Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi  




Minggu 08 Desember 2019

20:54 WIB

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi
@prfmnews

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi
PRFMNewsChannel

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi
Jumat 20 Juli 2018, 15:07 WIB
Pileg 2019
Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi
Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi




Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Fenomena artis Indonesia yang berbondong-bondong mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendapat kritik tajam dari Pengamat Politik dan Keamanan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi. Menurutnya, fenomena tersebut merupakan bentuk kegagalan partai politik (parpol) dalam melakukan kaderisasi.


"Tentu kejadian ini sangat disayangkan, karena pertanyaannya apakah artis ini sudah berpolitik dalam waktu yang lama? contoh Tantowi Yahya, Rieke Diah Pitaloka dan Dede Yusuf mereka meninggalkan dunia keartisannya terlebih dahulu lalu berpolitik. Saya malah dapat curhatan dari teman-teman di parpol yang ternyata mendahulukan artis ketimbang kadernya yang sudah lama," ungkap Muradi saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Jumat (20/7/2018). 


Dijelaskannya, parpol sekarang lebih bersifat pragmatis dalam melihat potensi pemilih. Terlebih masyarakat Indonesia saat ini memang lebih condong memilih orang yang sudah dikenal.


"Padahal jalan pintas berpolitik melalui keartisan tidak baik. Hal itu menegasikan kader-kader yang kompeten," sambung Muradi.



Ia menduga, dari ke-54 artis yang mendaftar menjadi bakal caleg sebagian besar baru masuk ke dunia politik. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki banyak kiprah dan rekam jejak yang bisa dijadikan referensi bagi masyarakat.


"Saya rasa ini bentuk kepanikan parpol lantaran takut tidak memiliki kursi di parlemen," tukasnya.

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 54 artis Indonesia telah mendaftarkan diri pada masa Pendaftaran Pileg 2019 yang dibuka selama 14 hari, yaitu 4 - 17 Juli 2018.

Paling banyak dari Partai Nasdem yang mendaftarkan 25 nama artis menjadi bacaleg. Diantaranya Syahrul Gunawan, Nurul Qomar, Diana Sastra, Lucky Hakim, Olla Ramlan, Farhan, Conny Dio, Della Puspita, Mandra, Tessa Kaunang, Krisna Mukti, Okky Asokawati, Manohara, Adly Fayruz, Lucky Perdana, Cut Meyriska, Jonathan Frizzi, Bertrand Antolin, Annisa Bahar, Nafa Urbach, Vicky Shu dan Kristina Iswandari.

Sementara PDIP mengusung Krisdayanti, Ian Kasela, Jeffry Waworuntu, Harvey Malaiholo, Lita Zein, Kirana Larasanti, Chicha Koeswoyo, Iis Sugianto, dan Angel Karamoy.

Sedangkan artis Tommy Kurniawan, Herman (gitaris Seventeen), Ivan (vokalis Seventeen), Saleh Said Bajuri, Sundari Sukoco, Arzeti Bilbina, dan Zora Vidyanata, mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ada nama Raslina Rasidin, Donny Kusuma, Annisa Trihapsari dan Sultan Djorghi yang mencalonkan diri melalui Parta Berkarya. Partai Demokrat mengusung dua artis sebagai bacaleg yaitu Dina Lorenza dan Jane Shalimar.

Ahmad Dhani juga mendaftarkan diri sebagai bacaleg melalui Partai Gerindra. Terakhir, Partai Solidaritas Indonesia mengusung Giring Ganesha.










 

BERITA TERKAIT


Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi
 

BERITA PILIHAN


Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

 

BERITA LAINNYA

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Puntung Rokok adalah Masalah Banyaknya Orang yang Terpapar Asap Rokok
Minggu 08 Desember 2019


