Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung  




Sabtu 18 Januari 2020

16:23 WIB

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung
@prfmnews

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung
PRFMNewsChannel

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung
Minggu 12 Januari 2020, 22:00 WIB
Kolam Retensi
Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung
Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung




Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Meminimalisasi kemungkinan banjir cileuncang, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya berupa pembangunan kolam retensi di beberapa titik pada 2020.

Salah satunya DPU kembali melakukan tender pembangunan kolam retensi di Pasar Induk Gedebage pada 2020.

Seperti diketahui, proyek pembangunan yang bertujuan mengatasi persoalan banjir di kawasan Gedebage tersebut gagal lelang pada 2019. 

"Yang di Gedebage itu kebetulan harusnya tahun kemarin, karena kemarin gagal lelang dan lelangnya di akhir tahun jadi ketika gagal kita tidak punya waktu lagi untuk mengulang. Nah karena sekarang bahannya sudah ada, kita akan lelang lagi dalam waktu dekat," ujar Kepala DPU Kota Bandung Didi Ruswandi saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (12/1/2020).

Didi menuturkan, pihaknya berharap Januari tahun ini lelang pembangunan kolam retensi di Gedebage sudah bisa dimulai, sehingga akhir Februari sudah bisa diumumkan siapa pemenang lelang dari proyek tersebut.

Selain di Pasar Gedebage, Didi menyebut, terdapat rencana pembangunan kolam retensi di Jalan Bima, Kecamatan Cicendo.

Pembangunan kolam retensi itu di luar dokumen rencana anggaran. Berdasarkan rencana, kolam retensi tersebut berada di area lahan Pemkot Bandung yang sedang dalam masa penyewaan oleh Istana Grup.

"Menariknya juga oleh Istana Grup itu memang dialokasikan Kolam retensi, jadi ini tinggal butuh pembicaraan saja. Saya sudah lapor ke Pak Wali Kota dan Pak Wakil, dan Pak Wali menyatakan akan menghubungi bos Istana Grup supaya galiannya bisa dipercepat," kata Didi.

Menurut Didi, bila Kolam Retensi di Jalan Bima bisa dikerjakan secepatnya, ia optimis kolam yang berfungsi sebagai tempat parkir air ini bisa membantu banyak penanggulangan banjir di Pagarsih.

"Jauh lebih besar ketimbang Sirnaraga. Dampaknya lebih signifikan untuk mengurangi banjir pagarsih," ujarnya.

DPU Kota Bandung juga tengah mengupayakan lahan Pemkot Bandung yang diperuntukan sebagai sawah abadi di sekitar aliran sungai Rancacili yang berada di wilayah Kecamatan Rancasari untuk pembangunan kolam retensi.

"Kami sudah mengajukan ke Pak Wali Kota, apakah memungkinkan disana bisa dialihfungsikan dari sawah abadi jadi kolam retensi. Ini untuk mengurangi genangan di Riung Bandung," ungkapnya.

Selain di Gedebage, Cicendo dan Rancasari, Didi mengungkapkan pihaknya juga mengupayakan lahan pemkot bandung di sekitar aliran sungai Cisanggarung yang berada di Wilayah Kecamatan Arcamanik untuk pembangunan kolam retensi. Fungsinya, lanjut Didi, untuk mengurangi banjir di Jalan A. Yani dan Cingised.

"Disana tanahnya digarap masyarakat jadi sawah. Kami sudah bersurat ke Pak Wali, kalau bisa pemanfaatannya untuk kolam retensi, kami dengan sangat senang hati untuk menggarap secepatnya," katanya.

Didi juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Manajer PLN Kota Bandung dan Transmisi Jawa Barat untuk membangun kolam retensi di Jalan Perluasan Arcamanik dan di Jalan Yupiter Utama Margahayu.

"Kita sepakat bahwa lahan-lahan PLN di bawah Sutet bisa digunakan juga untuk kolam retensi. Nanti kita akan survey, kita ajukan kepada mereka (PLN). Malah mereka itu sudah menyiapkan CSR untuk ruang publik berupa kolam ikan dan taman," ungkapnya.

Disinggung mengenai dana pembangunan kolam retensi, Didi menyebut karena pihaknya mempunyai alat berat sendiri, maka akan menggunakan konsep swakelola seperti Wetland Park Cisurupan dan menggunakan biaya operasional DPU.

 "Pokoknya kami ingin membangun (Kolam Retensi) sebanyak-banyaknya, secepat-cepatnya. Karena target penyelesaian banjir sebenarnya harusnya tahun kemarin, tapi masih terjadi ya. Karena kita belum menemukan lahan-lahan untuk Kolam retensinya," pungkasnya.










 

BERITA TERKAIT


Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung
 

BERITA PILIHAN


Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

 

BERITA LAINNYA

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Mario Gomez Ingin Boyong Eze-Bauman ke Arema FC
Sabtu 18 Januari 2020


Masih Direstorasi, Vihara Samudra Bhakti Tetap Gelar Perayaan Imlek
Sabtu 18 Januari 2020 Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung Pihak UPI Akui Pernah Curiga Terhadap Sunda Empire
Sabtu 18 Januari 2020 Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung Imbas Sunda Empire, UPI Perketat Pengawasan
Sabtu 18 Januari 2020 Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung Pelari dari 20 Negara Ikuti Tahura Trail Run 2020
Sabtu 18 Januari 2020 Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung Oded Instruksikan Kota Bandung Siaga Bencana
Sabtu 18 Januari 2020 Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung Prakiraan Cuaca Hari ini, Bandung Raya Berpeluang Hujan di Siang hingga Malam
Sabtu 18 Januari 2020 Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

 

 

BERITA TERKAIT

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung
Minggu 12 Januari 2020, 22:00 WIB
Kolam Retensi

Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung
Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung


Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Meminimalisasi kemungkinan banjir cileuncang, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya berupa pembangunan kolam retensi di beberapa titik pada 2020.

