Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik  




Jumat 23 Juni 2017

05:16 WIB

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
@prfmnews

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
PRFMNewsChannel

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Kamis 09 Februari 2017, 22:32 WIB

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik




Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh setiap 9 Februari. Anggota Komisi 8 DPR RI, Arief Suditomo menilai media masih menjadi salah satu pilar yang berkontribusi besar dalam dinamika kehidupan negara.

"Media atau pers adalah pilar keempat tatanan demokrasi, seperti kita tahu ada tiga pilar negara yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Tapi di abad modern ini ada satu lagi yaitu pers," ujar Arief kepada Radio PRFM, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, hingga saat ini pers juga masih memiliki akses ke semua lapisan untuk mengontrol sosial, mempengaruhi politik dan berbagai macam hal lainnya tanpa harus menjadi bagian dari tiga pilar tersebut.

"Oleh karena itu, pers yang bertanggungjawab harus tetap ada," sambung Arief yang sebelumnya pernah terjun dalam dunia media.

Dirinya juga berpendapat, perkembangan pers di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami perbaikan dan melalui pendewasaan yang natural.

"Kehidupan pers pasca 98 menjadi salah satu yang membanggakan di Indonesia, jika dibandingkan sesama negara ASEAN lainnya, (pers) Indonesia paling bebas. Maka kita harus perjuangkan itu, pertahankan itu, menjadi media yang lebih sehat dan lebih benar," tandasnya.



Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

BERITA TERKAIT


Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
 

BERITA PILIHAN


Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

BERITA LAINNYA

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Gerakan Mudik Kamil 2017 Berangkatkan 50 Pemudik Hari Ini
Rabu 21 Juni 2017


Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak, Pemudik Diimbau Hindari Waktu Ini
Rabu 21 Juni 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi Wilayah Karawang
Rabu 21 Juni 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Jalur Cileunyi Mulai Didominasi Kendaraan Pemudik
Rabu 21 Juni 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Puluhan Motor dari Luar Kota Mulai Melintasi Jalur Cimahi
Rabu 21 Juni 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Legenda Sarankan Persib Cari Sosok Seperti Konate
Senin 19 Juni 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Kalah Dari Barito, Persib Terkendala Penyelesaian Akhir
Senin 19 Juni 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Kamis 09 Februari 2017, 22:32 WIB

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik


Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh setiap 9 Februari. Anggota Komisi 8 DPR RI, Arief Suditomo menilai media masih menjadi salah satu pilar yang berkontribusi besar dalam dinamika kehidupan negara.

"Media atau pers adalah pilar keempat tatanan demokrasi, seperti kita tahu ada tiga pilar negara yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Tapi di abad modern ini ada satu lagi yaitu pers," ujar Arief kepada Radio PRFM, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, hingga saat ini pers juga masih memiliki akses ke semua lapisan untuk mengontrol sosial, mempengaruhi politik dan berbagai macam hal lainnya tanpa harus menjadi bagian dari tiga pilar tersebut.

"Oleh karena itu, pers yang bertanggungjawab harus tetap ada," sambung Arief yang sebelumnya pernah terjun dalam dunia media.

Dirinya juga berpendapat, perkembangan pers di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami perbaikan dan melalui pendewasaan yang natural.

"Kehidupan pers pasca 98 menjadi salah satu yang membanggakan di Indonesia, jika dibandingkan sesama negara ASEAN lainnya, (pers) Indonesia paling bebas. Maka kita harus perjuangkan itu, pertahankan itu, menjadi media yang lebih sehat dan lebih benar," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik