Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan  




Minggu 20 Oktober 2019

22:22 WIB

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan
@prfmnews

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan
PRFMNewsChannel

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan
Selasa 12 Februari 2019, 14:36 WIB

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan
Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan




Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

Foto : Ketua Bawaslu Kota Bandung Zacky Myhammad Zamzam saat menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Balaikota Bandung, Selasa (12/2/2019).


BANDUNG,(PRFM) - 17 April 2019 yang menjadi tanggal pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 semakin dekat. Seiring dengan hal tersbut, para calon anggota legislatif dan para calon presiden terus berupaya merebut hati rakyat dengan memasang alat peraga kampanye (APK) yang disebar diberbagai titik.

Namun demikian, Ketua Bawaslu kota Bandung Zacky Muhammad Zamzam mengaku pihaknya melalui Panwascam setempat terus memantau keberadaan APK di kota Bandung. Pasalnya tak sedikit APK dipasang ditempat yang tidak diperkenankan.

"Jadi kita saat ini tengah melakukan identifikasi melalui seluruh Panwas di 30 kecamatan itu mengidentifikasi alat peraga kampanye yang diduga melanggar," ucap Zacky selepas acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Balaikota Bandung, Selasa (12/2/2019).

Nantinya, lanjut Zacky, hasil dari identifikasi itu akan direkomendasikan kepada Partai Politik tingkat kota Bandung. Dan setiap Parpol diberi tenggat waktu 1x24 jam untuk menertibkan APK yang melanggar aturan.

"Kalau misalkan dalam 1x24 jam tidak direspon oleh peserta pemilu dalam hal ini Caleg atau timnnya. Nah kami rekomendasikan ke Satpol PP untuk sama-sama melakukan penertiban," lanjutnya.

Sejak masa kampanye dimulai pada 23 September silam, Zacky mengaku pihaknya sudah melakukan penertiban tingkat kota Bandung sebanyak 2 kali. Sedangkan untuk penertiban di tingkat kecamatan melalui Panwascam yang bekerja sama degan Kasi Trantib Satpol PP kecamatan dilakukan setiap pekan.

Dari hasil penelurusan Panwaslu, yang melakukan pemasangan APK di sembarang tempat bukanlah tim sukses dari Caleg maupun dari Parpol, melainkan dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak mengetahui aturan pemasangan APK.

"Kita imbau tim kampanye yang menggunakan jasa pihak ketiga untuk melakukan alat peraga kampanye itu berkoordinasi dengan kita dan pada saat pemasangan bisa kita pantau," tegasnya.

Hingga saat ini, Bawaslu kota Bandung sudah menertibkan 8 ribu lebih APK yang dipasang menyalahi aturan. Semua APK tersebut ada yang diamankan di kantor Satpol PP, Panwas Kecamatan, dan juga kantor Bawaslu Kota Bandung.

Dalam aturan kampanye, setiap calon dilarang melakukan kampanye di tempat ibadah, kantor pemerintahan dan lembaga pendidikan. Dalam pengawasannya, Zacky mengaku jika setiap calon diwajibkan memberitahukan kegiatan kampanyenya kepada petugas kepolisian yang juga ditembuskan kepada KPU Kota Bandung dan Bawaslu Kota Bandung. Namun sayang, banyak calon yang tidak melapor saat melakukan kampanye.

Oleh karena itu, Zacky mengimbau warga untuk berperan aktif melaporkan calon yang melakukan kampanye di tempat yang dilarang.

"Kita imbau kepada masyarakat kalau misalkan ada caleg yang ingin bersosialisasi atau berkampanye di pengajian dan pengajin itu dilakukan di mesjid itu ditolak atau dilaporkan saja," tegasnya.










 

BERITA TERKAIT


Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan
 

BERITA PILIHAN


Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

 

BERITA LAINNYA

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Cimahi Berpotensi Bakal Susul Bandung Jadi Kota Termacet, Ini Upaya Dishub
Minggu 20 Oktober 2019


Jamu Persija, Manajemen Persib Upayakan di Surabaya
Minggu 20 Oktober 2019 Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan Pidato Tak Singgung Penegakan Hukum, Pengamat: Jokowi Suka yang Monumental
Minggu 20 Oktober 2019 Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan Harapan GMKI Bandung di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi
Minggu 20 Oktober 2019 Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan Pengamat Kritik Jokowi Tak Singgung Pemberantasan Korupsi dalam Pidatonya
Minggu 20 Oktober 2019 Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan Besok, Jokowi Akan Perkenalkan Para Menteri Kabinet Periode 2019-2024
Minggu 20 Oktober 2019 Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan Ucapan Selamat dan Harapan Ridwan Kamil Untuk Jokowi-Maruf Amin
Minggu 20 Oktober 2019 Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

 

 

BERITA TERKAIT

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan
Selasa 12 Februari 2019, 14:36 WIB

Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan
Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan


Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


Foto : Ketua Bawaslu Kota Bandung Zacky Myhammad Zamzam saat menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Balaikota Bandung, Selasa (12/2/2019).


