Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish  




Minggu 21 Juli 2019

15:41 WIB

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish
@prfmnews

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish
PRFMNewsChannel

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish
Selasa 16 April 2019, 16:27 WIB

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish
Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish




Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Dua puluh lukisan karya Restu Taufik Akbar dan Rendy Raka Pramudya yang dipamerkan di galeri Lawangwangi Creative Space, Bandung, mulai tanggal 13 April hingga 13 Mei 2019 mendatang, sama-sama membincangkan ruang-ruang yang typical, immaterial dan bahkan kosong untuk kemudian diisi dengan sajak garis, bidang dan warna yang saling tumpang-tindih.

Masing-masing seniman muda ini membaca ruang-ruang personal dengan sudut pandang yang berbeda, sehingga pengalaman mereka terhadap "ruang" dibagikan melalui karya mereka dalam pameran bertajuk Outlandish ini. Bagaimana karya lukisan abstrak menggunakan media yang luar biasa ini berbagi tentang pengertian ruang dan pengetahuannya memang selalu menarik untuk disimak dengan sudut pandang estetika kekinian.

Pameran Outlandish menyajikan lukisan-lukisan abstrak dan abstraksi yang sejatinya membuka sudut pandang lain dari dua seniman muda yang mengunggah pengalaman personal mereka terhadap ruang-ruang  hingga menjadi gubahan-gubahan visual yang lirih, puitik bak syair rupa yang menggema di dinding rasa. Pameran dua seniman yang diberi tajuk Outlandish dikurasi oleh Danuh Tyas. 

Dua seniman muda ini masih membincangkan seni lukis sebenarnya, tetapi pada media yang tidak konvensional, yaitu, alumunium dan lembaran akrilik. Dua pengalaman berbeda dari dua individu yang berbeda karakter yang sama-sama membincangkan persoalan ‘ruang’ dalam seni lukis kontemporer, kita dan orang lain. 

“Ada hal baru lagi ketika medianya stainless plat pada pameran ini dalam soal garapan teknisnya. Cat di atas kanvas itu menambah lapisan kan, pada media ini saya bisa mengurangi. Dan garis-garis geometris itu jadi penanda ruang untuk apresiator dengan logika sebuah perspektif untuk kemudian mendapatkan pengertian tentang ruang di mana realitas itu dihadirkan,” jelas Restu saat ditemui di Lawangwangi Creative Space, Sabtu (13/4/2019).

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Lukisan-lukisan yang dibuat oleh Restu dilatarbelakangi oleh pengalaman personalnya berinteraksi dengan makro-kosmos di hutan dimana warna-warna dari kekayaan flora, cahaya, langit dan bunyi memikat dirinya untuk bercengekrama dengan semua itu.
Hal yang serupa dan unik juga melatarbelakangi gagasan artistik pada karya Rendy Raka Pramudya. Ruang menjadi persoalan bagi seorang Rendy dalam kesehariannya. Ia memiliki pengalaman unik dengan ruang tanpa cahaya. 

Ruang, laiknya sebuah kosmos yang multidimensional menantang Rendy untuk membangun gubahan rupa yang berlapis-lapis pada media plastik (acrylic sheet). Lapisan-lapisan itu laiknya sapuan cat akrilik di atas kanvas yang akan melebur menjadi bidang dwimatra, namun Rendy membongkar lapisan-lapisan itu menjadi ruang multidimensional.

"Ruang itu sesuatu yang bisa diisi. Saya percaya ada satu ruang yang tidak bisa dicapai oleh manusia. Nah saya ingin mengisi ruang itu dengan lukisan saya yang coba menghindari persepsi kita terhadap suatu objek atau bentuk,” terang Rendy.

Rendy dan Restu di dalam pameran Outlandish ini menyajikan lukisan-lukisan abstrak menggunakan material dan media yang tidak konvensional dalam tradisi seni lukis. Sebuah pameran yang secara khusus menunjukkan karya seni rupa kontemporer berbasis keberagaman medium di luar habitat awalnya. 


Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

 

BERITA TERKAIT


Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish
 

BERITA PILIHAN


Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

 

BERITA LAINNYA

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Pemprov Jabar Tidak Harus Membubarkan SMK yang Tidak Produktif
Minggu 21 Juli 2019


Piknik ke Taman Lalu Lintas Bandung, Ini Update Wahana Baru dan Harga Tiket
Minggu 21 Juli 2019 Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish PT PBB Siap Gunakan GBLA, Umuh: Masih Tunggu Perhitungan Biaya
Minggu 21 Juli 2019 Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish Info Kehilangan: Maman Pergi dari Rumah Sejak 3 Juli 2019
Minggu 21 Juli 2019 Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish Info Kehilangan: Maman Pergi dari Rumah Sejak 3 Juli 2019
Minggu 21 Juli 2019 Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish Tetap Sehat Saat Cuaca Dingin, Jaga Kelembapan Kulit dan Asam Lambung
Minggu 21 Juli 2019 Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish Penipuan Jual-Beli Online Menimpa Warga Kopo, Kawasaki ER-6N Raib Dibawa Kabur
Minggu 21 Juli 2019 Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

 

 

BERITA TERKAIT

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish
Selasa 16 April 2019, 16:27 WIB

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish
Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish


Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Dua puluh lukisan karya Restu Taufik Akbar dan Rendy Raka Pramudya yang dipamerkan di galeri Lawangwangi Creative Space, Bandung, mulai tanggal 13 April hingga 13 Mei 2019 mendatang, sama-sama membincangkan ruang-ruang yang typical, immaterial dan bahkan kosong untuk kemudian diisi dengan sajak garis, bidang dan warna yang saling tumpang-tindih.

Masing-masing seniman muda ini membaca ruang-ruang personal dengan sudut pandang yang berbeda, sehingga pengalaman mereka terhadap "ruang" dibagikan melalui karya mereka dalam pameran bertajuk Outlandish ini. Bagaimana karya lukisan abstrak menggunakan media yang luar biasa ini berbagi tentang pengertian ruang dan pengetahuannya memang selalu menarik untuk disimak dengan sudut pandang estetika kekinian.

Pameran Outlandish menyajikan lukisan-lukisan abstrak dan abstraksi yang sejatinya membuka sudut pandang lain dari dua seniman muda yang mengunggah pengalaman personal mereka terhadap ruang-ruang  hingga menjadi gubahan-gubahan visual yang lirih, puitik bak syair rupa yang menggema di dinding rasa. Pameran dua seniman yang diberi tajuk Outlandish dikurasi oleh Danuh Tyas. 

Dua seniman muda ini masih membincangkan seni lukis sebenarnya, tetapi pada media yang tidak konvensional, yaitu, alumunium dan lembaran akrilik. Dua pengalaman berbeda dari dua individu yang berbeda karakter yang sama-sama membincangkan persoalan ‘ruang’ dalam seni lukis kontemporer, kita dan orang lain. 

“Ada hal baru lagi ketika medianya stainless plat pada pameran ini dalam soal garapan teknisnya. Cat di atas kanvas itu menambah lapisan kan, pada media ini saya bisa mengurangi. Dan garis-garis geometris itu jadi penanda ruang untuk apresiator dengan logika sebuah perspektif untuk kemudian mendapatkan pengertian tentang ruang di mana realitas itu dihadirkan,” jelas Restu saat ditemui di Lawangwangi Creative Space, Sabtu (13/4/2019).

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Lukisan-lukisan yang dibuat oleh Restu dilatarbelakangi oleh pengalaman personalnya berinteraksi dengan makro-kosmos di hutan dimana warna-warna dari kekayaan flora, cahaya, langit dan bunyi memikat dirinya untuk bercengekrama dengan semua itu.
Hal yang serupa dan unik juga melatarbelakangi gagasan artistik pada karya Rendy Raka Pramudya. Ruang menjadi persoalan bagi seorang Rendy dalam kesehariannya. Ia memiliki pengalaman unik dengan ruang tanpa cahaya. 

Ruang, laiknya sebuah kosmos yang multidimensional menantang Rendy untuk membangun gubahan rupa yang berlapis-lapis pada media plastik (acrylic sheet). Lapisan-lapisan itu laiknya sapuan cat akrilik di atas kanvas yang akan melebur menjadi bidang dwimatra, namun Rendy membongkar lapisan-lapisan itu menjadi ruang multidimensional.

"Ruang itu sesuatu yang bisa diisi. Saya percaya ada satu ruang yang tidak bisa dicapai oleh manusia. Nah saya ingin mengisi ruang itu dengan lukisan saya yang coba menghindari persepsi kita terhadap suatu objek atau bentuk,” terang Rendy.

Rendy dan Restu di dalam pameran Outlandish ini menyajikan lukisan-lukisan abstrak menggunakan material dan media yang tidak konvensional dalam tradisi seni lukis. Sebuah pameran yang secara khusus menunjukkan karya seni rupa kontemporer berbasis keberagaman medium di luar habitat awalnya. 


 

BERITA LAINNYA



Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish

 

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Bincang Gubahan Ruang Puitik dalam Pameran Outlandish