Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018  




Kamis 21 Februari 2019

13:12 WIB

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018
@prfmnews

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018
PRFMNewsChannel

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018
Selasa 15 Mei 2018, 18:56 WIB

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018
Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018




Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Sesi penutupan Debat Publik pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 diwarnai protes keras dari pendukung pasangan "Hasanah", setelah Paslon nomor urut 3, Sudrajat-Syaikhu (Asyik) menyinggung isu 2019 Ganti Presiden.

Cagub - Cawagub nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi tampak berusaha tidak terpengaruh oleh kondisi ricuh, padahal keduanya sempat kesulitan menyampaikan pernyataan terakhirnya sebagai calon pemimpin Jawa Barat.

Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi tampak bertindak dengan mengeluarkan jurus nyelenehnya, berbalas pantun yang "tidak nyambung" satu sama lain. Lontaran pantun itupun sempat disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.

"Saya serahkan ke Pak Dedi, tapi saya hanya pembuka saja.... "Ikan tongkol...," ucap Demiz, seraya mempersilahkan Dedi Mulyadi untuk melanjutkan pantunnya.

Namun, Dedi menyambut pantun itu dengan ungkapan yang bercampur dengan bahasa Sunda, serta irama pantun yang berbeda pula.

"... Gunung kudu awian, lengkob kudu balongan, lebak kudu sawahan, kami menyelesaikan problem para petani dan buruh tani. Kami menyelesaikan problem lingkungan dan kami menyelesaikan seluruh penebangan liar," lanjut Demiz, ditimpali Dedi Mulyadi diwarnai kiasan bahasa Sunda.

Saat suasana masih ricuh, Demiz sempat menolak menyampaikan pernyataan penutupnya. "Tidak perlu, saya kira tidak perlu kalau situasinya seperti ini," kata Demiz kepada MC, Alfito Dinova Ginting dan Anisa Dasuki.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pun naik panggung untuk menenangkan massa. Ia menegaskan bahwa pernyataan dan sikap pasangan "Asyik" akan diselesaikan oleh KPU dan Bawaslu di luar forum debat.

"Bapak ibu kita selesaikan nanti di luar forum ini, kita ada Bawaslu, tolong kepada masing-masing tim sukses untuk bisa menahan diri, nanti kita selesaikan melalui jalur yang benar," tegas Yayat.

Namun massa tetap ricuh, diwarnai sikap protes terkait pernyataan dan sikap calon yang menjanjikan siap mengganti Presiden RI di 2019 nanti, jika mereka terpilih jadi gubernur-wakil gubernur Jawa Barat.

Meski pembawa acara tak henti mengingatkan agar tertib, tetapi massa tetap melontarkan teriakan-teriakan kekecewaan. Menghadapi situasi itu, pasangan calon nomor 2 TB Hasanuddin-Anton Charliyan juga turut menenangkan massa pendukungnya.

"Walaupun ini bukan suasana pilpres, tapi semua harap tenang. Biarkan Ketua KPU menyelesaikan ini," tegas TB, yang kemudian disusul oleh Anton Charliyan untuk menenangkan massa.



Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

 

BERITA TERKAIT


Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018
 

BERITA PILIHAN


Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

 

BERITA LAINNYA

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Ada 5,5 Juta Buku Impor di Bazar BBW 1-11 Maret 2019
Rabu 20 Februari 2019


Kodam III/Siliwangi Terus Berupaya Sukseskan Citarum Harum
Selasa 19 Februari 2019 Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018 Masalah Utama Citarum Adalah Sampah
Selasa 19 Februari 2019 Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018 Info Pemadaman Listrik Baleendah 19 Februari Besok
Senin 18 Februari 2019 Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018 Usai Operasi, Sunarti Dianjurkan Konsumsi Nutrisi Cair Selama Dua Pekan
Senin 18 Februari 2019 Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018 Tim Dokter RSHS Berhasil Perkecil Lambung Warga Obesitas Asal Karawang
Senin 18 Februari 2019 Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018 Relawan Prabowo-Sandi Ingin KPU Lebih Tegas Soal Tata Tertib Debat
Senin 18 Februari 2019 Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

 

 

BERITA TERKAIT

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018 Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018
Selasa 15 Mei 2018, 18:56 WIB

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018
Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018


Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Sesi penutupan Debat Publik pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 2018 diwarnai protes keras dari pendukung pasangan "Hasanah", setelah Paslon nomor urut 3, Sudrajat-Syaikhu (Asyik) menyinggung isu 2019 Ganti Presiden.

Cagub - Cawagub nomor urut 4, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi tampak berusaha tidak terpengaruh oleh kondisi ricuh, padahal keduanya sempat kesulitan menyampaikan pernyataan terakhirnya sebagai calon pemimpin Jawa Barat.

Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi tampak bertindak dengan mengeluarkan jurus nyelenehnya, berbalas pantun yang "tidak nyambung" satu sama lain. Lontaran pantun itupun sempat disambut tawa dan tepuk tangan para hadirin.

"Saya serahkan ke Pak Dedi, tapi saya hanya pembuka saja.... "Ikan tongkol...," ucap Demiz, seraya mempersilahkan Dedi Mulyadi untuk melanjutkan pantunnya.

Namun, Dedi menyambut pantun itu dengan ungkapan yang bercampur dengan bahasa Sunda, serta irama pantun yang berbeda pula.

"... Gunung kudu awian, lengkob kudu balongan, lebak kudu sawahan, kami menyelesaikan problem para petani dan buruh tani. Kami menyelesaikan problem lingkungan dan kami menyelesaikan seluruh penebangan liar," lanjut Demiz, ditimpali Dedi Mulyadi diwarnai kiasan bahasa Sunda.

Saat suasana masih ricuh, Demiz sempat menolak menyampaikan pernyataan penutupnya. "Tidak perlu, saya kira tidak perlu kalau situasinya seperti ini," kata Demiz kepada MC, Alfito Dinova Ginting dan Anisa Dasuki.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pun naik panggung untuk menenangkan massa. Ia menegaskan bahwa pernyataan dan sikap pasangan "Asyik" akan diselesaikan oleh KPU dan Bawaslu di luar forum debat.

"Bapak ibu kita selesaikan nanti di luar forum ini, kita ada Bawaslu, tolong kepada masing-masing tim sukses untuk bisa menahan diri, nanti kita selesaikan melalui jalur yang benar," tegas Yayat.

Namun massa tetap ricuh, diwarnai sikap protes terkait pernyataan dan sikap calon yang menjanjikan siap mengganti Presiden RI di 2019 nanti, jika mereka terpilih jadi gubernur-wakil gubernur Jawa Barat.

Meski pembawa acara tak henti mengingatkan agar tertib, tetapi massa tetap melontarkan teriakan-teriakan kekecewaan. Menghadapi situasi itu, pasangan calon nomor 2 TB Hasanuddin-Anton Charliyan juga turut menenangkan massa pendukungnya.

"Walaupun ini bukan suasana pilpres, tapi semua harap tenang. Biarkan Ketua KPU menyelesaikan ini," tegas TB, yang kemudian disusul oleh Anton Charliyan untuk menenangkan massa.



 

BERITA LAINNYA



Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Masalah Utama Citarum Adalah Sampah
Selasa 19 Februari 2019
Citarum Harum


Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Info Pemadaman Listrik Baleendah 19 Februari Besok
Senin 18 Februari 2019
Kabupaten Bandung


Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018

 

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Deddy-Dedi Cairkan Suasana Ricuh di Debat Cagub-Cawagub Jabar 2018