan, sehingga program-program kami itu harus nyambung dengan program yang ada di kabupaten/kota. Maka kolaborasi ini yang kami butuhkan," ujar Uu. 

Untuk itu, dalam rakor yang dihadiri para Wakil Bupati dan Wakil Walikota yang ada di Jawa Barat ini, diharapkan akan ada solusi untuk menanggulangi kemiskinan di daerah. "Nanti harus ada solusi dalam rakor ini. Cari solusi atau titik persamaannya," ujarnya.

Uu juga menekankan untuk menanggulangi kemiskinan di daerah, terutama di daerah desa/kelurahan. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, pertama soal aksesibilitas jalan atau infrastruktur bagi masyarakat terutama terkait kegiatan ekonomi masyarakat. Kedua, masalah irigasi untuk pertanian. Dan ketiga, pengembangan UKM oleh pemerintah kabupaten/kota.

Senada dengan Wagub Uu, Kepala Bappeda Jawa Barat Yerry Yanuar mengatakan, rakor tersebut dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang program penanggulangan di Jawa Barat. Nantinya konsep yang dihasilkan dalam rakor akan dimasukkan ke dalam RPJMD Provinsi Jawa Barat 2018-2023.

"Kami ingin menyamakan persepsi tentang penanggulangan kemiskinan di Jawa Barat untuk lima tahun ke depan," kata Yerry.

Program penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu upaya Pemda Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, selain pengurangan pengangguran, pengelolaan ruang dan lingkungan, serta pelayanan publik.




 

BERITA LAINNYA



 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi

 

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

 Tanggulangi Kemiskinan, Uu: Kami Butuh Kolaborasi