Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian  




Senin 10 Desember 2018

21:19 WIB

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
@prfmnews

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
PRFMNewsChannel

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
Senin 16 April 2018, 18:30 WIB
Pilgub Jabar 2018

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian




Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Rilis

BANDUNG, (PRFM) - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar prioritaskan penyediaan air baku, air bersih dan irigasi untuk sektor pertanian. Deddy mengatakan ketiga hal tersebut merupakan kebutuhan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 


"Penyediaan irigasi dan air baku yang bisa diminum di daerah rawan air sangat penting, sehingga itu menjadi visi kita dan salah satu program prioritas. Termasuk juga penyediaan bahan makanan dan juga makanan tambahan bergizi di daerah rawan pangan dan penyandang gizi buruk," jelas Deddy kepada wartawan, Senin (16/4)/2018). 


Menurutnya penyediaan air baku dan irigasi merupakan hal yang sangat penting. Terlebih saat ini pun masih banyak daerah yang belum mendapatkan penyediaan air bersih dan irigasi. 


"Kita mendorong bagaimana irigasi bisa optimal, saat ini baru sekitar 73 persen daerah yang telah ada irigasi. Artinya masih ada sekitar 27 persen daerah di Jawa Barat ini yang belum mendapatkan irigasi, begitu juga dengan air bersih, itu ada sekitar 27 persen masyarakat yang belum mendapatkan air bersih," katanya. 


Dari data yang ia milikibeberapa spot daerah di Jawa Barat ini yang belum mendapatkan irigasi dan air bersih. Terutama di daerah pertanian seperti halnya di Indramayu dan Karawang. 


"Indramayu saja belum semuanya, dari 119 hektar, baru 90 ribu yang teririgasi, artinya ada 25 hektar yang belum," katanya. 


Menurutnya saat ini untuk wilayah Indramayu, irigasi disana dibantu oleh adanya waduk Jatigede. Namun demikian waduk jatigede sendiri baru bisa memasok ke sekitar 90 ribu hektar. Sementara masih ada lahan pertanian yang belum mendapat pengairan irigasi. 


"Untuk yang belum mendapatkan irigasi itu nanti akan dibantu oleh waduk Sadawarna, sehingga semuanya bisa teraliri irigasi," katanya. 


Saat ini, lanjutnya, pemerintah provinsi Jawa Barat sedang membangun 7 waduk baru yang dilakukan secara bertahap. Baik itu di Sumedang, Subang, Kuningan. Termasuk juga di Karawang ada waduk Sukamahi dan Ciawi. 


"Itu sebagian sudah dibangun, "dan selain untuk irigasi waduk tersebut pun berfungsi untuk menangkal banjir, seperti yang di Karawang, waduk Sukamahi dan Ciawi itu untuk menangkal banjir dari Jakarta," katanya. 


Menurutnya kehadiran waduk-waduk tersebut akan mengatasi masalah pengairan pertanian, air minum dan lainnya. Sehingga daerah-daerah pun bisa mendapatkan irigasi dan air bersih. 


"Dari waduk tadi ada cadangan air baku untuk pengendali air minum, seperti waduk Jatigede, kan buat air minum juga,PLTA, penanganan banjir juga. Tapi selain itu perlu juga ada waduk-waduk kecil untuk mengoptimalkanya," katanya. 


Terkait itu pihaknya pun telah menampung aspirasi dari para petani yang ada di Karawang. Bahkan bertemu dengan para gapoktan di lapangan Batujaya, Kel.Batujaya, kec. Batujaya, Kabupaten Kerawang, Minggu (15/4/2018) kemarin. 


Dimana mereka berharap ada perbaikan dalam hal irigasi dan penanganan banjir. Termasuk juga masalah asuransi pertanian akibat hama.



Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
 

BERITA PILIHAN


Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

 

BERITA LAINNYA

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Polisi Diminta Usut Tuntas Kasus e-KTP yang Tercecer di Jakarta
Senin 10 Desember 2018


Jelang Natal dan Tahun Baru, Menhub Intensifkan Ramp Check Bus Pariwisata
Senin 10 Desember 2018 Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian Desa Digital Bakal Dikembangkan ke 5.300 Desa di Seluruh Jabar
Senin 10 Desember 2018 Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian STNK 5 Tahunan Tak Diperpanjang, Siap-siap Kendaraan Jadi Bodong
Senin 10 Desember 2018 Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian STNK 5 Tahunan Tak Diperpanjang, Siap-siap Kendaraan Jadi Bodong
Senin 10 Desember 2018 Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian Mayjen TNI Tri Soewandono Resmi Menjabat Pangdam III/Siliwangi
Senin 10 Desember 2018 Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian ITB Buka 3 Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru 2019/2020
Senin 10 Desember 2018 Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

 

 

BERITA TERKAIT


Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
Senin 16 April 2018, 18:30 WIB
Pilgub Jabar 2018

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian
Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian


Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Rilis


BANDUNG, (PRFM) - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Deddy Mizwar prioritaskan penyediaan air baku, air bersih dan irigasi untuk sektor pertanian. Deddy mengatakan ketiga hal tersebut merupakan kebutuhan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. 


"Penyediaan irigasi dan air baku yang bisa diminum di daerah rawan air sangat penting, sehingga itu menjadi visi kita dan salah satu program prioritas. Termasuk juga penyediaan bahan makanan dan juga makanan tambahan bergizi di daerah rawan pangan dan penyandang gizi buruk," jelas Deddy kepada wartawan, Senin (16/4)/2018). 


Menurutnya penyediaan air baku dan irigasi merupakan hal yang sangat penting. Terlebih saat ini pun masih banyak daerah yang belum mendapatkan penyediaan air bersih dan irigasi. 


"Kita mendorong bagaimana irigasi bisa optimal, saat ini baru sekitar 73 persen daerah yang telah ada irigasi. Artinya masih ada sekitar 27 persen daerah di Jawa Barat ini yang belum mendapatkan irigasi, begitu juga dengan air bersih, itu ada sekitar 27 persen masyarakat yang belum mendapatkan air bersih," katanya. 


Dari data yang ia milikibeberapa spot daerah di Jawa Barat ini yang belum mendapatkan irigasi dan air bersih. Terutama di daerah pertanian seperti halnya di Indramayu dan Karawang. 


"Indramayu saja belum semuanya, dari 119 hektar, baru 90 ribu yang teririgasi, artinya ada 25 hektar yang belum," katanya. 


Menurutnya saat ini untuk wilayah Indramayu, irigasi disana dibantu oleh adanya waduk Jatigede. Namun demikian waduk jatigede sendiri baru bisa memasok ke sekitar 90 ribu hektar. Sementara masih ada lahan pertanian yang belum mendapat pengairan irigasi. 


"Untuk yang belum mendapatkan irigasi itu nanti akan dibantu oleh waduk Sadawarna, sehingga semuanya bisa teraliri irigasi," katanya. 


Saat ini, lanjutnya, pemerintah provinsi Jawa Barat sedang membangun 7 waduk baru yang dilakukan secara bertahap. Baik itu di Sumedang, Subang, Kuningan. Termasuk juga di Karawang ada waduk Sukamahi dan Ciawi. 


"Itu sebagian sudah dibangun, "dan selain untuk irigasi waduk tersebut pun berfungsi untuk menangkal banjir, seperti yang di Karawang, waduk Sukamahi dan Ciawi itu untuk menangkal banjir dari Jakarta," katanya. 


Menurutnya kehadiran waduk-waduk tersebut akan mengatasi masalah pengairan pertanian, air minum dan lainnya. Sehingga daerah-daerah pun bisa mendapatkan irigasi dan air bersih. 


"Dari waduk tadi ada cadangan air baku untuk pengendali air minum, seperti waduk Jatigede, kan buat air minum juga,PLTA, penanganan banjir juga. Tapi selain itu perlu juga ada waduk-waduk kecil untuk mengoptimalkanya," katanya. 


Terkait itu pihaknya pun telah menampung aspirasi dari para petani yang ada di Karawang. Bahkan bertemu dengan para gapoktan di lapangan Batujaya, Kel.Batujaya, kec. Batujaya, Kabupaten Kerawang, Minggu (15/4/2018) kemarin. 


Dimana mereka berharap ada perbaikan dalam hal irigasi dan penanganan banjir. Termasuk juga masalah asuransi pertanian akibat hama.



 

BERITA LAINNYA



Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian

 

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Demiz Genjot Penyediaan Air Baku Bersih Untuk Sektor Pertanian