Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya  




Sabtu 23 Juni 2018

07:54 WIB

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya
@prfmnews

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya
PRFMNewsChannel

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya
Minggu 14 Januari 2018, 17:42 WIB

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya
Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya




Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Ahli psikoterapis klinis di University of Sheffield, Profesor Digby Tatum melakukan penelitian tentang kerja otak dan bagaimana orang berkomunikasi.


Menurutnya, otak manusia memiliki semacam Wi-fi (wireless fidelity), yang terus mengumpulkan informasi mengenai orang lain saat kita melihat mereka. Keberadaan Wi-fi inilah yang membuat kita memiliki intuisi atau firasat, dimana kita memiliki kemampuan untuk mengetahui sesuatu secara langsung tanpa proses analisis.


Tatum meyakini, faktor bahasa saat berbicara hanya memainkan sedikit peran dalam komunikasi. Misalnya saja, seorang pemain poker profesional. Ia mampu menangkap "pesan" dari lawannya hanya dengan melihat gerakan kecil atau tanda-tanda visual lainnya.


Menurutnya, manusia memiliki kemampuan menangkap pesan di alam bawah sadar. Hal tersebut ditulis Tatum dalam bukunya berjudul The Interbrain yang diterbitkan oleh Jessica Kingsley Publisher.


"Kita dapat mengetahui secara langsung tentang emosi orang lain dan apa yang mereka perhatikan. Hal ini didasarkan pada hubungan langsung antara otak kita dan orang lain. Saya menyebutnya interbrain," kata Tatum dilansir Telegraph.


Konsep interbrain, Tatum analogikan dengan ribuan manusia yang berkumpul untuk menonton pertandingan bola, konser musik, atau ritual agama.


"Berada di kerumunan bisa membuat kita sejenak larut bersama untuk mengalami bagaimana rasanya melampaui cara pandang tentang konsep waktu, tempat, dan kapasitas kita dalam sejenak," katanya.


Namun, lanjutnya, kerja otak ini tidak akan berfungsi saat manusia berkomunikasi dengan orang lain lewat telepon video. Ini justru akan menganggu proses koneksi antar otak dan itu berbahaya.


"Perasaan emosional akan menular secepat kecepatan cahaya, bukan kecepatan transmisi elektronik. Tatap muka secara visual akan disertai faktor suara, isyarat, bau keringat, sentuhan, dan koneksi," ujarnya.




Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

 

BERITA TERKAIT


Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya
 

BERITA PILIHAN


Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

 

BERITA LAINNYA

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Arus Balik di Terminal Cicaheum Naik 17% Dibanding Tahun 2017
Jumat 22 Juni 2018


Persib Tantang Persija di Stadion PTIK Jakarta
Jumat 22 Juni 2018 Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya Awal Juni Ini Realisasi APBD Jabar TA 2018 Capai 36,73%
Jumat 22 Juni 2018 Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Simpatik di Cicaheum
Jumat 22 Juni 2018 Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya Pengamat Nilai Pemerintah Hanya Fokus Pada Arus Mudik Lebaran
Jumat 22 Juni 2018 Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya Tanggal 24 Juni 2018 Batas Akhir Penyerahan LPPDK Paslon Gubernur
Jumat 22 Juni 2018 Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya Proyek Tol Bandung-Tasik Sudah Tahap Lelang Investasi
Jumat 22 Juni 2018 Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

 

 

BERITA TERKAIT

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya
Minggu 14 Januari 2018, 17:42 WIB

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya
Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya


Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Ahli psikoterapis klinis di University of Sheffield, Profesor Digby Tatum melakukan penelitian tentang kerja otak dan bagaimana orang berkomunikasi.


Menurutnya, otak manusia memiliki semacam Wi-fi (wireless fidelity), yang terus mengumpulkan informasi mengenai orang lain saat kita melihat mereka. Keberadaan Wi-fi inilah yang membuat kita memiliki intuisi atau firasat, dimana kita memiliki kemampuan untuk mengetahui sesuatu secara langsung tanpa proses analisis.


Tatum meyakini, faktor bahasa saat berbicara hanya memainkan sedikit peran dalam komunikasi. Misalnya saja, seorang pemain poker profesional. Ia mampu menangkap "pesan" dari lawannya hanya dengan melihat gerakan kecil atau tanda-tanda visual lainnya.


Menurutnya, manusia memiliki kemampuan menangkap pesan di alam bawah sadar. Hal tersebut ditulis Tatum dalam bukunya berjudul The Interbrain yang diterbitkan oleh Jessica Kingsley Publisher.


"Kita dapat mengetahui secara langsung tentang emosi orang lain dan apa yang mereka perhatikan. Hal ini didasarkan pada hubungan langsung antara otak kita dan orang lain. Saya menyebutnya interbrain," kata Tatum dilansir Telegraph.


Konsep interbrain, Tatum analogikan dengan ribuan manusia yang berkumpul untuk menonton pertandingan bola, konser musik, atau ritual agama.


"Berada di kerumunan bisa membuat kita sejenak larut bersama untuk mengalami bagaimana rasanya melampaui cara pandang tentang konsep waktu, tempat, dan kapasitas kita dalam sejenak," katanya.


Namun, lanjutnya, kerja otak ini tidak akan berfungsi saat manusia berkomunikasi dengan orang lain lewat telepon video. Ini justru akan menganggu proses koneksi antar otak dan itu berbahaya.


"Perasaan emosional akan menular secepat kecepatan cahaya, bukan kecepatan transmisi elektronik. Tatap muka secara visual akan disertai faktor suara, isyarat, bau keringat, sentuhan, dan koneksi," ujarnya.




 

BERITA LAINNYA



Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya

 

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Bagaimana Firasat Bisa Muncul? Ini Pejelasannya