Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif  




Senin 16 Juli 2018

04:13 WIB

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
@prfmnews

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
PRFMNewsChannel

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Rabu 11 Juli 2018, 15:36 WIB
Kota Bandung

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif




Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Beberapa saluran pelaporan terpadu bagi warga kota Bandung adalah aplikasi Panic Button dan sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Sistem tersebut merupakan layanan untuk melaporkan kondisi gawat darurat dan hal-hal terkait pelayanan publik. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Ahyani Raksa Negara mengatakan tidak hanya dua aplikasi tersebut yang digunakan Pemkot Bandung untuk pelayanan publik, tapi juga ada pelayanan melalui telepon. 

"Panic button hanya salah satu aplikasi kanal layanan yang kami siapkan untuk kondisi gawat darurat, kita juga buka layanan melalui telepon di CC (Command Center) 112 untuk keadaan gawat darurat, 113 untuk peristiwa kebakaran dan 119 untuk layanan kesehatan," kata Ahyani saat On Air di PRFM 107.5 News Channel, Rabu (11/7/2018). 

Ahyani menambahkan, aplikasi Panic Button memiliki berbagai kekurangan, karena tidak semua warga bisa menggunakannya. 

"Tidak semua orang bisa dengan mudah menggunakannya, karena membutuhkan fasilitas tertentu, perlu sarana smartphone dan juga jaringan," tambah Ahyani.  

Dengan demikian, ungkap Ahyani lebih banyak warga kota Bandung yang malakukan pengaduan melalui telepon. 

"Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan pengaduan melalui telepon," ungkapnya. 

Meski dikatakan belum efektif, namun layanan Panic Button dan LAPOR akan terus dipertahankan.

"Tetap, karena makin banyak kanal makin memudahkan. Yang terpenting ada kemudahan bagi masyarakat yang bisa dipakai saat membutuhkan," tandasnya.



Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

BERITA TERKAIT


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
 

BERITA PILIHAN


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

BERITA LAINNYA

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Yuk, Nobar Final Piala Dunia di Asprov PSSI Jabar
Minggu 15 Juli 2018


Bells Palsy, Penyakit Yang Sebabkan Kelumpuhan Pada Saraf Wajah
Minggu 15 Juli 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Bells Palsy, Penyakit Yang Sebabkan Kelumpuhan Pada Saraf Wajah
Minggu 15 Juli 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Kadisdik Jabar Minta Tidak Ada Perploncoan Pada MPLS
Minggu 15 Juli 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Didepak PSMS, Djanur Menutup Kemungkinan Merapat ke Persib
Minggu 15 Juli 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

 

BERITA TERKAIT

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Rabu 11 Juli 2018, 15:36 WIB
Kota Bandung

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Beberapa saluran pelaporan terpadu bagi warga kota Bandung adalah aplikasi Panic Button dan sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Sistem tersebut merupakan layanan untuk melaporkan kondisi gawat darurat dan hal-hal terkait pelayanan publik. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Ahyani Raksa Negara mengatakan tidak hanya dua aplikasi tersebut yang digunakan Pemkot Bandung untuk pelayanan publik, tapi juga ada pelayanan melalui telepon. 

"Panic button hanya salah satu aplikasi kanal layanan yang kami siapkan untuk kondisi gawat darurat, kita juga buka layanan melalui telepon di CC (Command Center) 112 untuk keadaan gawat darurat, 113 untuk peristiwa kebakaran dan 119 untuk layanan kesehatan," kata Ahyani saat On Air di PRFM 107.5 News Channel, Rabu (11/7/2018). 

Ahyani menambahkan, aplikasi Panic Button memiliki berbagai kekurangan, karena tidak semua warga bisa menggunakannya. 

"Tidak semua orang bisa dengan mudah menggunakannya, karena membutuhkan fasilitas tertentu, perlu sarana smartphone dan juga jaringan," tambah Ahyani.  

Dengan demikian, ungkap Ahyani lebih banyak warga kota Bandung yang malakukan pengaduan melalui telepon. 

"Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan pengaduan melalui telepon," ungkapnya. 

Meski dikatakan belum efektif, namun layanan Panic Button dan LAPOR akan terus dipertahankan.

"Tetap, karena makin banyak kanal makin memudahkan. Yang terpenting ada kemudahan bagi masyarakat yang bisa dipakai saat membutuhkan," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Yuk, Nobar Final Piala Dunia di Asprov PSSI Jabar
Minggu 15 Juli 2018
Piala Dunia 2018


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018
Piala Dunia 2018


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Preview Final Piala Dunia 2018, Perancis vs Kroasia
Minggu 15 Juli 2018
Piala Dunia 2018


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif