Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa  




Rabu 19 Februari 2020

14:46 WIB

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
@prfmnews

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
PRFMNewsChannel

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020, 19:41 WIB
Banjir Kabupaten Bandung 2020
Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa




Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Warga terdampak banjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat bertambah dari 40.844 jiwa menjadi 60.055 jiwa. Dampak banjir yang merendam wilayah Bandung Selatan sejak Kamis (23/1/2020) pekan lalu, terus meluas.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan, jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Rancaekek ialah 17.998 KK (kepala keluarga) atau 60.055 jiwa.

Selain itu, Menurut Budi, jumlah rumah warga dan fasilitas umum yang terendam banjir di empat kecamatan itu juga bertambah yakni menjadi 10.772 unit rumah terendam, 411 sekolah terendam, 57 tempat ibadah dan 18 fasilitas umum lainnya terendam. 

Kemudian Budi menuturkan, jumlah pengungsi di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang hingga Minggu siang mencapai 1.228 KK atau 3.395 jiwa yang terdiri dari 169 lansia, 139 balita, 26 ibu hamil, lima ibu menyusui dan satu disabilitas.

"Para pengungsi tersebar di 9 lokasi titik pengungsian. Kemudian warga yang terdampak tersebar masih di rumah masing-masing," ungkap Budi saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (26/1/2020).

Budi menambahkan, meskipun di beberapa lokasi banjir tinggi muka air (TMA) mengalami penurunan sekitar 10 cm, namun Jalan Andir-Katapang hingga saat ini masih tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Sementara itu, Jalan Laswi Ciparay, Majalaya Kabupaten Bandung saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

"Kami juga mensupport peralatan ke lokasi yang tidak bisa dilalui kendaraan seperti mengirimkan perahu karet lima unit, perahu fiber tujuh unit, perahu almunium tiga unit," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan BPBD juga mendirikan tenda peleton sebanyak dua unit dan mengirimkan logistik untuk empat kecamatan berupa mie instan 35 dus, air mineral 50 dus, selimut 78 lembar, paket sembako 50 paket, matras 59 lembar.

Ketinggian air di sejumlah lokasi ada yang mencapai dua meter seperti di Kecamatan Dayeuhkolot, tinggi muka air (TMA) antara 10-200 cm dan di Kecamatan Baleendah TMA antara 20-200 cm.










 

BERITA TERKAIT


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
 

BERITA PILIHAN


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

 

BERITA LAINNYA

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020


Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020 Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020 Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020 Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

 

 

BERITA TERKAIT


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Banjir Genang Rancaekek, Arus Lalin Tersendat
Jumat 24 Januari 2020, 08:10 WIB Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020, 19:41 WIB
Banjir Kabupaten Bandung 2020

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Warga terdampak banjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat bertambah dari 40.844 jiwa menjadi 60.055 jiwa. Dampak banjir yang merendam wilayah Bandung Selatan sejak Kamis (23/1/2020) pekan lalu, terus meluas.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan, jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Rancaekek ialah 17.998 KK (kepala keluarga) atau 60.055 jiwa.

Selain itu, Menurut Budi, jumlah rumah warga dan fasilitas umum yang terendam banjir di empat kecamatan itu juga bertambah yakni menjadi 10.772 unit rumah terendam, 411 sekolah terendam, 57 tempat ibadah dan 18 fasilitas umum lainnya terendam. 

Kemudian Budi menuturkan, jumlah pengungsi di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot dan Bojongsoang hingga Minggu siang mencapai 1.228 KK atau 3.395 jiwa yang terdiri dari 169 lansia, 139 balita, 26 ibu hamil, lima ibu menyusui dan satu disabilitas.

"Para pengungsi tersebar di 9 lokasi titik pengungsian. Kemudian warga yang terdampak tersebar masih di rumah masing-masing," ungkap Budi saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (26/1/2020).

Budi menambahkan, meskipun di beberapa lokasi banjir tinggi muka air (TMA) mengalami penurunan sekitar 10 cm, namun Jalan Andir-Katapang hingga saat ini masih tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Sementara itu, Jalan Laswi Ciparay, Majalaya Kabupaten Bandung saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

"Kami juga mensupport peralatan ke lokasi yang tidak bisa dilalui kendaraan seperti mengirimkan perahu karet lima unit, perahu fiber tujuh unit, perahu almunium tiga unit," kata dia.

Lebih lanjut ia mengatakan BPBD juga mendirikan tenda peleton sebanyak dua unit dan mengirimkan logistik untuk empat kecamatan berupa mie instan 35 dus, air mineral 50 dus, selimut 78 lembar, paket sembako 50 paket, matras 59 lembar.

Ketinggian air di sejumlah lokasi ada yang mencapai dua meter seperti di Kecamatan Dayeuhkolot, tinggi muka air (TMA) antara 10-200 cm dan di Kecamatan Baleendah TMA antara 20-200 cm.






 

BERITA LAINNYA



Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020