BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan  




Jumat 23 Agustus 2019

23:20 WIB

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan
@prfmnews

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan
PRFMNewsChannel

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan
Rabu 17 Juli 2019, 13:43 WIB
Jawa Barat

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan
BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan




BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : Pikiran Rakyat/dok

BANDUNG, (PRFM) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) dari 27 kabupate/kota se-Jawa Barat sepakat untuk mengajukan penerbitan surat darurat siaga kekeringan oleh kepala daerah di setiap 27 kabupaten/kota se-Jabar. Pengajuan itu berdasarkan penyampaian BMKG pada saat rapat koordinasi 16 Juli 2019 kemarin yang menyebut kekeringan yang saat ini terjadi di Jawa Barat merupakan hari tanpa hujan.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat,‎‎ Budiman Wahyu mengatakan, pemberlakuan kesiapsiagaan bencana kekeringan ini mulai dari 1 Agustus hingga 31 Oktober 2019. Karenanya, BPBD Provinsi Jawa Barat pun mendorong gubernur untuk segera menerbitkan surat siaga darurat kekeringan.

"Kita mengharapkan untuk Provinsi Jawa Barat khususnya untuk kita menetapkan siaga darurat pada di awal Agustus tanggal 1 sampai dengan 31 oktober 2019," kata Budiman saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (17/7/2019).

Dengan penetapan status siaga ini BPBD berharap seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat menyiapkan SDM untuk dapat membatu masyarakat yang terdampak kekeringan. Selain itu, warga Jawa Barat pun harus terus waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan yang mungkin terjadi saat musim kemarau ini.

"Kita harapkan dari penetapan status siaga kekeringan ini diharapkan terutama kabupaten kota bisa menyiapkan sumber daya yang ada di kabupaten kota untuk dapat membatu masyarakat khususnya dalam penyediaan air bersih dan kekeringan lahan serta waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.

Hingga 17 Juli 2019, dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, terdapat 13 kabupaten yang telah menyampaikan keterangan resmi terkait dengan kekeringan yang melanda. Tercatat lahan yang mengalami kekeringan di seluruh provinsi Jawa Barat mencapai 14.404 hektare. Disamping itu, 14.795 Kepala Keluarga (KK) di Jawa Barat pun kesulitan mendapat air bersih.

"Per tanggal 17  juli 2019 kabupaten yang terdampak di jawa barat dari 27 kabupaten/kota yang ada itu ada 13 kabupaten yang melaporkan secara resmi menyampaikan ke BPBD jawa barat dengan jumlah  KK yang terdampak sekitar 14.795 KK. Dari hal tersebut memang yang terdampak di lahan kekeringan itu sebanyak 14.404 hektare," tandasnya.







BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan




 

BERITA TERKAIT


BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan
 

BERITA PILIHAN


BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

 

BERITA LAINNYA

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Diduga Beri Miras Kepada Mahasiswa Papua, Kapolsek Sukajadi Dimutasi
Jumat 23 Agustus 2019


Lawan Persebaya, Persija Tak Masalah Tanpa Bruno Matos
Jumat 23 Agustus 2019 BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
Jumat 23 Agustus 2019 BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan Kopi dan Cerita Perjalanan
Jumat 23 Agustus 2019 BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan Siapkan Rp 778 Milyar, Pemprov Jabar Berencana Gratiskan SPP SMA dan SMK
Jumat 23 Agustus 2019 BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan Save Our Soccer: Hati-Hati Janji Manis Caketum PSSI
Jumat 23 Agustus 2019 BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan Kopi Kabupaten Bandung Semakin Dikenal Pasar Internasional
Jumat 23 Agustus 2019 BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

 

 

BERITA TERKAIT


BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan
Rabu 17 Juli 2019, 13:43 WIB
Jawa Barat

BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan
BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan


BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : Pikiran Rakyat/dok


BANDUNG, (PRFM) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) dari 27 kabupate/kota se-Jawa Barat sepakat untuk mengajukan penerbitan surat darurat siaga kekeringan oleh kepala daerah di setiap 27 kabupaten/kota se-Jabar. Pengajuan itu berdasarkan penyampaian BMKG pada saat rapat koordinasi 16 Juli 2019 kemarin yang menyebut kekeringan yang saat ini terjadi di Jawa Barat merupakan hari tanpa hujan.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat,‎‎ Budiman Wahyu mengatakan, pemberlakuan kesiapsiagaan bencana kekeringan ini mulai dari 1 Agustus hingga 31 Oktober 2019. Karenanya, BPBD Provinsi Jawa Barat pun mendorong gubernur untuk segera menerbitkan surat siaga darurat kekeringan.

"Kita mengharapkan untuk Provinsi Jawa Barat khususnya untuk kita menetapkan siaga darurat pada di awal Agustus tanggal 1 sampai dengan 31 oktober 2019," kata Budiman saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Rabu (17/7/2019).

Dengan penetapan status siaga ini BPBD berharap seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat menyiapkan SDM untuk dapat membatu masyarakat yang terdampak kekeringan. Selain itu, warga Jawa Barat pun harus terus waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan yang mungkin terjadi saat musim kemarau ini.

"Kita harapkan dari penetapan status siaga kekeringan ini diharapkan terutama kabupaten kota bisa menyiapkan sumber daya yang ada di kabupaten kota untuk dapat membatu masyarakat khususnya dalam penyediaan air bersih dan kekeringan lahan serta waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.

Hingga 17 Juli 2019, dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, terdapat 13 kabupaten yang telah menyampaikan keterangan resmi terkait dengan kekeringan yang melanda. Tercatat lahan yang mengalami kekeringan di seluruh provinsi Jawa Barat mencapai 14.404 hektare. Disamping itu, 14.795 Kepala Keluarga (KK) di Jawa Barat pun kesulitan mendapat air bersih.

"Per tanggal 17  juli 2019 kabupaten yang terdampak di jawa barat dari 27 kabupaten/kota yang ada itu ada 13 kabupaten yang melaporkan secara resmi menyampaikan ke BPBD jawa barat dengan jumlah  KK yang terdampak sekitar 14.795 KK. Dari hal tersebut memang yang terdampak di lahan kekeringan itu sebanyak 14.404 hektare," tandasnya.






 

BERITA LAINNYA



BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Kopi dan Cerita Perjalanan
Jumat 23 Agustus 2019
Komunitas


BPBD se-Jabar Sepakat Ajukan Penerbitan Status Siaga Kekeringan

Save Our Soccer: Hati-Hati Janji Manis Caketum PSSI
Jumat 23 Agustus 2019
Calon Ketua Umum PSSI 2020