Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional  




Senin 26 Agustus 2019

03:55 WIB

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional
@prfmnews

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional
PRFMNewsChannel

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional
Senin 22 April 2019, 18:07 WIB

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional
Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional




Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : GNFI

BANDUNG,(PRFM) - Dari mata turun ke hati. Mungkin peribahasa itulah yang menggambarkan bagaimana seorang Tirta Trinanda bisa menggeluti dunia fotografi.

Tirta, mulai tertarik dengan kamera pada tahun 2003. Bermula dari suka pada bentuk kamera, dirinya justru jatuh cinta pada hasil karya fotografi.

"Saya mulai aktif di fotografi mulai 2003. Awalnya banget suka sama fisik kamera. Jadi saya lihat fisik kamera sudah tertarik terus pas saya lihat itu (kamera) terus coba motret-motret wah makin suka langsung dari situ mulai aktif mulai rutin motret," ucap Tirta saat berbincang ringan dengan PRFM di sambungan telepon, Senin (22/4/2019).

Di tahun 2003, Tirta masih berstatus sebagai seorang mahasiswa. Di kala itu, dia masih menggunakan kamera analog yang sangat identik dengan roll film.

Tirta mengaku, tidak sulit mencari rol film hanya saja dirinya beralih ke digital agar sering motret, waktu itu kamera digital pertamanya adalah jenis pocket kamera.

"Kalau pake analog lebih terbatas sama kita bikin hati-hati untuk memotret," ujarnya.

Meski mencintai kamera analog, di tahun 2003 tersebut Tirta harus menyesuaikan zaman. Dirinya pun mulai merambah ke kamera digital yang hingga saat ini.

Banyak jenis karya fotografi. Namun Tirta lebih menyukai jenis foto-foto bernilai dokumenter, dan street photography.

"Saya pribadi dari hati lebih suka seperti itu," imbuhnya.

Karya-karya Tirta sudah diakui dunia. Bahkan, salah satu foto jepretan Tirta masuk 20 besar ajang fotografi internasional bertajuk Street Life.

Di ajang tersebut Tirta bersanding dengan para fotografer lainnya dari seluruh dunia, yang terdiri dari banyak sekali peserta. Jepretan Tirta terpilih di 20 besar berkat foto transaksi pasar antara penjual dan pembeli.

"Yang berkesan yang 20 besar di lomba foto di Amerika yang Life Framer yang mengadakan sama juri David Alan Harvey dari Magnum Photos," paparnya.

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Foto : Jepretan Tirta yang masuk 20 besar  ajang fotografi internasional bertajuk Street Life yang digelar Life Framer.
Meski pengharagaan internasional sudah didapat, Tirta dengan tegas tidak akan berhenti belajar. Dirinya mengaku akan terus mengeksplor kemampuan fotografi dirinya.

Fotografi kini banyak digandrungi. Tua, muda, pria, wanita, semua menyukai fotografi.


Tirta menegaskan, untuk menggali kemampuan fotografi tidak perlu terpaku pada jenis kamera. Menurutnya, kamara apapun, termasuk kamaera pada smartphone masa kini sudah sangat mumpuni untuk digunakan.

"Adanya cuma HP? pakai saja dulu HP karena sama saja. Terus jangan membatasi diri sama genre-genre. Jadi kalau kamu suka motret ya potret saja dan jangan lupa belajar," tegasnya.





Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional




 

BERITA TERKAIT


Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional
 

BERITA PILIHAN


Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

 

BERITA LAINNYA

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Secara Mengejutkan Persela Mampu Gilas Persikabo 6-1
Minggu 25 Agustus 2019


Alex Rins Juara MotoGP Inggris Setelah Kalahkan Marquez di Tikungan Akhir
Minggu 25 Agustus 2019 Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional Persib Tertinggal Satu Gol oleh Badak Lampung di Babak Pertama
Minggu 25 Agustus 2019 Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional PKL Cicadas yang Sudah Ditata Merasa Asing dan Kepanasan
Minggu 25 Agustus 2019 Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional PKL Cicadas yang Sudah Ditata Merasa Asing dan Kepanasan
Minggu 25 Agustus 2019 Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional Tanpa Ezechiel, Hariono dan Febri, Ini Starting Persib vs Badak Lampung
Minggu 25 Agustus 2019 Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional Tanpa Ezechiel, Hariono dan Febri, Ini Starting Persib vs Badak Lampung
Minggu 25 Agustus 2019 Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

 

 

BERITA TERKAIT

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional
Senin 22 April 2019, 18:07 WIB

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional
Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional


Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : GNFI


BANDUNG,(PRFM) - Dari mata turun ke hati. Mungkin peribahasa itulah yang menggambarkan bagaimana seorang Tirta Trinanda bisa menggeluti dunia fotografi.

Tirta, mulai tertarik dengan kamera pada tahun 2003. Bermula dari suka pada bentuk kamera, dirinya justru jatuh cinta pada hasil karya fotografi.

"Saya mulai aktif di fotografi mulai 2003. Awalnya banget suka sama fisik kamera. Jadi saya lihat fisik kamera sudah tertarik terus pas saya lihat itu (kamera) terus coba motret-motret wah makin suka langsung dari situ mulai aktif mulai rutin motret," ucap Tirta saat berbincang ringan dengan PRFM di sambungan telepon, Senin (22/4/2019).

Di tahun 2003, Tirta masih berstatus sebagai seorang mahasiswa. Di kala itu, dia masih menggunakan kamera analog yang sangat identik dengan roll film.

Tirta mengaku, tidak sulit mencari rol film hanya saja dirinya beralih ke digital agar sering motret, waktu itu kamera digital pertamanya adalah jenis pocket kamera.

"Kalau pake analog lebih terbatas sama kita bikin hati-hati untuk memotret," ujarnya.

Meski mencintai kamera analog, di tahun 2003 tersebut Tirta harus menyesuaikan zaman. Dirinya pun mulai merambah ke kamera digital yang hingga saat ini.

Banyak jenis karya fotografi. Namun Tirta lebih menyukai jenis foto-foto bernilai dokumenter, dan street photography.

"Saya pribadi dari hati lebih suka seperti itu," imbuhnya.

Karya-karya Tirta sudah diakui dunia. Bahkan, salah satu foto jepretan Tirta masuk 20 besar ajang fotografi internasional bertajuk Street Life.

Di ajang tersebut Tirta bersanding dengan para fotografer lainnya dari seluruh dunia, yang terdiri dari banyak sekali peserta. Jepretan Tirta terpilih di 20 besar berkat foto transaksi pasar antara penjual dan pembeli.

"Yang berkesan yang 20 besar di lomba foto di Amerika yang Life Framer yang mengadakan sama juri David Alan Harvey dari Magnum Photos," paparnya.

Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Foto : Jepretan Tirta yang masuk 20 besar  ajang fotografi internasional bertajuk Street Life yang digelar Life Framer.
Meski pengharagaan internasional sudah didapat, Tirta dengan tegas tidak akan berhenti belajar. Dirinya mengaku akan terus mengeksplor kemampuan fotografi dirinya.

Fotografi kini banyak digandrungi. Tua, muda, pria, wanita, semua menyukai fotografi.


Tirta menegaskan, untuk menggali kemampuan fotografi tidak perlu terpaku pada jenis kamera. Menurutnya, kamara apapun, termasuk kamaera pada smartphone masa kini sudah sangat mumpuni untuk digunakan.

"Adanya cuma HP? pakai saja dulu HP karena sama saja. Terus jangan membatasi diri sama genre-genre. Jadi kalau kamu suka motret ya potret saja dan jangan lupa belajar," tegasnya.





 

BERITA LAINNYA



Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

Secara Mengejutkan Persela Mampu Gilas Persikabo 6-1
Minggu 25 Agustus 2019
Liga 1 2019


Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

PKL Cicadas yang Sudah Ditata Merasa Asing dan Kepanasan
Minggu 25 Agustus 2019
Penataan PKL Cicadas


Dari Cinta Pada Kamera, Tirta Raih Penghargaan Fotografi Internasional

PKL Cicadas yang Sudah Ditata Merasa Asing dan Kepanasan
Minggu 25 Agustus 2019
Penataan PKL Cicadas