Kontribusi PAD Minim, Dewan Dukung Pemkot Bandung Evaluasi Semua BUMD
Minggu 08 Desember 2019 Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi Wagub Uu: Program Satu Desa Satu Hafidz untuk Jaga Nuansa Islami di Jabar
Minggu 08 Desember 2019 Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi Kesantuyan Tahun Baru Ala Havana di Santika Garut
Minggu 08 Desember 2019 Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi Indonesia Kokoh di Posisi Dua Klasemen Medali SEA Games 2019
Minggu 08 Desember 2019 Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi Pembangunan Asrama Haji di Kawasan Kertajati Harus Dipikirkan Matang
Minggu 08 Desember 2019 Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi Banyak Warga Kunjungi Objek Wisata Baru, Lalin Lembang Padat
Minggu 08 Desember 2019 Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

 

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi
Jumat 20 Juli 2018, 15:07 WIB
Pileg 2019

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi
Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi


Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Fenomena artis Indonesia yang berbondong-bondong mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendapat kritik tajam dari Pengamat Politik dan Keamanan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi. Menurutnya, fenomena tersebut merupakan bentuk kegagalan partai politik (parpol) dalam melakukan kaderisasi.


"Tentu kejadian ini sangat disayangkan, karena pertanyaannya apakah artis ini sudah berpolitik dalam waktu yang lama? contoh Tantowi Yahya, Rieke Diah Pitaloka dan Dede Yusuf mereka meninggalkan dunia keartisannya terlebih dahulu lalu berpolitik. Saya malah dapat curhatan dari teman-teman di parpol yang ternyata mendahulukan artis ketimbang kadernya yang sudah lama," ungkap Muradi saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Jumat (20/7/2018). 


Dijelaskannya, parpol sekarang lebih bersifat pragmatis dalam melihat potensi pemilih. Terlebih masyarakat Indonesia saat ini memang lebih condong memilih orang yang sudah dikenal.


"Padahal jalan pintas berpolitik melalui keartisan tidak baik. Hal itu menegasikan kader-kader yang kompeten," sambung Muradi.



Ia menduga, dari ke-54 artis yang mendaftar menjadi bakal caleg sebagian besar baru masuk ke dunia politik. Kebanyakan dari mereka tidak memiliki banyak kiprah dan rekam jejak yang bisa dijadikan referensi bagi masyarakat.


"Saya rasa ini bentuk kepanikan parpol lantaran takut tidak memiliki kursi di parlemen," tukasnya.

Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebanyak 54 artis Indonesia telah mendaftarkan diri pada masa Pendaftaran Pileg 2019 yang dibuka selama 14 hari, yaitu 4 - 17 Juli 2018.

Paling banyak dari Partai Nasdem yang mendaftarkan 25 nama artis menjadi bacaleg. Diantaranya Syahrul Gunawan, Nurul Qomar, Diana Sastra, Lucky Hakim, Olla Ramlan, Farhan, Conny Dio, Della Puspita, Mandra, Tessa Kaunang, Krisna Mukti, Okky Asokawati, Manohara, Adly Fayruz, Lucky Perdana, Cut Meyriska, Jonathan Frizzi, Bertrand Antolin, Annisa Bahar, Nafa Urbach, Vicky Shu dan Kristina Iswandari.

Sementara PDIP mengusung Krisdayanti, Ian Kasela, Jeffry Waworuntu, Harvey Malaiholo, Lita Zein, Kirana Larasanti, Chicha Koeswoyo, Iis Sugianto, dan Angel Karamoy.

Sedangkan artis Tommy Kurniawan, Herman (gitaris Seventeen), Ivan (vokalis Seventeen), Saleh Said Bajuri, Sundari Sukoco, Arzeti Bilbina, dan Zora Vidyanata, mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ada nama Raslina Rasidin, Donny Kusuma, Annisa Trihapsari dan Sultan Djorghi yang mencalonkan diri melalui Parta Berkarya. Partai Demokrat mengusung dua artis sebagai bacaleg yaitu Dina Lorenza dan Jane Shalimar.

Ahmad Dhani juga mendaftarkan diri sebagai bacaleg melalui Partai Gerindra. Terakhir, Partai Solidaritas Indonesia mengusung Giring Ganesha.






 

BERITA LAINNYA



Banyak Artis Nyaleg, Pengamat Nilai Parpol Gagal Lakukan Kaderisasi

Kesantuyan Tahun Baru Ala Havana di Santika Garut
Minggu 08 Desember 2019
Advertorial