Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam  




Minggu 17 Desember 2017

01:40 WIB

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam
@prfmnews

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam
PRFMNewsChannel

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam
Kamis 07 Desember 2017, 19:02 WIB
Jawa Barat

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam
Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam




Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Rizky Perdana - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Masyarakat diminta berani menolak memberikan sepeserpun dana hibah dari pemerintah kepada oknum dengan alasan sebagai bentuk terimakasih karena membantu mempermudah proses pengajuan dan pencairannya.

Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) usai memberi pengarahan kepada penerima dana hibah Pemprov Jawa Barat tahun anggaran 2017, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (7/12/2017).

Bantuan dana hibah diberikan kepada sejumlah lembaga yang dinilai membutuhkan anggaran dan sebelumnya sudah mendapat persetujuan gubernur.

"Masyarakat harus berani melek terkait dana hibah, tidak boleh siapapun meminta persentase, diterimakasihi dengan memberi sebagian kecil ke mereka (oknum), karena ini dana hibah dari Pemprov kepada lembaga yang dibutuhkan, tidak ada perantara," ujar Aher.

Aher menegaskan, dana hibah yang diberikan kepada lembaga terkait harus benar-benar diterima secara utuh tanpa ada penyelewengan oleh pihak tertentu. Sebab, dana yang diberikan sepenuhnya milik lembaga tersebut.

Bahkan lebih lanjut ia menuturkan, KPK sangat mengawasi setiap rupiah dana yang digelontorkan pemerintah. Maka dari itu, tidak terkecuali penggunaan dana hibah juga pasti mendapat perhatian khusus dan diawasi lembaga anti rasuah itu.

"KPK sekarang mengawasi terus. KPK meminta data siapa saja saja pemerintah yang menerima bantuan, jadi jangan macam-macam. Data tersebut data bantuan hibah ke masyarakat ada di KPK termasuk data bantuan keuangan," tukasnya.

Sementara itu ditempat sama, Kepala Satuan Tugas Supervisi dan Pencegahan ( Korsupgah) Wilayah II KPK, Asep Rahmat Suwanda menuturkan, selalu ada risiko besar penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) atau hibah karena menyangkut banyak pihak didalam prosesnya. 

Bahkan dikatakannya, sejak KPK lahir dan dari 6 ribu pengaduan setiap tahunnya, hampir dipastikan selalu ada terkait tata kelola hibah termasuk didalamnya bansos. KPK punya kajian yang menyimpulkan tata kelola dana hibah perlu ditingkatkan pengendaliannya karena kerawanan masih tinggi.

Asep pun mengingatkan lembaga agar tidak ada niat buruk dalam penggunaan dana hibah ini. Ia ingin penerima hibah menggunakan dana sesuai apa yang diajukan.

"Pastikan semua proses berjalan lancar dengan baik, tolong bantuan gubernur dan jajarannya jangan sampai ada perisitiwa yang sampai ke penegak hukum kalau ada penyelewengan," pintanya.




Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

 

BERITA TERKAIT


Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam
 

BERITA PILIHAN


Tol Bocimi Rampung Maret 2018

Sabtu 16 Desember 2017

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

 

BERITA LAINNYA

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Jokowi Nilai Masyarakat Sudah Cerdas Tanggapi Gempa
Sabtu 16 Desember 2017


Presiden Jokowi Pantau Terus Penanganan Gempa
Sabtu 16 Desember 2017 Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam Wujudkan Swasembada Protein Hewani, Pemda Diminta Lakukan Kerjasama
Sabtu 16 Desember 2017 Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam Sempat Tertutup Longsor, Jalan Penghubung Subang-Purwakarta Kembali Normal
Sabtu 16 Desember 2017 Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam Sempat Tertutup Longsor, Jalan Penghubung Subang-Purwakarta Kembali Normal
Sabtu 16 Desember 2017 Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam BNPB: Korban Gempa Bumi Jadi Tiga Orang
Sabtu 16 Desember 2017 Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam Genjot Daya Saing, Kemenperin Fasilitasi Standar Kemasan dan Merek IKM
Sabtu 16 Desember 2017 Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

 

 

BERITA TERKAIT


Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam
Kamis 07 Desember 2017, 19:02 WIB
Jawa Barat

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam
Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam


Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Rizky Perdana - PRFM



BANDUNG, (PRFM) - Masyarakat diminta berani menolak memberikan sepeserpun dana hibah dari pemerintah kepada oknum dengan alasan sebagai bentuk terimakasih karena membantu mempermudah proses pengajuan dan pencairannya.

Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) usai memberi pengarahan kepada penerima dana hibah Pemprov Jawa Barat tahun anggaran 2017, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (7/12/2017).

Bantuan dana hibah diberikan kepada sejumlah lembaga yang dinilai membutuhkan anggaran dan sebelumnya sudah mendapat persetujuan gubernur.

"Masyarakat harus berani melek terkait dana hibah, tidak boleh siapapun meminta persentase, diterimakasihi dengan memberi sebagian kecil ke mereka (oknum), karena ini dana hibah dari Pemprov kepada lembaga yang dibutuhkan, tidak ada perantara," ujar Aher.

Aher menegaskan, dana hibah yang diberikan kepada lembaga terkait harus benar-benar diterima secara utuh tanpa ada penyelewengan oleh pihak tertentu. Sebab, dana yang diberikan sepenuhnya milik lembaga tersebut.

Bahkan lebih lanjut ia menuturkan, KPK sangat mengawasi setiap rupiah dana yang digelontorkan pemerintah. Maka dari itu, tidak terkecuali penggunaan dana hibah juga pasti mendapat perhatian khusus dan diawasi lembaga anti rasuah itu.

"KPK sekarang mengawasi terus. KPK meminta data siapa saja saja pemerintah yang menerima bantuan, jadi jangan macam-macam. Data tersebut data bantuan hibah ke masyarakat ada di KPK termasuk data bantuan keuangan," tukasnya.

Sementara itu ditempat sama, Kepala Satuan Tugas Supervisi dan Pencegahan ( Korsupgah) Wilayah II KPK, Asep Rahmat Suwanda menuturkan, selalu ada risiko besar penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) atau hibah karena menyangkut banyak pihak didalam prosesnya. 

Bahkan dikatakannya, sejak KPK lahir dan dari 6 ribu pengaduan setiap tahunnya, hampir dipastikan selalu ada terkait tata kelola hibah termasuk didalamnya bansos. KPK punya kajian yang menyimpulkan tata kelola dana hibah perlu ditingkatkan pengendaliannya karena kerawanan masih tinggi.

Asep pun mengingatkan lembaga agar tidak ada niat buruk dalam penggunaan dana hibah ini. Ia ingin penerima hibah menggunakan dana sesuai apa yang diajukan.

"Pastikan semua proses berjalan lancar dengan baik, tolong bantuan gubernur dan jajarannya jangan sampai ada perisitiwa yang sampai ke penegak hukum kalau ada penyelewengan," pintanya.




 

BERITA LAINNYA



Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam

 

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Aher Minta Penerima Hibah Jangan Macam-macam