BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau  




Minggu 21 Juli 2019

16:06 WIB

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
@prfmnews

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
PRFMNewsChannel

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
Minggu 13 Januari 2019, 07:48 WIB

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau




BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang beberapa alat pantau di sejumlah titik di Selat Sunda, seperti Pulau Sibesi, Ujung Kulon, dan Labuan. Alat ini berguna untuk memantau aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut.

"Pulau Sibesi merupakan pulau terdekat dengan Kompleks GAK (Gunung Anak Krakatau) yang saat ini bisa dijangkau untuk pemasangan alat. Pulau ini difungsikan sebagai buoy alam agar dapat memberikan rekonfirmasi lebih dini bahwa gelombang tsunami terjadi," papar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam siaran pers yang diterima PRFM, Minggu (13/1/2019).

Dwikorita menuturkan, agar pemantauan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut dilakukan secara maksimal, BMKG merekomendasikan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) khusus di sekitar GAK dan Ujung Kulon.

Selain itu, juga dilakukan penambahan instrumentasi dan fasilitas untuk pemantauan muka air laut, misalnya, Tide Gauge atau Sensor Water Level, Buoy, dan Radar Tsunami atau HF Radar.

“Penambahan peralatan tersebut untuk mempercepat pengiriman data hasil pengamatan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut yang terpantau. Dengan begitu, kita memiliki lebih banyak waktu untuk meminimalisir jumlah korban akibat gempa maupun tsunami di wilayah pesisir Selat Sunda,” tuturnya.

Dwikorita menambahkan, untuk mengantisipasi beredarnya berita hoax mengenai kondisi Selat Sunda, BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan cek dan kroscek informasi melalui kanal-kanal resmi milik BMKG.

“Jangan terpancing isu hoax, pantau terus info dari BMKG untuk update informasi kegempaan dan tsunami serta info prakiraan cuaca serta iklim. Sedangkan informasi mengenai erupsi gunung api dan zona rentan longsor masyarakat bisa memonitor Magma Indonesia,” imbuhnya.




BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

BERITA TERKAIT


BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
 

BERITA PILIHAN


BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

BERITA LAINNYA

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

Pemprov Jabar Tidak Harus Membubarkan SMK yang Tidak Produktif
Minggu 21 Juli 2019


Piknik ke Taman Lalu Lintas Bandung, Ini Update Wahana Baru dan Harga Tiket
Minggu 21 Juli 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau PT PBB Siap Gunakan GBLA, Umuh: Masih Tunggu Perhitungan Biaya
Minggu 21 Juli 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau Info Kehilangan: Maman Pergi dari Rumah Sejak 3 Juli 2019
Minggu 21 Juli 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau Info Kehilangan: Maman Pergi dari Rumah Sejak 3 Juli 2019
Minggu 21 Juli 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau Tetap Sehat Saat Cuaca Dingin, Jaga Kelembapan Kulit dan Asam Lambung
Minggu 21 Juli 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau Penipuan Jual-Beli Online Menimpa Warga Kopo, Kawasaki ER-6N Raib Dibawa Kabur
Minggu 21 Juli 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

 

BERITA TERKAIT

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
Minggu 13 Januari 2019, 07:48 WIB

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau


BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang beberapa alat pantau di sejumlah titik di Selat Sunda, seperti Pulau Sibesi, Ujung Kulon, dan Labuan. Alat ini berguna untuk memantau aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut.

"Pulau Sibesi merupakan pulau terdekat dengan Kompleks GAK (Gunung Anak Krakatau) yang saat ini bisa dijangkau untuk pemasangan alat. Pulau ini difungsikan sebagai buoy alam agar dapat memberikan rekonfirmasi lebih dini bahwa gelombang tsunami terjadi," papar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam siaran pers yang diterima PRFM, Minggu (13/1/2019).

Dwikorita menuturkan, agar pemantauan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut dilakukan secara maksimal, BMKG merekomendasikan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) khusus di sekitar GAK dan Ujung Kulon.

Selain itu, juga dilakukan penambahan instrumentasi dan fasilitas untuk pemantauan muka air laut, misalnya, Tide Gauge atau Sensor Water Level, Buoy, dan Radar Tsunami atau HF Radar.

“Penambahan peralatan tersebut untuk mempercepat pengiriman data hasil pengamatan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut yang terpantau. Dengan begitu, kita memiliki lebih banyak waktu untuk meminimalisir jumlah korban akibat gempa maupun tsunami di wilayah pesisir Selat Sunda,” tuturnya.

Dwikorita menambahkan, untuk mengantisipasi beredarnya berita hoax mengenai kondisi Selat Sunda, BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan cek dan kroscek informasi melalui kanal-kanal resmi milik BMKG.

“Jangan terpancing isu hoax, pantau terus info dari BMKG untuk update informasi kegempaan dan tsunami serta info prakiraan cuaca serta iklim. Sedangkan informasi mengenai erupsi gunung api dan zona rentan longsor masyarakat bisa memonitor Magma Indonesia,” imbuhnya.




 

BERITA LAINNYA



BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau