19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan  




Sabtu 18 Januari 2020

17:15 WIB

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan
@prfmnews

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan
PRFMNewsChannel

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan
Selasa 14 Januari 2020, 17:52 WIB
Kota Bandung
19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan
19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan




19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

Redaksi Oleh : Tommy Riyadi
Foto Oleh : Humas Pemkot Bandung

BANDUNG (PRFM)- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana menyiapkan poliklinik khusus penanganan masalah kejiwaan dan narkotika. Selain rekomendasi dari Dewan, kebijakan ini di ambil sebagai upaya untuk menangani warga kota Bandung yang mengalami depresi dan gangguan kejiwaan.

Wali Kota Bandung Oded M.Danial mengatakan, angka pasien dengan gangguan kejiwaan di kota Bandung termasuk cukup tinggi. 

Pada tahun 2014, jumlah warga kota Bandung yang terindikasi mengalami gangguan kejiwaan mencapai 19 persen. Hal ini di picu berbagai penyebab, mulai masalah ekonomi, hingga kemacetan.

“Ya bisa banyak penyebab nya. Bisa depresi karena tingkat persaingan semakin ketat. Bisa karena terjebak kemacetan rutin. Atau bisa oge karena teu boga duit,” kata Oded saat ditemui di Gedung DPRD kota Bandung, Selasa (14/1/2020)

Oded mengatakan, indikasi gangguan kejiwaan yang di maksud bukan kategori Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ), tetapi lebih kepada stres dan depresi. Kompleksitas permasalahan dan persaingan yang ketat di kota besar seperti Bandung, lanjut Oded,di tengarai menjadi salah satu penyebab. 

“2014 itu 19 persen, warga depresi di kota Bandung. Waktu saya mau berangkat ke Singapura saat sekolah Lemhanas, kita sudah ada angka 19 persen warga yang depresi. Ternyata di Singapura lebih tinggi sampai 47 persen,” jelas Oded.










 

BERITA TERKAIT


19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan
 

BERITA PILIHAN


19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

 

BERITA LAINNYA

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

Wagub Uu Apresiasi Komitmen Hino Indonesia dalam Pengembangan SDM Jabar
Sabtu 18 Januari 2020


Mario Gomez Ingin Boyong Eze-Bauman ke Arema FC
Sabtu 18 Januari 2020 19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan Pihak UPI Akui Pernah Curiga Terhadap Sunda Empire
Sabtu 18 Januari 2020 19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan Imbas Sunda Empire, UPI Perketat Pengawasan
Sabtu 18 Januari 2020 19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan Prakiraan Cuaca Hari ini, Bandung Raya Berpeluang Hujan di Siang hingga Malam
Sabtu 18 Januari 2020 19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan Wagub Jabar Ajak Warga Manfaatkan Program Rangganis
Sabtu 18 Januari 2020 19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan Pengamat: Tak Perlu Pertahankan Pemain yang Sudah Tak Mau di Persib
Sabtu 18 Januari 2020 19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

 

 

BERITA TERKAIT

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan 19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan
Selasa 14 Januari 2020, 17:52 WIB
Kota Bandung

19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan
19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan


19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

Redaksi Oleh : Tommy Riyadi
Sumber Foto : Humas Pemkot Bandung


BANDUNG (PRFM)- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana menyiapkan poliklinik khusus penanganan masalah kejiwaan dan narkotika. Selain rekomendasi dari Dewan, kebijakan ini di ambil sebagai upaya untuk menangani warga kota Bandung yang mengalami depresi dan gangguan kejiwaan.

Wali Kota Bandung Oded M.Danial mengatakan, angka pasien dengan gangguan kejiwaan di kota Bandung termasuk cukup tinggi. 

Pada tahun 2014, jumlah warga kota Bandung yang terindikasi mengalami gangguan kejiwaan mencapai 19 persen. Hal ini di picu berbagai penyebab, mulai masalah ekonomi, hingga kemacetan.

“Ya bisa banyak penyebab nya. Bisa depresi karena tingkat persaingan semakin ketat. Bisa karena terjebak kemacetan rutin. Atau bisa oge karena teu boga duit,” kata Oded saat ditemui di Gedung DPRD kota Bandung, Selasa (14/1/2020)

Oded mengatakan, indikasi gangguan kejiwaan yang di maksud bukan kategori Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ), tetapi lebih kepada stres dan depresi. Kompleksitas permasalahan dan persaingan yang ketat di kota besar seperti Bandung, lanjut Oded,di tengarai menjadi salah satu penyebab. 

“2014 itu 19 persen, warga depresi di kota Bandung. Waktu saya mau berangkat ke Singapura saat sekolah Lemhanas, kita sudah ada angka 19 persen warga yang depresi. Ternyata di Singapura lebih tinggi sampai 47 persen,” jelas Oded.






 

BERITA LAINNYA



19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

Mario Gomez Ingin Boyong Eze-Bauman ke Arema FC
Sabtu 18 Januari 2020
Liga 1 2020


19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

Pihak UPI Akui Pernah Curiga Terhadap Sunda Empire
Sabtu 18 Januari 2020
Sunda Empire


19 % Warga Alami Gangguan Jiwa, Pemkot Bandung Siapkan Poliklinik Kejiwaan

Imbas Sunda Empire, UPI Perketat Pengawasan
Sabtu 18 Januari 2020
Sunda Empire