BANDUNG,(PRFM) - 17 April 2019 yang menjadi tanggal pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 semakin dekat. Seiring dengan hal tersbut, para calon anggota legislatif dan para calon presiden terus berupaya merebut hati rakyat dengan memasang alat peraga kampanye (APK) yang disebar diberbagai titik.

Namun demikian, Ketua Bawaslu kota Bandung Zacky Muhammad Zamzam mengaku pihaknya melalui Panwascam setempat terus memantau keberadaan APK di kota Bandung. Pasalnya tak sedikit APK dipasang ditempat yang tidak diperkenankan.

"Jadi kita saat ini tengah melakukan identifikasi melalui seluruh Panwas di 30 kecamatan itu mengidentifikasi alat peraga kampanye yang diduga melanggar," ucap Zacky selepas acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Balaikota Bandung, Selasa (12/2/2019).

Nantinya, lanjut Zacky, hasil dari identifikasi itu akan direkomendasikan kepada Partai Politik tingkat kota Bandung. Dan setiap Parpol diberi tenggat waktu 1x24 jam untuk menertibkan APK yang melanggar aturan.

"Kalau misalkan dalam 1x24 jam tidak direspon oleh peserta pemilu dalam hal ini Caleg atau timnnya. Nah kami rekomendasikan ke Satpol PP untuk sama-sama melakukan penertiban," lanjutnya.

Sejak masa kampanye dimulai pada 23 September silam, Zacky mengaku pihaknya sudah melakukan penertiban tingkat kota Bandung sebanyak 2 kali. Sedangkan untuk penertiban di tingkat kecamatan melalui Panwascam yang bekerja sama degan Kasi Trantib Satpol PP kecamatan dilakukan setiap pekan.

Dari hasil penelurusan Panwaslu, yang melakukan pemasangan APK di sembarang tempat bukanlah tim sukses dari Caleg maupun dari Parpol, melainkan dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak mengetahui aturan pemasangan APK.

"Kita imbau tim kampanye yang menggunakan jasa pihak ketiga untuk melakukan alat peraga kampanye itu berkoordinasi dengan kita dan pada saat pemasangan bisa kita pantau," tegasnya.

Hingga saat ini, Bawaslu kota Bandung sudah menertibkan 8 ribu lebih APK yang dipasang menyalahi aturan. Semua APK tersebut ada yang diamankan di kantor Satpol PP, Panwas Kecamatan, dan juga kantor Bawaslu Kota Bandung.

Dalam aturan kampanye, setiap calon dilarang melakukan kampanye di tempat ibadah, kantor pemerintahan dan lembaga pendidikan. Dalam pengawasannya, Zacky mengaku jika setiap calon diwajibkan memberitahukan kegiatan kampanyenya kepada petugas kepolisian yang juga ditembuskan kepada KPU Kota Bandung dan Bawaslu Kota Bandung. Namun sayang, banyak calon yang tidak melapor saat melakukan kampanye.

Oleh karena itu, Zacky mengimbau warga untuk berperan aktif melaporkan calon yang melakukan kampanye di tempat yang dilarang.

"Kita imbau kepada masyarakat kalau misalkan ada caleg yang ingin bersosialisasi atau berkampanye di pengajian dan pengajin itu dilakukan di mesjid itu ditolak atau dilaporkan saja," tegasnya.






 

BERITA LAINNYA



Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Jamu Persija, Manajemen Persib Upayakan di Surabaya
Minggu 20 Oktober 2019
Persib vs Persija 2019


Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Pidato Tak Singgung Penegakan Hukum, Pengamat: Jokowi Suka yang Monumental
Minggu 20 Oktober 2019
Pidato Presiden Joko Widodo


Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Harapan GMKI Bandung di Periode Kedua Pemerintahan Jokowi
Minggu 20 Oktober 2019
Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024


Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Pengamat Kritik Jokowi Tak Singgung Pemberantasan Korupsi dalam Pidatonya
Minggu 20 Oktober 2019
Pidato Presiden Joko Widodo


Bawaslu Kota Bandung Terus Pantau APK yang Menyalahi Aturan

Besok, Jokowi Akan Perkenalkan Para Menteri Kabinet Periode 2019-2024
Minggu 20 Oktober 2019
Menteri Kabinet RI Periode 2019-2024