Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik  




Selasa 23 Mei 2017

13:56 WIB

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
@prfmnews

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
PRFMNewsChannel

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Kamis 09 Februari 2017, 22:32 WIB

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik




Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh setiap 9 Februari. Anggota Komisi 8 DPR RI, Arief Suditomo menilai media masih menjadi salah satu pilar yang berkontribusi besar dalam dinamika kehidupan negara.

"Media atau pers adalah pilar keempat tatanan demokrasi, seperti kita tahu ada tiga pilar negara yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Tapi di abad modern ini ada satu lagi yaitu pers," ujar Arief kepada Radio PRFM, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, hingga saat ini pers juga masih memiliki akses ke semua lapisan untuk mengontrol sosial, mempengaruhi politik dan berbagai macam hal lainnya tanpa harus menjadi bagian dari tiga pilar tersebut.

"Oleh karena itu, pers yang bertanggungjawab harus tetap ada," sambung Arief yang sebelumnya pernah terjun dalam dunia media.

Dirinya juga berpendapat, perkembangan pers di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami perbaikan dan melalui pendewasaan yang natural.

"Kehidupan pers pasca 98 menjadi salah satu yang membanggakan di Indonesia, jika dibandingkan sesama negara ASEAN lainnya, (pers) Indonesia paling bebas. Maka kita harus perjuangkan itu, pertahankan itu, menjadi media yang lebih sehat dan lebih benar," tandasnya.



Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

BERITA TERKAIT


Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
 

BERITA PILIHAN


Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

BERITA LAINNYA

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Sepekan Jelang Ramadhan, Bupati Bandung Pastikan Harga Kepokmas Aman
Selasa 23 Mei 2017


Raja Swedia Kunjungi Bandung, Bobotoh Akan Diseleksi
Senin 22 Mei 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Essien : Saya Tak Berniat Buang Peluang
Senin 22 Mei 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Essien : Saya Tak Berniat Buang Peluang
Senin 22 Mei 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Disebut Maju Pilgub Jabar, Sule Malah Ciptakan Lagu Untuk Dedi Mulyadi
Senin 22 Mei 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Disebut Maju Pilgub Jabar, Sule Malah Ciptakan Lagu Untuk Dedi Mulyadi
Senin 22 Mei 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik Harga Mulai Naik, Pemkot Bandung Imbau Masyarakat Jangan Panik
Senin 22 Mei 2017 Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Kamis 09 Februari 2017, 22:32 WIB

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik
Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik


Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh setiap 9 Februari. Anggota Komisi 8 DPR RI, Arief Suditomo menilai media masih menjadi salah satu pilar yang berkontribusi besar dalam dinamika kehidupan negara.

"Media atau pers adalah pilar keempat tatanan demokrasi, seperti kita tahu ada tiga pilar negara yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Tapi di abad modern ini ada satu lagi yaitu pers," ujar Arief kepada Radio PRFM, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, hingga saat ini pers juga masih memiliki akses ke semua lapisan untuk mengontrol sosial, mempengaruhi politik dan berbagai macam hal lainnya tanpa harus menjadi bagian dari tiga pilar tersebut.

"Oleh karena itu, pers yang bertanggungjawab harus tetap ada," sambung Arief yang sebelumnya pernah terjun dalam dunia media.

Dirinya juga berpendapat, perkembangan pers di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami perbaikan dan melalui pendewasaan yang natural.

"Kehidupan pers pasca 98 menjadi salah satu yang membanggakan di Indonesia, jika dibandingkan sesama negara ASEAN lainnya, (pers) Indonesia paling bebas. Maka kita harus perjuangkan itu, pertahankan itu, menjadi media yang lebih sehat dan lebih benar," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik

 

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Dewan: Pers Masih Bisa Mengontrol Sosial dan Politik