DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat  




Senin 11 Desember 2017

11:07 WIB

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat
@prfmnews

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat
PRFMNewsChannel

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat
Kamis 12 Oktober 2017, 21:05 WIB

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat
DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat




DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

Redaksi Oleh : Restu Sauqi
Foto Oleh : Bandungkab.go.id

BANDUNG, (PRFM) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mengajak kepada setiap operator pengelola limbah untuk bermitra. Hal tersebut dilakukan untuk menuntaskan persoalan limbah di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan,  bahwa persoalan limbah yang dihasilkan oleh beberapa industri, dinilai berasal dari inkonsistensi bertingkat dari kasus pemilik perusahaan itu sendiri.

"Permasalahan limbah terjadi, selain disebabkan inkonsistensi para pemilik perusahaan, juga di tataran pelaksanaan, baik di level direksi, direktur ataupun di operator limbah, makanya kita ajak operator itu untuk bermitra," ucap asep.

Salah satu faktor kunci pengelolaan limbah yakni operator Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) kata Asep, operator tersebut lanjutnya, akan kita mintakan data secara pasti, mana Operator di masing-masing perusahaan.

"Nanti kita akan berikan pemahaman terkait hak dan kewajiban mereka, baru kemudian nantinya mereka menjadi mitra untuk terus bertukar informasi secara berkelanjutan dengan kita. Jadi ketika ada masalah limbah lagi, kita langsung bisa menginformasikan pada operator itu," imbuh Dia.

Asep menambahkan, sekitar 216 perusaahan sudah tercatat dan kemungkinan sudah ada 216 operator pengelolaan IPAL. hanya dari pantauan selama ini suka ada pergantian operator yg tidak dilaporkan.

Pada kesempatan tersebut dilakukan juga penandatangan komitmen pengelolaan lingkungan, antara pemerintah Kabupaten Bandung dengan 42 perusahaan penghasil limbah yang berada disegmentasi Majalaya.



DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

 

BERITA TERKAIT


DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat
 

BERITA PILIHAN


DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

 

BERITA LAINNYA

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

Usai Diperkenalkan, Gomez Diprediksi Bakal Berburu Pemain Handal
Minggu 10 Desember 2017


Roberto Carloz Mario Gomez Resmi Diperkenalkan Kepada Bobotoh
Minggu 10 Desember 2017 DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat Usai Diperkenalkan, Gomez Diprediksi Bakal Berburu Pemain Handal
Minggu 10 Desember 2017 DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat Fernando Soler Bisa Bantu Gomez Kenalkan Sepak Bola Indonesia
Minggu 10 Desember 2017 DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat Dirigen Viking Optimis Gomez Bawa Prestasi Bagi Persib
Minggu 10 Desember 2017 DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat Mario Gomez dan Asistennya Sudah Tiba di Jakarta
Sabtu 09 Desember 2017 DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat Mario Gomez dan Asistennya Sudah Tiba di Jakarta
Sabtu 09 Desember 2017 DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

 

 

BERITA TERKAIT

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat
Kamis 12 Oktober 2017, 21:05 WIB

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat
DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat


DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

Redaksi Oleh : Restu Sauqi
Sumber Foto : Bandungkab.go.id


BANDUNG, (PRFM) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mengajak kepada setiap operator pengelola limbah untuk bermitra. Hal tersebut dilakukan untuk menuntaskan persoalan limbah di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan,  bahwa persoalan limbah yang dihasilkan oleh beberapa industri, dinilai berasal dari inkonsistensi bertingkat dari kasus pemilik perusahaan itu sendiri.

"Permasalahan limbah terjadi, selain disebabkan inkonsistensi para pemilik perusahaan, juga di tataran pelaksanaan, baik di level direksi, direktur ataupun di operator limbah, makanya kita ajak operator itu untuk bermitra," ucap asep.

Salah satu faktor kunci pengelolaan limbah yakni operator Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) kata Asep, operator tersebut lanjutnya, akan kita mintakan data secara pasti, mana Operator di masing-masing perusahaan.

"Nanti kita akan berikan pemahaman terkait hak dan kewajiban mereka, baru kemudian nantinya mereka menjadi mitra untuk terus bertukar informasi secara berkelanjutan dengan kita. Jadi ketika ada masalah limbah lagi, kita langsung bisa menginformasikan pada operator itu," imbuh Dia.

Asep menambahkan, sekitar 216 perusaahan sudah tercatat dan kemungkinan sudah ada 216 operator pengelolaan IPAL. hanya dari pantauan selama ini suka ada pergantian operator yg tidak dilaporkan.

Pada kesempatan tersebut dilakukan juga penandatangan komitmen pengelolaan lingkungan, antara pemerintah Kabupaten Bandung dengan 42 perusahaan penghasil limbah yang berada disegmentasi Majalaya.



 

BERITA LAINNYA



DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat

 

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

DLH: Operator Pengelolaan Limbah Industri Harus Bersertifikat