Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif  




Minggu 18 November 2018

12:55 WIB

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
@prfmnews

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
PRFMNewsChannel

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Rabu 11 Juli 2018, 15:36 WIB
Kota Bandung

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif




Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Beberapa saluran pelaporan terpadu bagi warga kota Bandung adalah aplikasi Panic Button dan sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Sistem tersebut merupakan layanan untuk melaporkan kondisi gawat darurat dan hal-hal terkait pelayanan publik. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Ahyani Raksa Negara mengatakan tidak hanya dua aplikasi tersebut yang digunakan Pemkot Bandung untuk pelayanan publik, tapi juga ada pelayanan melalui telepon. 

"Panic button hanya salah satu aplikasi kanal layanan yang kami siapkan untuk kondisi gawat darurat, kita juga buka layanan melalui telepon di CC (Command Center) 112 untuk keadaan gawat darurat, 113 untuk peristiwa kebakaran dan 119 untuk layanan kesehatan," kata Ahyani saat On Air di PRFM 107.5 News Channel, Rabu (11/7/2018). 

Ahyani menambahkan, aplikasi Panic Button memiliki berbagai kekurangan, karena tidak semua warga bisa menggunakannya. 

"Tidak semua orang bisa dengan mudah menggunakannya, karena membutuhkan fasilitas tertentu, perlu sarana smartphone dan juga jaringan," tambah Ahyani.  

Dengan demikian, ungkap Ahyani lebih banyak warga kota Bandung yang malakukan pengaduan melalui telepon. 

"Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan pengaduan melalui telepon," ungkapnya. 

Meski dikatakan belum efektif, namun layanan Panic Button dan LAPOR akan terus dipertahankan.

"Tetap, karena makin banyak kanal makin memudahkan. Yang terpenting ada kemudahan bagi masyarakat yang bisa dipakai saat membutuhkan," tandasnya.



Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

BERITA TERKAIT


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
 

BERITA PILIHAN


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

BERITA LAINNYA

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Traveling Hemat Ala Couchsurfing
Minggu 18 November 2018


Trase LRT Pertama Sudah Masuk KPBU
Minggu 18 November 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Ini Penyebab LRT Bandung Raya Masih Belum Terealisasi
Minggu 18 November 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Masa Depan Gomez Ditentukan Setelah Liga 1 2018 Usai
Minggu 18 November 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Bandung Diprediksi Hujan Ringan Hingga Malam
Minggu 18 November 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Manajemen Minta Bobotoh Pahami Putusan Banding Soal Nonton Tanpa Atribut
Minggu 18 November 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Preview Persib vs PSIS: Maung Bandung Harus Tampil Percaya Diri
Minggu 18 November 2018 Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

 

BERITA TERKAIT

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Rabu 11 Juli 2018, 15:36 WIB
Kota Bandung

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif
Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Beberapa saluran pelaporan terpadu bagi warga kota Bandung adalah aplikasi Panic Button dan sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR). Sistem tersebut merupakan layanan untuk melaporkan kondisi gawat darurat dan hal-hal terkait pelayanan publik. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Ahyani Raksa Negara mengatakan tidak hanya dua aplikasi tersebut yang digunakan Pemkot Bandung untuk pelayanan publik, tapi juga ada pelayanan melalui telepon. 

"Panic button hanya salah satu aplikasi kanal layanan yang kami siapkan untuk kondisi gawat darurat, kita juga buka layanan melalui telepon di CC (Command Center) 112 untuk keadaan gawat darurat, 113 untuk peristiwa kebakaran dan 119 untuk layanan kesehatan," kata Ahyani saat On Air di PRFM 107.5 News Channel, Rabu (11/7/2018). 

Ahyani menambahkan, aplikasi Panic Button memiliki berbagai kekurangan, karena tidak semua warga bisa menggunakannya. 

"Tidak semua orang bisa dengan mudah menggunakannya, karena membutuhkan fasilitas tertentu, perlu sarana smartphone dan juga jaringan," tambah Ahyani.  

Dengan demikian, ungkap Ahyani lebih banyak warga kota Bandung yang malakukan pengaduan melalui telepon. 

"Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan pengaduan melalui telepon," ungkapnya. 

Meski dikatakan belum efektif, namun layanan Panic Button dan LAPOR akan terus dipertahankan.

"Tetap, karena makin banyak kanal makin memudahkan. Yang terpenting ada kemudahan bagi masyarakat yang bisa dipakai saat membutuhkan," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Traveling Hemat Ala Couchsurfing
Minggu 18 November 2018


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Trase LRT Pertama Sudah Masuk KPBU
Minggu 18 November 2018
Jawa Barat


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Ini Penyebab LRT Bandung Raya Masih Belum Terealisasi
Minggu 18 November 2018
Jawa Barat


Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif

 

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Aplikasi Panic Button Belum Begitu Efektif