BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau  




Rabu 27 Maret 2019

03:50 WIB

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
@prfmnews

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
PRFMNewsChannel

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
Minggu 13 Januari 2019, 07:48 WIB

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau




BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang beberapa alat pantau di sejumlah titik di Selat Sunda, seperti Pulau Sibesi, Ujung Kulon, dan Labuan. Alat ini berguna untuk memantau aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut.

"Pulau Sibesi merupakan pulau terdekat dengan Kompleks GAK (Gunung Anak Krakatau) yang saat ini bisa dijangkau untuk pemasangan alat. Pulau ini difungsikan sebagai buoy alam agar dapat memberikan rekonfirmasi lebih dini bahwa gelombang tsunami terjadi," papar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam siaran pers yang diterima PRFM, Minggu (13/1/2019).

Dwikorita menuturkan, agar pemantauan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut dilakukan secara maksimal, BMKG merekomendasikan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) khusus di sekitar GAK dan Ujung Kulon.

Selain itu, juga dilakukan penambahan instrumentasi dan fasilitas untuk pemantauan muka air laut, misalnya, Tide Gauge atau Sensor Water Level, Buoy, dan Radar Tsunami atau HF Radar.

“Penambahan peralatan tersebut untuk mempercepat pengiriman data hasil pengamatan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut yang terpantau. Dengan begitu, kita memiliki lebih banyak waktu untuk meminimalisir jumlah korban akibat gempa maupun tsunami di wilayah pesisir Selat Sunda,” tuturnya.

Dwikorita menambahkan, untuk mengantisipasi beredarnya berita hoax mengenai kondisi Selat Sunda, BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan cek dan kroscek informasi melalui kanal-kanal resmi milik BMKG.

“Jangan terpancing isu hoax, pantau terus info dari BMKG untuk update informasi kegempaan dan tsunami serta info prakiraan cuaca serta iklim. Sedangkan informasi mengenai erupsi gunung api dan zona rentan longsor masyarakat bisa memonitor Magma Indonesia,” imbuhnya.




BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

BERITA TERKAIT


BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
 

BERITA PILIHAN


BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

BERITA LAINNYA

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

Jika Tak Melanggar, Kasatpol PP Kota Bandung Bisa Dari Tentara Atau Polisi
Selasa 26 Maret 2019


Jembatan Pasirhonje Amblas, Akses Menuju Desa di Ciwidey Terputus
Selasa 26 Maret 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau Revisi Perda Perlindungan Anak Disampaikan ke Dewan Bulan April
Selasa 26 Maret 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau Calon Jemaah yang Sudah Pernah Berhaji Harus Bayar Visa Progresif
Selasa 26 Maret 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau Calon Jemaah yang Sudah Pernah Berhaji Harus Bayar Visa Progresif
Selasa 26 Maret 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau "Kang Pisman" Jadi Rel Utama Atasi Persoalan Sampah di Bandung
Senin 25 Maret 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau 23% Warga Bandung Ditargetkan Pakai Transportasi Umum di Akhir Tahun Ini
Senin 25 Maret 2019 BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

 

BERITA TERKAIT

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
Minggu 13 Januari 2019, 07:48 WIB

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau
BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau


BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memasang beberapa alat pantau di sejumlah titik di Selat Sunda, seperti Pulau Sibesi, Ujung Kulon, dan Labuan. Alat ini berguna untuk memantau aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut.

"Pulau Sibesi merupakan pulau terdekat dengan Kompleks GAK (Gunung Anak Krakatau) yang saat ini bisa dijangkau untuk pemasangan alat. Pulau ini difungsikan sebagai buoy alam agar dapat memberikan rekonfirmasi lebih dini bahwa gelombang tsunami terjadi," papar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam siaran pers yang diterima PRFM, Minggu (13/1/2019).

Dwikorita menuturkan, agar pemantauan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut dilakukan secara maksimal, BMKG merekomendasikan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) khusus di sekitar GAK dan Ujung Kulon.

Selain itu, juga dilakukan penambahan instrumentasi dan fasilitas untuk pemantauan muka air laut, misalnya, Tide Gauge atau Sensor Water Level, Buoy, dan Radar Tsunami atau HF Radar.

“Penambahan peralatan tersebut untuk mempercepat pengiriman data hasil pengamatan aktivitas kegempaan dan fluktuasi muka air laut yang terpantau. Dengan begitu, kita memiliki lebih banyak waktu untuk meminimalisir jumlah korban akibat gempa maupun tsunami di wilayah pesisir Selat Sunda,” tuturnya.

Dwikorita menambahkan, untuk mengantisipasi beredarnya berita hoax mengenai kondisi Selat Sunda, BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan cek dan kroscek informasi melalui kanal-kanal resmi milik BMKG.

“Jangan terpancing isu hoax, pantau terus info dari BMKG untuk update informasi kegempaan dan tsunami serta info prakiraan cuaca serta iklim. Sedangkan informasi mengenai erupsi gunung api dan zona rentan longsor masyarakat bisa memonitor Magma Indonesia,” imbuhnya.




 

BERITA LAINNYA



BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau

 

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

BMKG Rekomendasikan Bangun Base Transceiver Station di Sekitar Anak Krakatau