BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami  




Jumat 23 Agustus 2019

22:13 WIB

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami
@prfmnews

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami
PRFMNewsChannel

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami
Rabu 17 Juli 2019, 21:48 WIB

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami
BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami




BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Rizky Perdana - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Pesisir selatan Jawa Barat akan menjadi salah satu lokasi ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam waktu dekat.

Ekspedisi tersebut adalah sebuah program untuk menilai sejauh mana kesiapsiagaan suatu desa ketika menghadapi bencana tsunami yang bisa terjadi kapanpun. Terlebih lagi di sepanjang garis pantai selatan Pulau Jawa memang rawan tsunami karena terdapat megathrust atau zona tektonik sekitar 200-300 kilometer dari pesisir yang memicu tsunami.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan program ekspedisi ini hanya permulaan dalam menilai ketangguhan bencana masing-masing desa. Pihaknya menargetkan dalam lima tahun semua desa di Indonesia berpredikat tangguh bencana.

"Ini baru awal untuk menilai ketangguhan masing-masing desa. Sehingga paling tidak kita dalam lima tahun bisa mendapatkan hasil yang maksimal, dan setiap tahun mereka harus intervensi terus," ujar Lilik dalam Rapat Penajaman Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami Segmen Jawa Barat, di Aula BPBD Jawa Barat, Bandung, Rabu (17/7/2019).

Satu di antara indikator sebuah desa dinyatakan tangguh bencana tsunami adalah ketika warganya memahami apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri ketika bencana datang. Karakteristik budaya lokal yang berbeda-beda setiap desa akan menjadi tantangan BNPB dalam menyosialisasikan edukasi mitigasi bencana.

Oleh karena itu pihaknya akan melakukan pendekatan sosialisasi melalui kearifan lokal dibalut kesenian dan film edukasi yang dijelaskan oleh para pakar kebencanaan dalam kegiatan "panggung ekspedisi".

"Ada budaya-budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat, karena itu kita akan tingkatkan dengan panggung ekspedisi yaitu menyosialisasikan ke masyarakat dengan kesenian film, edukasi dan penjelasan para pakar," tambahnya.

Selain itu, penguatan aparatur desa, Kemendagri, sosialisasi dari BMKG hingga Badan Standarisasi Nasional juga akan ikut serta mengikuti ekspedisi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat desa.

Begitu pula soal memaksimalkan dana desa untuk penanggulangan bencana, sebab selama ini menurutnya dana desa lebih banyak digunakan untuk infrastruktur. "Padahal bisa digunakan juga untuk penanggulangan bencana. Nanti kita nilai ketangguhan masing-masing desa dengan satu modul itu penilaian ketangguhan desa sehingga masing-masing desa diharapkan punya raport ketangguhan," tuturnya.

Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami dilakukan dengan menyusuri desa-desa rawan tsunami di pesisir selatan Jawa, mulai dari Banyuwangi Jawa Timur hingga Anyer Banten. Berlangsung selama 34 hari, mulai 12 Juli hingga 17 Agustus 2019.

Khusus Jawa Barat rencananya dimulai 2 sampai 11 Agustus 2019 dengan menyasar lima kabupaten di pesisir yaitu Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi.







BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami




 

BERITA TERKAIT


BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami
 

BERITA PILIHAN


BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

 

BERITA LAINNYA

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

Diduga Beri Miras Kepada Mahasiswa Papua, Kapolsek Sukajadi Dimutasi
Jumat 23 Agustus 2019


Lawan Persebaya, Persija Tak Masalah Tanpa Bruno Matos
Jumat 23 Agustus 2019 BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
Jumat 23 Agustus 2019 BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami Kopi dan Cerita Perjalanan
Jumat 23 Agustus 2019 BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami Uu Minta Koperasi dan UMKM Gandeng Generasi Muda
Jumat 23 Agustus 2019 BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami Siapkan Rp 778 Milyar, Pemprov Jabar Berencana Gratiskan SPP SMA dan SMK
Jumat 23 Agustus 2019 BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami Save Our Soccer: Hati-Hati Janji Manis Caketum PSSI
Jumat 23 Agustus 2019 BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

 

 

BERITA TERKAIT

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami
Rabu 17 Juli 2019, 21:48 WIB

BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami
BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami


BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Rizky Perdana - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Pesisir selatan Jawa Barat akan menjadi salah satu lokasi ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam waktu dekat.