Salah satunya DPU kembali melakukan tender pembangunan kolam retensi di Pasar Induk Gedebage pada 2020.

Seperti diketahui, proyek pembangunan yang bertujuan mengatasi persoalan banjir di kawasan Gedebage tersebut gagal lelang pada 2019. 

"Yang di Gedebage itu kebetulan harusnya tahun kemarin, karena kemarin gagal lelang dan lelangnya di akhir tahun jadi ketika gagal kita tidak punya waktu lagi untuk mengulang. Nah karena sekarang bahannya sudah ada, kita akan lelang lagi dalam waktu dekat," ujar Kepala DPU Kota Bandung Didi Ruswandi saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (12/1/2020).

Didi menuturkan, pihaknya berharap Januari tahun ini lelang pembangunan kolam retensi di Gedebage sudah bisa dimulai, sehingga akhir Februari sudah bisa diumumkan siapa pemenang lelang dari proyek tersebut.

Selain di Pasar Gedebage, Didi menyebut, terdapat rencana pembangunan kolam retensi di Jalan Bima, Kecamatan Cicendo.

Pembangunan kolam retensi itu di luar dokumen rencana anggaran. Berdasarkan rencana, kolam retensi tersebut berada di area lahan Pemkot Bandung yang sedang dalam masa penyewaan oleh Istana Grup.

"Menariknya juga oleh Istana Grup itu memang dialokasikan Kolam retensi, jadi ini tinggal butuh pembicaraan saja. Saya sudah lapor ke Pak Wali Kota dan Pak Wakil, dan Pak Wali menyatakan akan menghubungi bos Istana Grup supaya galiannya bisa dipercepat," kata Didi.

Menurut Didi, bila Kolam Retensi di Jalan Bima bisa dikerjakan secepatnya, ia optimis kolam yang berfungsi sebagai tempat parkir air ini bisa membantu banyak penanggulangan banjir di Pagarsih.

"Jauh lebih besar ketimbang Sirnaraga. Dampaknya lebih signifikan untuk mengurangi banjir pagarsih," ujarnya.

DPU Kota Bandung juga tengah mengupayakan lahan Pemkot Bandung yang diperuntukan sebagai sawah abadi di sekitar aliran sungai Rancacili yang berada di wilayah Kecamatan Rancasari untuk pembangunan kolam retensi.

"Kami sudah mengajukan ke Pak Wali Kota, apakah memungkinkan disana bisa dialihfungsikan dari sawah abadi jadi kolam retensi. Ini untuk mengurangi genangan di Riung Bandung," ungkapnya.

Selain di Gedebage, Cicendo dan Rancasari, Didi mengungkapkan pihaknya juga mengupayakan lahan pemkot bandung di sekitar aliran sungai Cisanggarung yang berada di Wilayah Kecamatan Arcamanik untuk pembangunan kolam retensi. Fungsinya, lanjut Didi, untuk mengurangi banjir di Jalan A. Yani dan Cingised.

"Disana tanahnya digarap masyarakat jadi sawah. Kami sudah bersurat ke Pak Wali, kalau bisa pemanfaatannya untuk kolam retensi, kami dengan sangat senang hati untuk menggarap secepatnya," katanya.

Didi juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Manajer PLN Kota Bandung dan Transmisi Jawa Barat untuk membangun kolam retensi di Jalan Perluasan Arcamanik dan di Jalan Yupiter Utama Margahayu.

"Kita sepakat bahwa lahan-lahan PLN di bawah Sutet bisa digunakan juga untuk kolam retensi. Nanti kita akan survey, kita ajukan kepada mereka (PLN). Malah mereka itu sudah menyiapkan CSR untuk ruang publik berupa kolam ikan dan taman," ungkapnya.

Disinggung mengenai dana pembangunan kolam retensi, Didi menyebut karena pihaknya mempunyai alat berat sendiri, maka akan menggunakan konsep swakelola seperti Wetland Park Cisurupan dan menggunakan biaya operasional DPU.

 "Pokoknya kami ingin membangun (Kolam Retensi) sebanyak-banyaknya, secepat-cepatnya. Karena target penyelesaian banjir sebenarnya harusnya tahun kemarin, tapi masih terjadi ya. Karena kita belum menemukan lahan-lahan untuk Kolam retensinya," pungkasnya.






 

BERITA LAINNYA



Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Mario Gomez Ingin Boyong Eze-Bauman ke Arema FC
Sabtu 18 Januari 2020
Liga 1 2020


Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Pihak UPI Akui Pernah Curiga Terhadap Sunda Empire
Sabtu 18 Januari 2020
Sunda Empire


Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Imbas Sunda Empire, UPI Perketat Pengawasan
Sabtu 18 Januari 2020
Sunda Empire


Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Pelari dari 20 Negara Ikuti Tahura Trail Run 2020
Sabtu 18 Januari 2020
Kota Bandung


Atasi Banjir, DPU Upayakan Bangun Beberapa Kolam Retensi di Kota Bandung

Oded Instruksikan Kota Bandung Siaga Bencana
Sabtu 18 Januari 2020
Kota Bandung