Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019  




Minggu 17 November 2019

07:00 WIB

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
@prfmnews

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
PRFMNewsChannel

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Minggu 09 Juni 2019, 14:51 WIB
Mudik Balik 2019
Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019




Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi

BANDUNG, (PRFM) - Setidaknya 4000-an kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dikeluhkan pemudik selama arus mudik balik Lebaran 2019. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat yang siap siaga selama mudik balik, telah menangani kasus tersebut di 1.093 pos kesehatan yang berada disepanjang jalur mudik di Jawa Barat. Selain mengeluhkan ISPA, pemudik juga mengeluhkan hipertensi, gangguan pencernaan, gangguan jantung, dan gangguan pembuluh darah. 

"Kita menangani 4000-an kasus ISPA, ditangani di 1.093 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik, dan dihampir 2000 puskesmas dan rumah sakit di Jawa Barat," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Berli Hamdani saat On Air di PRFM, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, kasus kecelakaan pada masa arus balik tahun ini mengalami kenaikan. Pada tanggal 7 dan 8 Juni kemarin saja, terjadi kecelakaan yang memakan korban. "Korban jiwa sampai lima orang," katanya.

Selain diakibatkan kecelakaan, kasus pemudik meninggal dunia juga disebabkan oleh gangguan jantung. Dinkes Jabar mencatat ada dua orang pemudik yang meninggal dunia karena serangan jantung. "Ada korban meninggal 2 orang karena serangan jantung," katanya. 

Mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, ia pun mengimbau pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan perjalanan balik dengan baik. Seperti halnya persiapan mudik, pemudik juga diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental menghadapi perjalanan balik. 

"Fisik kita harus dalam kondisi fit, melalui makan yang teratur, minum yang cukup, dan periksa kesehatan di pos kesehatan terdekat atau yang ada disepanjang jalur mudik," katanya. 










 

BERITA TERKAIT


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
 

BERITA PILIHAN


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

 

BERITA LAINNYA

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Lokasi SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, 17 November 2019
Minggu 17 November 2019


Otopet Listrik Tak Bisa Disamakan dengan Moda Transportasi Konvensional
Sabtu 16 November 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Dishub Jabar Sebut Perlu Aturan Jelas Soal Penggunaan Otopet Listrik
Sabtu 16 November 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Menang Lawan Iran, Modal Penting Timnas U23 untuk SEA Games
Sabtu 16 November 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Otopet Listrik Tidak Cocok Digunakan di Bandung
Sabtu 16 November 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Terowongan Nanjung Siap Digunakan Akhir Tahun Ini
Sabtu 16 November 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019 Koalisi Pejalan Kaki Desak Pemerintah Terbitkan Aturan Penggunaan Skuter Listrik
Sabtu 16 November 2019 Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

 

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Minggu 09 Juni 2019, 14:51 WIB
Mudik Balik 2019

Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019
Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi


BANDUNG, (PRFM) - Setidaknya 4000-an kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dikeluhkan pemudik selama arus mudik balik Lebaran 2019. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat yang siap siaga selama mudik balik, telah menangani kasus tersebut di 1.093 pos kesehatan yang berada disepanjang jalur mudik di Jawa Barat. Selain mengeluhkan ISPA, pemudik juga mengeluhkan hipertensi, gangguan pencernaan, gangguan jantung, dan gangguan pembuluh darah. 

"Kita menangani 4000-an kasus ISPA, ditangani di 1.093 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik, dan dihampir 2000 puskesmas dan rumah sakit di Jawa Barat," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat Berli Hamdani saat On Air di PRFM, Minggu (9/6/2019).

Selain itu, kasus kecelakaan pada masa arus balik tahun ini mengalami kenaikan. Pada tanggal 7 dan 8 Juni kemarin saja, terjadi kecelakaan yang memakan korban. "Korban jiwa sampai lima orang," katanya.

Selain diakibatkan kecelakaan, kasus pemudik meninggal dunia juga disebabkan oleh gangguan jantung. Dinkes Jabar mencatat ada dua orang pemudik yang meninggal dunia karena serangan jantung. "Ada korban meninggal 2 orang karena serangan jantung," katanya. 

Mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau, ia pun mengimbau pemudik untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan perjalanan balik dengan baik. Seperti halnya persiapan mudik, pemudik juga diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik dan mental menghadapi perjalanan balik. 

"Fisik kita harus dalam kondisi fit, melalui makan yang teratur, minum yang cukup, dan periksa kesehatan di pos kesehatan terdekat atau yang ada disepanjang jalur mudik," katanya. 






 

BERITA LAINNYA



Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Dishub Jabar Sebut Perlu Aturan Jelas Soal Penggunaan Otopet Listrik
Sabtu 16 November 2019
Polemik Otopet Listrik


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Otopet Listrik Tidak Cocok Digunakan di Bandung
Sabtu 16 November 2019
Polemik Otopet Listrik


Dinkes Jabar: 4000 Kasus ISPA Serang Pemudik Selama Mudik Balik 2019

Terowongan Nanjung Siap Digunakan Akhir Tahun Ini
Sabtu 16 November 2019
Jawa Barat