Ekspedisi tersebut adalah sebuah program untuk menilai sejauh mana kesiapsiagaan suatu desa ketika menghadapi bencana tsunami yang bisa terjadi kapanpun. Terlebih lagi di sepanjang garis pantai selatan Pulau Jawa memang rawan tsunami karena terdapat megathrust atau zona tektonik sekitar 200-300 kilometer dari pesisir yang memicu tsunami.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan program ekspedisi ini hanya permulaan dalam menilai ketangguhan bencana masing-masing desa. Pihaknya menargetkan dalam lima tahun semua desa di Indonesia berpredikat tangguh bencana.

"Ini baru awal untuk menilai ketangguhan masing-masing desa. Sehingga paling tidak kita dalam lima tahun bisa mendapatkan hasil yang maksimal, dan setiap tahun mereka harus intervensi terus," ujar Lilik dalam Rapat Penajaman Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami Segmen Jawa Barat, di Aula BPBD Jawa Barat, Bandung, Rabu (17/7/2019).

Satu di antara indikator sebuah desa dinyatakan tangguh bencana tsunami adalah ketika warganya memahami apa yang harus dilakukan untuk menyelamatkan diri ketika bencana datang. Karakteristik budaya lokal yang berbeda-beda setiap desa akan menjadi tantangan BNPB dalam menyosialisasikan edukasi mitigasi bencana.

Oleh karena itu pihaknya akan melakukan pendekatan sosialisasi melalui kearifan lokal dibalut kesenian dan film edukasi yang dijelaskan oleh para pakar kebencanaan dalam kegiatan "panggung ekspedisi".

"Ada budaya-budaya lokal yang dimiliki oleh masyarakat, karena itu kita akan tingkatkan dengan panggung ekspedisi yaitu menyosialisasikan ke masyarakat dengan kesenian film, edukasi dan penjelasan para pakar," tambahnya.

Selain itu, penguatan aparatur desa, Kemendagri, sosialisasi dari BMKG hingga Badan Standarisasi Nasional juga akan ikut serta mengikuti ekspedisi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat desa.

Begitu pula soal memaksimalkan dana desa untuk penanggulangan bencana, sebab selama ini menurutnya dana desa lebih banyak digunakan untuk infrastruktur. "Padahal bisa digunakan juga untuk penanggulangan bencana. Nanti kita nilai ketangguhan masing-masing desa dengan satu modul itu penilaian ketangguhan desa sehingga masing-masing desa diharapkan punya raport ketangguhan," tuturnya.

Ekspedisi Desa Tangguh Bencana Tsunami dilakukan dengan menyusuri desa-desa rawan tsunami di pesisir selatan Jawa, mulai dari Banyuwangi Jawa Timur hingga Anyer Banten. Berlangsung selama 34 hari, mulai 12 Juli hingga 17 Agustus 2019.

Khusus Jawa Barat rencananya dimulai 2 sampai 11 Agustus 2019 dengan menyasar lima kabupaten di pesisir yaitu Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi.






 

BERITA LAINNYA



BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

Kopi dan Cerita Perjalanan
Jumat 23 Agustus 2019
Komunitas


BNPB Targetkan 5 Tahun Seluruh Desa Tangguh Bencana Tsunami

Uu Minta Koperasi dan UMKM Gandeng Generasi Muda
Jumat 23 Agustus 2019
Jawa Barat