Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara  




Minggu 21 Juli 2019

15:28 WIB

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
@prfmnews

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
PRFMNewsChannel

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
Selasa 16 April 2019, 15:07 WIB
Pemilu 2019

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara




Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Bandung, Arief Syaifudin menegaskan, pekerja atau buruh yang tetap bekerja pada hari pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, mendapatkan upah lembur. Ia menambahkan, pekerja atau buruh juga wajib memberikan hak suara saat Pemilu.

"Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2019 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum. Ini merupakan hari libur nasional. Lalu juga surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2019 juga tentang hari libur untuk pekerja pada pelaksanaan Pemilu," jelasnya saat on air di PRFM, Selasa (16/4/2019).

Merujuk Keputusan Presiden dan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, bagi perusahaan atau pengusaha yang memperkerjakan pekerja atau buruh saat Pemilu, wajib memberikan kesempatan bagi pekerjanya untuk ikut dalam pemungutan suara saat Pemilu.

"Kalau melihat ketentuan yang sudah ditetapkan, bagi perusahaan yang memperkerjakan pekerja saat Pemilu, tetap harus memberikan kesempatan bagi para pekerjanya  untuk ikut dalam kegiatan Pemilu. Namun juga pekerja tersebut harus mendapatkan upah lembur, karena hari pencoblosan merupakan libur nasional, 

"Untuk pekerja atau buruh yang bekerja pada hari Pemilu, berhak dapat upah lembur, dan hak-hak lainnya yan bisa dia terima karena harus bekerja saat Pemilu," imbuhnya.

Arief mengatakan, akan melakukan pemantauan saat hari Pemilu. Bersama para Serikat Pekerja, ia akan terus lakukan komunikasi agar setiap pekerja mendapatkan haknya saat Pemilu. Jika ada perusahaan atau pengusaha membandel saat Pemilu, akan terkena sanksi dari Disnaker.

"Akan ada teguran dari kami jika perusahaan tersebut tidak memberikan upah lembur karena sudah ada ketetapan dari pemerintah," tutupnya.



Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

 

BERITA TERKAIT


Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit

Selasa 25 September 2018

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
 

BERITA PILIHAN


Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

 

BERITA LAINNYA

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Pemprov Jabar Tidak Harus Membubarkan SMK yang Tidak Produktif
Minggu 21 Juli 2019


Starting XI Persib Kontra PSIS
Minggu 21 Juli 2019 Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara Bandung Education Festival Jadi Wujud Peduli Pada Pendidikan
Minggu 21 Juli 2019 Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara Piknik ke Taman Lalu Lintas Bandung, Ini Update Wahana Baru dan Harga Tiket
Minggu 21 Juli 2019 Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara PT PBB Siap Gunakan GBLA, Umuh: Masih Tunggu Perhitungan Biaya
Minggu 21 Juli 2019 Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara YLKI: Kartu Perdana Asal Arab Saudi Bisa Rugikan Calon Jemaah Haji
Minggu 21 Juli 2019 Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara YLKI: Kartu Perdana Asal Arab Saudi Bisa Rugikan Calon Jemaah Haji
Minggu 21 Juli 2019 Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

 

 

BERITA TERKAIT


Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

KPU Jabar Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Senin 24 September 2018, 06:53 WIB Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

KTP-el dan DPT Ganda Hantui Persiapan Pemilu 2019
Senin 24 September 2018, 08:15 WIB Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit
Selasa 25 September 2018, 11:10 WIB Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
Selasa 16 April 2019, 15:07 WIB
Pemilu 2019

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara
Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara


Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Bandung, Arief Syaifudin menegaskan, pekerja atau buruh yang tetap bekerja pada hari pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, mendapatkan upah lembur. Ia menambahkan, pekerja atau buruh juga wajib memberikan hak suara saat Pemilu.

"Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2019 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum. Ini merupakan hari libur nasional. Lalu juga surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2019 juga tentang hari libur untuk pekerja pada pelaksanaan Pemilu," jelasnya saat on air di PRFM, Selasa (16/4/2019).

Merujuk Keputusan Presiden dan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, bagi perusahaan atau pengusaha yang memperkerjakan pekerja atau buruh saat Pemilu, wajib memberikan kesempatan bagi pekerjanya untuk ikut dalam pemungutan suara saat Pemilu.

"Kalau melihat ketentuan yang sudah ditetapkan, bagi perusahaan yang memperkerjakan pekerja saat Pemilu, tetap harus memberikan kesempatan bagi para pekerjanya  untuk ikut dalam kegiatan Pemilu. Namun juga pekerja tersebut harus mendapatkan upah lembur, karena hari pencoblosan merupakan libur nasional, 

"Untuk pekerja atau buruh yang bekerja pada hari Pemilu, berhak dapat upah lembur, dan hak-hak lainnya yan bisa dia terima karena harus bekerja saat Pemilu," imbuhnya.

Arief mengatakan, akan melakukan pemantauan saat hari Pemilu. Bersama para Serikat Pekerja, ia akan terus lakukan komunikasi agar setiap pekerja mendapatkan haknya saat Pemilu. Jika ada perusahaan atau pengusaha membandel saat Pemilu, akan terkena sanksi dari Disnaker.

"Akan ada teguran dari kami jika perusahaan tersebut tidak memberikan upah lembur karena sudah ada ketetapan dari pemerintah," tutupnya.



 

BERITA LAINNYA



Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Starting XI Persib Kontra PSIS
Minggu 21 Juli 2019


Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara

 

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Bekerja saat Pemilu, Pekerja Berhak Dapat Upah dan Wajib Berikan Suara