Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021  




Kamis 21 November 2019

02:55 WIB

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021
@prfmnews

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021
PRFMNewsChannel

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021
Jumat 06 September 2019, 12:21 WIB
Piala Dunia U-20 2021
Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021
Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021




Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Pikiran Rakyat/dok

BANDUNG, (PRFM) - Indonesia menjadi satu-satunya perwakilan Asean yang mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Untuk itu, PSSI selaku induk sepakbola tertinggi di Indonesia berupaya kerasa meyakinkan FIFA agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Terbaru, PSSI telah mengirimkan dokumen kelengkapan untuk mengikuti bidding tersebut. Bahkan, PSSI pun telah mengunggah video mengenai profil Indonesia dan sejumlah stadion yang akan digunakan.

Apa saja stadion yang diajukan PSSI untuk menunjukan kesiapan Indonesia sebagai tunan rumah Piala Dunia U-20 2021? Berikut ulasannya.

SUGBK

Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) adalah sebuah arena serbaguna yang terletak di Jakarta Pusat, Indonesia.  GBK merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno dengan kapasitas kurang lebih 77 ribu tempat duduk (seat).

SUGBK memiliki fasilitas dengan standar internasional. Misalnya, kursi penonton di SUGBK didesain layaknya kursi-kursi di gedung bioskop. Setiap kursi memiliki nomor dan penataan kursinya menggunakan gaya single seat. Deretan kursi di SUGBK  juga ditata secara detail dengan warna merah, putih dan abu-abu. Ornamen warna tersebut menggambarkan ilusi bendera Merah Putih yang sedang berkibar. 

Sebagai stadion bertaraf internasional, SUGBK memiliki fasilitas kemanan yang mumpuni. Seperti halnya sistem pencahayaan yang digunakan SUGBK mencapai 3.000 lux.

Kabarnya, perangkat pencahayaan ini mendukung untuk penyiaraan elektronik dengan kualitas HD (high definition). 


Stadion I Wayan Dipta (Bali)

Stadion I Wayan Dipta adalah stadion kebanggaan tim Bali United yang terletak di Gianyar, Bali, Indonesia. Stadion ini memiliki kapasitas sebesar 25 ribu kursi untuk menampung para penikmat pertandingan sepak bola.

Semenjak digunakan oleh Bali United, Stadion I Wayan Dipta mengalami perubahan yang cukup drastis. Mulai dari tampilan luar stadion, rumput, hingga sudut-sudut ruang stadion, Stadion Kapten I Wayan Dipta menjelma jadi salah satu arena sepak bola terunggul di Indonesia.

Setiap ruangan di Stadion Bali United selalu dilengkapi pendingin ruangan. Sehingga,suasana sejuk bisa dirasakan setiap orang yang berada di tiap sudut ruangan di dalam Stadion I Wayan Dipta.

Selayaknya stadion yang digunakan tim-tim raksasa yang berlaga di kompetisi sepak bola Eropa, Stadion I Wayan Dipta juga dilengkapi dengan ruang khusus siaran televisi. Terletak di lantai dua, ruangan tersebut dirancan layaknya studio dengan konsep acara pertandingan sepak bola, dilengkapi merchandise dan jersey pemain sebagai latar.

Stadion I Wayan Dipta semakin menarik bagi para pemain sepak bola karena fasilitas kolam rendam air panas (Jacuzi). Kabarnya, fasilitas Jacuzi di dalam Stadion I Wayan Dipta merupakan yang pertama dalam sejarah stadion sepak bola di Indonesia.


Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya)

Gelora Bung Tomo adalah stadion terbesar yang ada di daerah Jawa Timur. Gelanggang olahraga yang terletak di Surabaya ini mampu menampung hingga 55.000 penikmat sepak bola. 

