Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip  




Senin 23 Oktober 2017

02:32 WIB

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip
@prfmnews

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip
PRFMNewsChannel

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip
Kamis 18 Mei 2017, 08:20 WIB

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip
Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip




Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Baru-baru ini masyarakat Indonesia termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikejutkan dengan putusan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang memberikan status bebas bersyarat kepada Urip Tri Gunawan, terpidana 20 tahun perkara suap penanganan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Beberapa pihak termasuk para ahli hukum mempertanyakan hal tersebut karena saat ini Urip baru menjalankan hukumannya selama 9 tahun.

"Ini ada apa sebenarnya? Dari 20 tahun menjadi 9 tahun? Kok bisa gitu? Ini bertentangan dengan sikap dan politik hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Ahli Hukum Tata Negara, dari Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB) Marojahan JS Panjaitan kepada Radio PRFM, Rabu (17/5/2017) malam.

Marojahan mengaku sangat kaget dan tidak mengerti dengan putusan tersebut. Padahal menurutnya sudah ada peraturan terpidana korupsi tidak diberikan kebebasan bersyarat dan remisi-remisi.

"Ada beberapa kejanggalan disini dan patut kita soroti. Bagaimana dengan pelaku tindak korupsi lainnya? Apakah hanya Urip yang diberikan kebebasan? Yang lainnya gimana?," tambah Marojahan.






Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

 

BERITA TERKAIT


Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip
 

BERITA PILIHAN


Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

 

BERITA LAINNYA

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Persib Takluk di Lamongan
Minggu 22 Oktober 2017


Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017 Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017 Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip Eddy Brokoli : Persib Main "Eweuh Getihan"
Jumat 20 Oktober 2017 Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip Dituding Jadi Penyebab Menurunnya Performa Persib, Umuh Siap Tuntut Balik
Selasa 17 Oktober 2017 Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip Dituding Jadi Penyebab Menurunnya Performa Persib, Umuh Siap Tuntut Balik
Selasa 17 Oktober 2017 Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip Ini Tanggapan Henhen Soal Aksi Tak Terpuji Zulham Zamrun
Senin 16 Oktober 2017 Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

 

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip
Kamis 18 Mei 2017, 08:20 WIB

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip
Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip


Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Baru-baru ini masyarakat Indonesia termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikejutkan dengan putusan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang memberikan status bebas bersyarat kepada Urip Tri Gunawan, terpidana 20 tahun perkara suap penanganan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Beberapa pihak termasuk para ahli hukum mempertanyakan hal tersebut karena saat ini Urip baru menjalankan hukumannya selama 9 tahun.

"Ini ada apa sebenarnya? Dari 20 tahun menjadi 9 tahun? Kok bisa gitu? Ini bertentangan dengan sikap dan politik hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Ahli Hukum Tata Negara, dari Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB) Marojahan JS Panjaitan kepada Radio PRFM, Rabu (17/5/2017) malam.

Marojahan mengaku sangat kaget dan tidak mengerti dengan putusan tersebut. Padahal menurutnya sudah ada peraturan terpidana korupsi tidak diberikan kebebasan bersyarat dan remisi-remisi.

"Ada beberapa kejanggalan disini dan patut kita soroti. Bagaimana dengan pelaku tindak korupsi lainnya? Apakah hanya Urip yang diberikan kebebasan? Yang lainnya gimana?," tambah Marojahan.






 

BERITA LAINNYA



Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Persib Takluk di Lamongan
Minggu 22 Oktober 2017
PERSIB


Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Pemain Persib Kehilangan Motivasi Bermain
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Eddy Brokoli : Persib Main \"Eweuh Getihan\"
Jumat 20 Oktober 2017
PERSIB


Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip

 

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Ahli Hukum Pertanyakan Status Bebas Bersyarat Terhadap Urip