Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet  




Selasa 18 September 2018

23:27 WIB

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet
@prfmnews

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet
PRFMNewsChannel

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet
Rabu 11 Juli 2018, 21:42 WIB
Jawa Barat

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet
Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet




Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat mendukung penuh program beras sachet ukuran 200 gram yang diproduksi Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Beras kemasan renceng ini dinilai bisa  mendorong pemerataan distribusi beras bagi warga yang berpenghasilan rendah.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jabar, Achmad Suryadi menuturkan, terobosan ini bisa memudahkan masyarakat untuk membeli beras dengan kemampuan ekonomi yang terbatas. Sehingga masyarakat kurang mampu, tidak malu membeli beras dengan kuantitas kecil.

"Nah dengan ada wacana beras sachet dengan isi 200 gram dan harga Rp 2.500 untuk sekali masak ini memudahkan masyarakat. Jadi dengan beras 200 gram, mohon maaf orang tidak akan malu dengan membawa uang Rp 2.500," ujar Achmad kepada PRFM di Kantor Disperindag Jabar, Jalan Asia Afrika, Bandung, Rabu (11/7/2018).

Terkait kualitas, Achmad yakin kualitas beras sachet terjaga baik karena kemasannya tertutup rapih, dan juga membuat jangka waktu ketahanan lebih lama. 

Dirinya berharap pendistribusian beras sachet itu bisa menyentuh semua kabupaten/kota, termasuk ke daerah pelosok. Disperindag Jabar diakuinya siap membantu sosialiasi kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan diseluruh wilayah tersedia walaupun masih diuji coba di tiga daerah," tambahnya.

Beras sachet juga diharapkan bisa dipasarkan hingga ke warung-warung tradisional, bukan hanya di toko ritel modern. Hal ini agar lebih menjangkau masyarakat pelosok yang jauh dari toko ritel modern.

"Kalau hanya di ritel nanti memaksa masyarakat harus datang ke ritel, dan bagaimana dengan pedagang tradisional?. Saya berharap kedepannya warung-warung tradisional yang ada di daerah pelosok itu juga harus menjual beras sachet," katanya.

Namun hal yang harus diwaspadai bersama diungkapkannya adalah mencegah para spekulan muncul. Pasalnya beras sachet yang berkualitas premium super tersebut dengan harga Rp 2.500 per-200 gram, maka jika dihitung perkilogramnya dengan kualitas serupa, lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Jabar yaitu Rp 12.800 perkilogram.

"Dikhawatirkan ada masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak, untuk dijual kembali," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bulog merilis beras kemasan sachet ukuran 200 gram seharga Rp 2.500 yang dipasarkan di tiga daerah Jawa Barat, yaitu Cirebon, Ciamis, dan Karawang. Hal ini masih bersifat uji coba selama bulan Juli hingga Agustus 2018. Kedepannya Bulog berharap pendistribusian beras sachet bisa menjangkau daerah lainnya secara Nasional.



Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

 

BERITA TERKAIT


Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet
 

BERITA PILIHAN


Mau Baliknama PBB? Simak Caranya

Kamis 30 Agustus 2018

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

 

BERITA LAINNYA

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Penertiban Parkir Liar, DPRD Tunggu Permohonan Revisi Perda dari Dishub
Selasa 18 September 2018


Dishub Inginkan 10 Mobil Derek Untuk Bereskan Parkir Liar
Selasa 18 September 2018 Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet PPDB Akan Dihapus
Selasa 18 September 2018 Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet Grass Mover Tambah Kekuatan Lanud Suryadarma
Selasa 18 September 2018 Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet Danlanud Suryadarma Berangkatkan Peserta Sakadirgantara
Selasa 18 September 2018 Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet Jelang Seleksi CPNS, Pemohon SKCK Meningkat
Selasa 18 September 2018 Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet BKN Pastikan Portal Penerimaan CPNS Siap Diakses Besok
Selasa 18 September 2018 Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

 

 

BERITA TERKAIT


Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet
Rabu 11 Juli 2018, 21:42 WIB
Jawa Barat

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet
Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet


Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat mendukung penuh program beras sachet ukuran 200 gram yang diproduksi Perum Badan Urusan Logistik (Bulog). Beras kemasan renceng ini dinilai bisa  mendorong pemerataan distribusi beras bagi warga yang berpenghasilan rendah.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jabar, Achmad Suryadi menuturkan, terobosan ini bisa memudahkan masyarakat untuk membeli beras dengan kemampuan ekonomi yang terbatas. Sehingga masyarakat kurang mampu, tidak malu membeli beras dengan kuantitas kecil.

"Nah dengan ada wacana beras sachet dengan isi 200 gram dan harga Rp 2.500 untuk sekali masak ini memudahkan masyarakat. Jadi dengan beras 200 gram, mohon maaf orang tidak akan malu dengan membawa uang Rp 2.500," ujar Achmad kepada PRFM di Kantor Disperindag Jabar, Jalan Asia Afrika, Bandung, Rabu (11/7/2018).

Terkait kualitas, Achmad yakin kualitas beras sachet terjaga baik karena kemasannya tertutup rapih, dan juga membuat jangka waktu ketahanan lebih lama. 

Dirinya berharap pendistribusian beras sachet itu bisa menyentuh semua kabupaten/kota, termasuk ke daerah pelosok. Disperindag Jabar diakuinya siap membantu sosialiasi kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan diseluruh wilayah tersedia walaupun masih diuji coba di tiga daerah," tambahnya.

Beras sachet juga diharapkan bisa dipasarkan hingga ke warung-warung tradisional, bukan hanya di toko ritel modern. Hal ini agar lebih menjangkau masyarakat pelosok yang jauh dari toko ritel modern.

"Kalau hanya di ritel nanti memaksa masyarakat harus datang ke ritel, dan bagaimana dengan pedagang tradisional?. Saya berharap kedepannya warung-warung tradisional yang ada di daerah pelosok itu juga harus menjual beras sachet," katanya.

Namun hal yang harus diwaspadai bersama diungkapkannya adalah mencegah para spekulan muncul. Pasalnya beras sachet yang berkualitas premium super tersebut dengan harga Rp 2.500 per-200 gram, maka jika dihitung perkilogramnya dengan kualitas serupa, lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Jabar yaitu Rp 12.800 perkilogram.

"Dikhawatirkan ada masyarakat yang membeli dalam jumlah banyak, untuk dijual kembali," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bulog merilis beras kemasan sachet ukuran 200 gram seharga Rp 2.500 yang dipasarkan di tiga daerah Jawa Barat, yaitu Cirebon, Ciamis, dan Karawang. Hal ini masih bersifat uji coba selama bulan Juli hingga Agustus 2018. Kedepannya Bulog berharap pendistribusian beras sachet bisa menjangkau daerah lainnya secara Nasional.



 

BERITA LAINNYA



Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

PPDB Akan Dihapus
Selasa 18 September 2018


Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet

 

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Disperindag Jabar Dukung Penuh Program Beras Sachet