Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik  




Sabtu 18 Januari 2020

02:13 WIB

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik
@prfmnews

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik
PRFMNewsChannel

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik
Rabu 07 September 2016, 11:13 WIB

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik
Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik




Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

Redaksi Oleh : Hera Erawan - Rizky Perdana
Foto Oleh : Website Kabupaten Bandung

BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, memberi tanggapan mengenai beberapa isu pendidikan di Indonesia baru - baru ini, salah satunya adalah wacana Full Day School.

Menurut Juhana, Full Day School merupakan salah satu alternatif yang baik untuk mengurangi waktu siswa dari kegiatan - kegiatan diluar sekolah yang berdampak negatif.

"Saya paham betul dengan maksud pak menteri yang baru ini, Full Day School diarahkan kepada penambahan menu belajar, supaya siswa terhindar dari celah waktu kegiatan negatif", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Namun, dikatakan Juhana, pendidikan yang baik juga tidak selalu diukur dari durasi lama belajar disekolah, tapi dari hasil implementasi dari pendidikan tersebut.

"Semakin lama belajar, bukan berarti semakin baik, tetapi diukur dari efektifitas, efisiensi, dan produktivitas pendidikan", tambahnya.

Disamping itu, Disdikbud Kabupaten Bandung sejak tahun 2010, sudah menerapkan metode pembelajaran yang mirip Full Day School. Namun yang membedakannya, metode ini tidak menekankan siswa belajar penuh di satu sekolah.

"Di Kabupaten Bandung sudah diterapkan sejak tahun 2010, sesuai dengan Perda, hanya saja siswa tidak belajar penuh sampai sore di sekolah", ucapnya.

Beberapa metode yang digunakan, yakni wajib pembelajaran di madrasah, mengikuti kelas bimbingan belajar, atau belajar bersama orang tua di rumah.

"Pertama, bisa belajar di madrasah sampai sore, lalu ikut les tambahan semacam kursus, dan bimbingan belajar, atau juga bisa belajar dengan orang tua di rumah", ungkap Juhana.

Juhana juga menuturkan, pemberian hukuman baik untuk mendidik siswa. Namun, akan lebih baik apabila hukuman yang diberi bersifat edukatif.

"Reward dan punishment juga perlu ada, tapi untuk punishment atau hukuman lebih baik kalau bersifat edukatif, misalnya dengan tugas kliping, atau membaca buku, dengan catatan tidak terlalu memberatkan siswa", pungkas Juhana.










 

BERITA TERKAIT


Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik
 

BERITA PILIHAN


Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

 

BERITA LAINNYA

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

Sosiolog Sebut Keraton Sejagat dan Sunda Empire Adalah Kaum Utopis
Jumat 17 Januari 2020


Gunung Semeru Meletus Dua Kali Hari Ini, Kolom Abu 600 Meter
Jumat 17 Januari 2020 Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik Pengelola Pasar Gedebage Yakin Kolam Retensi Jadi Solusi Terbaik Atasi Banjir
Jumat 17 Januari 2020 Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik Kelompok Sunda Empire Tidak Terdaftar di Kesbangpol Bandung
Jumat 17 Januari 2020 Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik Presiden Jokowi Beri Empat Arahan Soal Piala Dunia U20 2021
Jumat 17 Januari 2020 Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik Presiden Jokowi Beri Empat Arahan Soal Piala Dunia U20 2021
Jumat 17 Januari 2020 Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik Komisi I DPR Dukung Kesigapan TNI-Bakamla Jaga Natuna
Jumat 17 Januari 2020 Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

 

 

BERITA TERKAIT

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik
Rabu 07 September 2016, 11:13 WIB

Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik
Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik


Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

Redaksi Oleh : Hera Erawan - Rizky Perdana
Sumber Foto : Website Kabupaten Bandung


BANDUNG, (PRFM) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kabupaten Bandung, Juhana, memberi tanggapan mengenai beberapa isu pendidikan di Indonesia baru - baru ini, salah satunya adalah wacana Full Day School.

Menurut Juhana, Full Day School merupakan salah satu alternatif yang baik untuk mengurangi waktu siswa dari kegiatan - kegiatan diluar sekolah yang berdampak negatif.

"Saya paham betul dengan maksud pak menteri yang baru ini, Full Day School diarahkan kepada penambahan menu belajar, supaya siswa terhindar dari celah waktu kegiatan negatif", ujar Juhana kepada PRFM, Selasa(6/9) malam.

Namun, dikatakan Juhana, pendidikan yang baik juga tidak selalu diukur dari durasi lama belajar disekolah, tapi dari hasil implementasi dari pendidikan tersebut.

"Semakin lama belajar, bukan berarti semakin baik, tetapi diukur dari efektifitas, efisiensi, dan produktivitas pendidikan", tambahnya.

Disamping itu, Disdikbud Kabupaten Bandung sejak tahun 2010, sudah menerapkan metode pembelajaran yang mirip Full Day School. Namun yang membedakannya, metode ini tidak menekankan siswa belajar penuh di satu sekolah.

"Di Kabupaten Bandung sudah diterapkan sejak tahun 2010, sesuai dengan Perda, hanya saja siswa tidak belajar penuh sampai sore di sekolah", ucapnya.

Beberapa metode yang digunakan, yakni wajib pembelajaran di madrasah, mengikuti kelas bimbingan belajar, atau belajar bersama orang tua di rumah.

"Pertama, bisa belajar di madrasah sampai sore, lalu ikut les tambahan semacam kursus, dan bimbingan belajar, atau juga bisa belajar dengan orang tua di rumah", ungkap Juhana.

Juhana juga menuturkan, pemberian hukuman baik untuk mendidik siswa. Namun, akan lebih baik apabila hukuman yang diberi bersifat edukatif.

"Reward dan punishment juga perlu ada, tapi untuk punishment atau hukuman lebih baik kalau bersifat edukatif, misalnya dengan tugas kliping, atau membaca buku, dengan catatan tidak terlalu memberatkan siswa", pungkas Juhana.






 

BERITA LAINNYA



Disdikbud Kabupaten Bandung Nilai Durasi Belajar Lama Belum Tentu Baik

Presiden Jokowi Beri Empat Arahan Soal Piala Dunia U20 2021
Jumat 17 Januari 2020
Piala Dunia U-20 2021