Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri  




Kamis 18 Oktober 2018

04:07 WIB

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri
@prfmnews

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri
PRFMNewsChannel

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri
Kamis 04 Oktober 2018, 20:29 WIB
Jawa Barat

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri
Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri




Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG,(PRFM) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat,  Atalia Praratya Kamil menghadiri Milad YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) ke-58 dengan tema "Mari Kita Wujudkan Optimalisasi Peran YPAC Bandung Dalam Memandirikan Penyandang Disabilitas" di Sekolah Luar Biasa Bagian D YPAC Kota Bandung, Kamis (4/10/18).

Menurut Atalia, kehadiran YPAC dinilai sangat penting untuk menandakan adanya kemandirian bagi kaum disabilitas agar tumbuh rasa kepercayaan dirinya. Sehingga diharapkan YPAC dapat mendorong organisasi-organisasi lain untuk berpartisipasi dan peduli akan kaum disabilitas.

“Saya berkeliling di Jawa Barat, ternyata masih banyak dilihat anak-anak disabilitas yang dikerem di rumah,” ungkap Atalia.

“Maka yang sangat perlu didorong yaitu pendataan. Karena data yang valid sampai saat ini sangat sulit didapat,” lanjutnya.

Maka melalui pihak terkait (Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan) diharapkan bisa menghimpun database agar kaum disabilitas terdata dengan baik. Sehingga program dan peluang apa yang akan diberikan pemerintah pada anak-anak disabilitas dapat tersalurkan demi tumbuh kembang optimal.

“Nantinya akan masuk pelosok-pelosok untuk membina dan mengajak para orangtua untuk tidak malu memperkenalkan kaum disabilitas ini untuk didorong semaksimal mungkin lebih mandiri dari keadaannya sekarang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pembina YPAC Kusnandi Rusmil menuturkan YPAC terbangun karena adanya kepedulian pada anak-anak disabilitas. Didasarkan pada UU Perlindungan Anak, disebutkan bahwa setiap anak tidak boleh didiskriminasi baik anak normal maupun tidak. Sehingga kita usahakan apa yang terbaik untuk anak normal dan tidak normal harus dilindungi.

Untuk anak berkebutuhan khusus, ungkap Kusyadi, haknya dinyatakan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) pada pertemuan di Geneva. Negara peserta mengakui hak-hak untuk anak-anak cacat menikmati secara penuh kehidupannya.

“Artinya untuk meningkatkan martabat, kepercayaan diri, partisipasi aktif di  masyarakat dan pelayanan sekolah, mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan,” paparnya.




Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

 

BERITA TERKAIT


Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri
 

BERITA PILIHAN


Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

 

BERITA LAINNYA

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018


Mendagri Tegaskan Program Pemerintah Fokus Jabarkan Nawa Cita
Rabu 17 Oktober 2018 Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri Mensos : Kebutuhan Pekerja Sosial Masih Tinggi
Rabu 17 Oktober 2018 Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri Jumlah Pelamar CPNS 2018 Meleset dari Perkiraan Awal
Rabu 17 Oktober 2018 Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri Pulihkan Pasca Bencana, Pemerintah Bangun Kota Palu Baru dalam 2 Tahun
Rabu 17 Oktober 2018 Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri Pemerintah Optimis Ekonomi Sulteng Pasca Bencana Cepat Pulih
Rabu 17 Oktober 2018 Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri Mendagri Ingatkan Sekda Provinsi Waspadai Ancaman Radikalisme dan Terorisme
Rabu 17 Oktober 2018 Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

 

 

BERITA TERKAIT


Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri
Kamis 04 Oktober 2018, 20:29 WIB
Jawa Barat

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri
Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri


Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG,(PRFM) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat,  Atalia Praratya Kamil menghadiri Milad YPAC (Yayasan Pembinaan Anak Cacat) ke-58 dengan tema "Mari Kita Wujudkan Optimalisasi Peran YPAC Bandung Dalam Memandirikan Penyandang Disabilitas" di Sekolah Luar Biasa Bagian D YPAC Kota Bandung, Kamis (4/10/18).

Menurut Atalia, kehadiran YPAC dinilai sangat penting untuk menandakan adanya kemandirian bagi kaum disabilitas agar tumbuh rasa kepercayaan dirinya. Sehingga diharapkan YPAC dapat mendorong organisasi-organisasi lain untuk berpartisipasi dan peduli akan kaum disabilitas.

“Saya berkeliling di Jawa Barat, ternyata masih banyak dilihat anak-anak disabilitas yang dikerem di rumah,” ungkap Atalia.

“Maka yang sangat perlu didorong yaitu pendataan. Karena data yang valid sampai saat ini sangat sulit didapat,” lanjutnya.

Maka melalui pihak terkait (Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan) diharapkan bisa menghimpun database agar kaum disabilitas terdata dengan baik. Sehingga program dan peluang apa yang akan diberikan pemerintah pada anak-anak disabilitas dapat tersalurkan demi tumbuh kembang optimal.

“Nantinya akan masuk pelosok-pelosok untuk membina dan mengajak para orangtua untuk tidak malu memperkenalkan kaum disabilitas ini untuk didorong semaksimal mungkin lebih mandiri dari keadaannya sekarang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Pembina YPAC Kusnandi Rusmil menuturkan YPAC terbangun karena adanya kepedulian pada anak-anak disabilitas. Didasarkan pada UU Perlindungan Anak, disebutkan bahwa setiap anak tidak boleh didiskriminasi baik anak normal maupun tidak. Sehingga kita usahakan apa yang terbaik untuk anak normal dan tidak normal harus dilindungi.

Untuk anak berkebutuhan khusus, ungkap Kusyadi, haknya dinyatakan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) pada pertemuan di Geneva. Negara peserta mengakui hak-hak untuk anak-anak cacat menikmati secara penuh kehidupannya.

“Artinya untuk meningkatkan martabat, kepercayaan diri, partisipasi aktif di  masyarakat dan pelayanan sekolah, mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan,” paparnya.




 

BERITA LAINNYA



Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018
Kota Bandung


Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri

 

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Anak Disabilitas Diyakini Bisa Mandiri Dan Percaya Diri