Setelah selesai direnovasi pada awal Januari tahun ini, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tampil berbeda dari sebelumnya dengan beberapa tambahan infrastruktur baru. Salah satunya, ialah bench pemain berstandar internasional. Bench dengan tampilan baru tersebut dilengkapi dengan kursi berbahan empuk dan nampak lebih elegan ketimbang sebelum direnovasi. 

Kini, Stadion Bung Tomo dijadikan kandang Persebaya Surabaya saat menjamu lawan-lawannya.


Stadion Pakansari (Bogor)

Stadion Pakansari adalah sebuah stadion multi-fungsi di Pakansari, Cibinong, Bogor, Indonesia. Setelah selesai pada tahun 2014, akan digunakan terutama untuk pertandingan sepak bola dan menjadi kandang bagi PS Tira Persikabo.

Stadion yang memiliki kapasitas sekitar 30 ribu penonton ini menjadi stadion pertama bertaraf internasional yang ada wialayah  Kabupaten Bogor.

Selain menggunakan gaya single seat, Stadion Pakansari terlihat lebih megah dengan dua layar LED besar yang terpampang di tiap-tiap sudut belakang gawang.

Stadion Pakansari tentu siap digunakan untuk event-event olahraga bertaraf nasional.  Stadion ini telah terbukti saat dijadikan salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat tahun 2016.


Stadion Manahan (Solo) 

Stadio Manahan adalah sebuah stadion sepak bola yang terletak di Surakarta, Jawa Tengah.  Kandang milik tim Persis Solo ini berkapasitas 25 ribu penonton. 

Lapangan di Stadion Manahan ditanami rumput berjenis Zoysia Japonica. Rumput jenis ini juga digunakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang memiliki keunggulan lebih hijau dan berakar kuat.

Stadion Manahan Solo didukung drainase lapangan yang baik agar meskipun hujan, tidak terjadi genangan pada saat pertandingan.

Dilihat dari letak geografis, Stadion Manahan di Solo cukup strategis. Berdiri megah di tengah-tengah pusat kota, berdekatan dengan stasiun kereta, terminal,bandara, hotel, jalan raya dan pusat perbelanjaan menjadikan Stadion Manahan sebagai salah satu yang paling representatif dalam menggelar event olahraga skala nasional dan internasional olahraga.


Stadion Mandala Krida (Yogyakarta)

Stadion Mandala Krida terletak di di Kota Yogyakarta Provinsi DIY. Stadion Mandala Krida adalah salah satu tempat yang strategis untuk mengadakan kegiatan yang mendatangkan massa dalam jumlah banyak. Soalnya, kandang tim PSIM ini tereletak di pusat kota di Yogyakarta

Seperti diberitakan, stadion berkapasitas 20 ribu penonton ini terus berbenah. Rencananya pada 2020 mendatang, sejumlah fasilitas pendukung seperti bench, tribun penoton, pencahayaan akan terus diupgrade.

Selama ini kawasan kompleks Mandala Krida digunakan untuk kegiatan olahraga seperti pertandingan Sepak Bola, Sepatu Roda, Balap Motor, Atletik dan sebagainya, serta kegiatan non olahraga seperti Pameran, Bazar, Pentas Musik dan Upacara.


Stadion Gelora Sriwijaya

Stadion Gelora Sriwijaya (lebih di kenal dengan nama Stadion Jakabaring) adalah stadion multifungsi terbesar ketiga di Indonesia setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Utama Palaran (Samarinda). 

Stadion Gelora Sriwjiaya telah diakui sebagai salah satu stadion terbaik milik Indonesia dengan taraf internasional. Soalnya, Gelora Sriwijaya Palembang kerap ditunjuk sebagai tempat berlangsungnya pertandingan besar. Pada 2007, stadion ini dipercaya sebagai pendamping stadion Gelora Bung Karno dalam perhelatan akbar Piala Asia. 

Stadion dengan luas lahan sekira 40 hektare ini mampu memuat 40 ribu penikmat sepak bola.


Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung)

Stadion Si Jalak Harupat (SJH) teletak di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Stadion dengan kapasitas maksimal 45 ribu penonton ini kerap disebut sebagai stadion "pelarian" Persib Bandung. Betapa tidak, sejak dibangun pada 2003 silam, SJH merupakan kandang milik tim Persikab Kabupaten Bandung.

Namun, semenjak Persib tak bisa lagi menggunakan Stadion Silwangi yang berlokasi di Kota Bandung, publik Kabupaten Bandung harus rela stadion kebanggaanya digunakan sebagai arena laga Persib. Belum lagi, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang belum bisa secara penuh digunakan Persib, menyebabkan SJH tetap menjadi pilihan bagi tim berjuluk Maung Bandung tersebut.

Namun demikian, SJH merupakan salah satu stadion di Indonesia yang mumpuni untuk menyelenggarakan pertandingan berkelas internasional. 

SJH dilengkapi dengan rumput jenis zoyzia matrella lin mer yang konon mampu meminimalkan cedera pada pemain sepak bola. Untuk menggelar pertandingan pada malam hari, SJH memiliki fasilitas pencahayaan dengan kekuatan hingga mencapai 1.000 lux.










 

BERITA TERKAIT


Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021
 

BERITA PILIHAN


Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

 

BERITA LAINNYA

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Belasan Suporter Indonesia Sempat Ditahan Polisi Malaysia
Rabu 20 November 2019


Buruh Tolak UMK Kota Bandung 2020
Rabu 20 November 2019 Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021 DPRD Akui Kecolongan Soal Anggaran Pembangunan Kolam Renang Gedung Pakuan
Rabu 20 November 2019 Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021 Horison Ultima Bandung Jaga Silaturahmi Melalui General Staff Metting
Rabu 20 November 2019 Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021 Jalur Lingkar Emen Mulai Dibangun
Rabu 20 November 2019 Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021 Deden Natsir Beberkan Kondisi Terkini Cederanya
Rabu 20 November 2019 Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021 Lewat Desa Cageur, Pemprov Harap Angka Stunting di Jabar Turun
Rabu 20 November 2019 Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

 

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021
Jumat 06 September 2019, 12:21 WIB
Piala Dunia U-20 2021

Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021
Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021


Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Pikiran Rakyat/dok


BANDUNG, (PRFM) - Indonesia menjadi satu-satunya perwakilan Asean yang mengikuti bidding tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Untuk itu, PSSI selaku induk sepakbola tertinggi di Indonesia berupaya kerasa meyakinkan FIFA agar Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

Terbaru, PSSI telah mengirimkan dokumen kelengkapan untuk mengikuti bidding tersebut. Bahkan, PSSI pun telah mengunggah video mengenai profil Indonesia dan sejumlah stadion yang akan digunakan.

Apa saja stadion yang diajukan PSSI untuk menunjukan kesiapan Indonesia sebagai tunan rumah Piala Dunia U-20 2021? Berikut ulasannya.

SUGBK

Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) adalah sebuah arena serbaguna yang terletak di Jakarta Pusat, Indonesia.  GBK merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno dengan kapasitas kurang lebih 77 ribu tempat duduk (seat).

SUGBK memiliki fasilitas dengan standar internasional. Misalnya, kursi penonton di SUGBK didesain layaknya kursi-kursi di gedung bioskop. Setiap kursi memiliki nomor dan penataan kursinya menggunakan gaya single seat. Deretan kursi di SUGBK  juga ditata secara detail dengan warna merah, putih dan abu-abu. Ornamen warna tersebut menggambarkan ilusi bendera Merah Putih yang sedang berkibar. 

Sebagai stadion bertaraf internasional, SUGBK memiliki fasilitas kemanan yang mumpuni. Seperti halnya sistem pencahayaan yang digunakan SUGBK mencapai 3.000 lux.

Kabarnya, perangkat pencahayaan ini mendukung untuk penyiaraan elektronik dengan kualitas HD (high definition). 


