Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi  




Kamis 18 Oktober 2018

03:36 WIB

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi
@prfmnews

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi
PRFMNewsChannel

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi "PR" TP PKK
Kamis 11 Oktober 2018, 21:40 WIB
Jawa Barat

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi
Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi




Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

Foto: Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil menjadi keynote speaker pada Seminar Sehari dengan tema Bersama Mencegah Stunting (Anak Kerdil). Seminar tersebut digelar Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan TP PKK Kab. Garut bertempat di Gedung Pendopo Garut, Kamis (11/10/2018).


BANDUNG, (PRFM) - Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terurama dalam 1000 hari pertama kehidupan. Hasil dari Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 tingkat Nasional presentase stunting sebesar 29,6% meningkat dibanding tahun 2016 sebesar 27,5%. Dan diketahui presentase stunting di Provinsi Jawa Barat sebesar 29,2%, sedangkan di Kabupaten Garut terjadi peningkatan dari 24,9% pada tahun 2016 menjadi 43,2% ditahun 2017.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan TP PKK Kab. Garut mengadakan acara Seminar Sehari dengan tema "Bersama Mencegah Stunting (Anak Kerdil)” yang bertempat di Gedung Pendopo Garut, Kamis (11/10/2018).

Ditemui usai menjadi keynote speaker, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa PKK memiliki tiga fungsi penting yang turut  membantu program pemerintahan, yaitu fungsi pendataan, penyuluhan dan penggerakan. Fungsi inilah yang akan dimaksimalkan pihaknya untuk membantu pemerintah menangani masalah stunting di Jawa Barat

“Jadi apapun yang menjadi program pemerintah harus kita dukung. Ketika isu stunting ini mengemuka dan menjadi PR untuk wilayah Jawa Barat tentunya menjadi PR PKK juga. Kami punya jejaring yang tentu saja terbanyak (di Indonesia),” ungkap Atalia dalam siaran pers yang diterima PRFM. 

Atalia memaparkan, pihaknya nanti akan bekerjasama dengan dinas terkait, mengingat data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan ada 130 desa yang tersebar merata di sembilan Kabupaten/Kota di Jawa Barat memiliki masalah stunting dan perlu penanganan pemerintah.

“Ditahun ini ada sekitar 130 desa yang harus kita selesaikan permasalahan stunting. Program akan dimulai pada Bulan November ini kita akan launching gerakan, dan Januari 2019 kita akan melakukan pelatihan, kemudian bergerak ke masyarakat untuk penyuluhan. Nah bergerak ke masyarakat itu yang paling penting adalah sosialisasi penyuluhan. Jadi msyarakat saat ini masih kekurangan pengetahuan,” paparnya.



Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

 

BERITA TERKAIT


Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi
 

BERITA PILIHAN


Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

 

BERITA LAINNYA

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018


Mendagri Tegaskan Program Pemerintah Fokus Jabarkan Nawa Cita
Rabu 17 Oktober 2018 Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi Mensos : Kebutuhan Pekerja Sosial Masih Tinggi
Rabu 17 Oktober 2018 Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi Jumlah Pelamar CPNS 2018 Meleset dari Perkiraan Awal
Rabu 17 Oktober 2018 Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi Pulihkan Pasca Bencana, Pemerintah Bangun Kota Palu Baru dalam 2 Tahun
Rabu 17 Oktober 2018 Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi Pemerintah Optimis Ekonomi Sulteng Pasca Bencana Cepat Pulih
Rabu 17 Oktober 2018 Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi Mendagri Ingatkan Sekda Provinsi Waspadai Ancaman Radikalisme dan Terorisme
Rabu 17 Oktober 2018 Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

 

 

BERITA TERKAIT


Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi "PR" TP PKK
Kamis 11 Oktober 2018, 21:40 WIB
Jawa Barat

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi
Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi


Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


Foto: Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil menjadi keynote speaker pada Seminar Sehari dengan tema Bersama Mencegah Stunting (Anak Kerdil). Seminar tersebut digelar Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan TP PKK Kab. Garut bertempat di Gedung Pendopo Garut, Kamis (11/10/2018).


BANDUNG, (PRFM) - Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terurama dalam 1000 hari pertama kehidupan. Hasil dari Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 tingkat Nasional presentase stunting sebesar 29,6% meningkat dibanding tahun 2016 sebesar 27,5%. Dan diketahui presentase stunting di Provinsi Jawa Barat sebesar 29,2%, sedangkan di Kabupaten Garut terjadi peningkatan dari 24,9% pada tahun 2016 menjadi 43,2% ditahun 2017.

Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan TP PKK Kab. Garut mengadakan acara Seminar Sehari dengan tema "Bersama Mencegah Stunting (Anak Kerdil)” yang bertempat di Gedung Pendopo Garut, Kamis (11/10/2018).

Ditemui usai menjadi keynote speaker, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa PKK memiliki tiga fungsi penting yang turut  membantu program pemerintahan, yaitu fungsi pendataan, penyuluhan dan penggerakan. Fungsi inilah yang akan dimaksimalkan pihaknya untuk membantu pemerintah menangani masalah stunting di Jawa Barat

“Jadi apapun yang menjadi program pemerintah harus kita dukung. Ketika isu stunting ini mengemuka dan menjadi PR untuk wilayah Jawa Barat tentunya menjadi PR PKK juga. Kami punya jejaring yang tentu saja terbanyak (di Indonesia),” ungkap Atalia dalam siaran pers yang diterima PRFM. 

Atalia memaparkan, pihaknya nanti akan bekerjasama dengan dinas terkait, mengingat data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan ada 130 desa yang tersebar merata di sembilan Kabupaten/Kota di Jawa Barat memiliki masalah stunting dan perlu penanganan pemerintah.

“Ditahun ini ada sekitar 130 desa yang harus kita selesaikan permasalahan stunting. Program akan dimulai pada Bulan November ini kita akan launching gerakan, dan Januari 2019 kita akan melakukan pelatihan, kemudian bergerak ke masyarakat untuk penyuluhan. Nah bergerak ke masyarakat itu yang paling penting adalah sosialisasi penyuluhan. Jadi msyarakat saat ini masih kekurangan pengetahuan,” paparnya.



 

BERITA LAINNYA



Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Tata PKL Cicadas, Pemkot Upayakan Dua Solusi
Rabu 17 Oktober 2018
Kota Bandung


Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi

 

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi   TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Atalia Fokuskan Balita Stunting Jadi