Stadion I Wayan Dipta (Bali)

Stadion I Wayan Dipta adalah stadion kebanggaan tim Bali United yang terletak di Gianyar, Bali, Indonesia. Stadion ini memiliki kapasitas sebesar 25 ribu kursi untuk menampung para penikmat pertandingan sepak bola.

Semenjak digunakan oleh Bali United, Stadion I Wayan Dipta mengalami perubahan yang cukup drastis. Mulai dari tampilan luar stadion, rumput, hingga sudut-sudut ruang stadion, Stadion Kapten I Wayan Dipta menjelma jadi salah satu arena sepak bola terunggul di Indonesia.

Setiap ruangan di Stadion Bali United selalu dilengkapi pendingin ruangan. Sehingga,suasana sejuk bisa dirasakan setiap orang yang berada di tiap sudut ruangan di dalam Stadion I Wayan Dipta.

Selayaknya stadion yang digunakan tim-tim raksasa yang berlaga di kompetisi sepak bola Eropa, Stadion I Wayan Dipta juga dilengkapi dengan ruang khusus siaran televisi. Terletak di lantai dua, ruangan tersebut dirancan layaknya studio dengan konsep acara pertandingan sepak bola, dilengkapi merchandise dan jersey pemain sebagai latar.

Stadion I Wayan Dipta semakin menarik bagi para pemain sepak bola karena fasilitas kolam rendam air panas (Jacuzi). Kabarnya, fasilitas Jacuzi di dalam Stadion I Wayan Dipta merupakan yang pertama dalam sejarah stadion sepak bola di Indonesia.


Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya)

Gelora Bung Tomo adalah stadion terbesar yang ada di daerah Jawa Timur. Gelanggang olahraga yang terletak di Surabaya ini mampu menampung hingga 55.000 penikmat sepak bola. 

Setelah selesai direnovasi pada awal Januari tahun ini, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tampil berbeda dari sebelumnya dengan beberapa tambahan infrastruktur baru. Salah satunya, ialah bench pemain berstandar internasional. Bench dengan tampilan baru tersebut dilengkapi dengan kursi berbahan empuk dan nampak lebih elegan ketimbang sebelum direnovasi. 

Kini, Stadion Bung Tomo dijadikan kandang Persebaya Surabaya saat menjamu lawan-lawannya.


Stadion Pakansari (Bogor)

Stadion Pakansari adalah sebuah stadion multi-fungsi di Pakansari, Cibinong, Bogor, Indonesia. Setelah selesai pada tahun 2014, akan digunakan terutama untuk pertandingan sepak bola dan menjadi kandang bagi PS Tira Persikabo.

Stadion yang memiliki kapasitas sekitar 30 ribu penonton ini menjadi stadion pertama bertaraf internasional yang ada wialayah  Kabupaten Bogor.

Selain menggunakan gaya single seat, Stadion Pakansari terlihat lebih megah dengan dua layar LED besar yang terpampang di tiap-tiap sudut belakang gawang.

Stadion Pakansari tentu siap digunakan untuk event-event olahraga bertaraf nasional.  Stadion ini telah terbukti saat dijadikan salah satu tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat tahun 2016.


Stadion Manahan (Solo) 

Stadio Manahan adalah sebuah stadion sepak bola yang terletak di Surakarta, Jawa Tengah.  Kandang milik tim Persis Solo ini berkapasitas 25 ribu penonton. 

Lapangan di Stadion Manahan ditanami rumput berjenis Zoysia Japonica. Rumput jenis ini juga digunakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang memiliki keunggulan lebih hijau dan berakar kuat.

Stadion Manahan Solo didukung drainase lapangan yang baik agar meskipun hujan, tidak terjadi genangan pada saat pertandingan.

Dilihat dari letak geografis, Stadion Manahan di Solo cukup strategis. Berdiri megah di tengah-tengah pusat kota, berdekatan dengan stasiun kereta, terminal,bandara, hotel, jalan raya dan pusat perbelanjaan menjadikan Stadion Manahan sebagai salah satu yang paling representatif dalam menggelar event olahraga skala nasional dan internasional olahraga.


Stadion Mandala Krida (Yogyakarta)

Stadion Mandala Krida terletak di di Kota Yogyakarta Provinsi DIY. Stadion Mandala Krida adalah salah satu tempat yang strategis untuk mengadakan kegiatan yang mendatangkan massa dalam jumlah banyak. Soalnya, kandang tim PSIM ini tereletak di pusat kota di Yogyakarta

Seperti diberitakan, stadion berkapasitas 20 ribu penonton ini terus berbenah. Rencananya pada 2020 mendatang, sejumlah fasilitas pendukung seperti bench, tribun penoton, pencahayaan akan terus diupgrade.

Selama ini kawasan kompleks Mandala Krida digunakan untuk kegiatan olahraga seperti pertandingan Sepak Bola, Sepatu Roda, Balap Motor, Atletik dan sebagainya, serta kegiatan non olahraga seperti Pameran, Bazar, Pentas Musik dan Upacara.


Stadion Gelora Sriwijaya

Stadion Gelora Sriwijaya (lebih di kenal dengan nama Stadion Jakabaring) adalah stadion multifungsi terbesar ketiga di Indonesia setelah Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Utama Palaran (Samarinda). 

Stadion Gelora Sriwjiaya telah diakui sebagai salah satu stadion terbaik milik Indonesia dengan taraf internasional. Soalnya, Gelora Sriwijaya Palembang kerap ditunjuk sebagai tempat berlangsungnya pertandingan besar. Pada 2007, stadion ini dipercaya sebagai pendamping stadion Gelora Bung Karno dalam perhelatan akbar Piala Asia. 

Stadion dengan luas lahan sekira 40 hektare ini mampu memuat 40 ribu penikmat sepak bola.


Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung)

Stadion Si Jalak Harupat (SJH) teletak di Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Stadion dengan kapasitas maksimal 45 ribu penonton ini kerap disebut sebagai stadion "pelarian" Persib Bandung. Betapa tidak, sejak dibangun pada 2003 silam, SJH merupakan kandang milik tim Persikab Kabupaten Bandung.

Namun, semenjak Persib tak bisa lagi menggunakan Stadion Silwangi yang berlokasi di Kota Bandung, publik Kabupaten Bandung harus rela stadion kebanggaanya digunakan sebagai arena laga Persib. Belum lagi, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang belum bisa secara penuh digunakan Persib, menyebabkan SJH tetap menjadi pilihan bagi tim berjuluk Maung Bandung tersebut.

Namun demikian, SJH merupakan salah satu stadion di Indonesia yang mumpuni untuk menyelenggarakan pertandingan berkelas internasional. 

SJH dilengkapi dengan rumput jenis zoyzia matrella lin mer yang konon mampu meminimalkan cedera pada pemain sepak bola. Untuk menggelar pertandingan pada malam hari, SJH memiliki fasilitas pencahayaan dengan kekuatan hingga mencapai 1.000 lux.






 

BERITA LAINNYA



Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Belasan Suporter Indonesia Sempat Ditahan Polisi Malaysia
Rabu 20 November 2019
Kualifikasi Piala Dunia 2022


Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Buruh Tolak UMK Kota Bandung 2020
Rabu 20 November 2019
Upah Minimum Kota/Kabupaten


Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

DPRD Akui Kecolongan Soal Anggaran Pembangunan Kolam Renang Gedung Pakuan
Rabu 20 November 2019
Kolam Renang di Gedung Pakuan


Deretan Stadion yang Diusulkan Jadi Arena Piala Dunia U-20 2021

Jalur Lingkar Emen Mulai Dibangun
Rabu 20 November 2019
Tanjakan Emen