DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre  




Rabu 20 September 2017

21:54 WIB

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre
@prfmnews

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre
PRFMNewsChannel

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre
Senin 15 Mei 2017, 13:59 WIB

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre
DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre




DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Rilis DPU DT

BANDUNG, (PRFM) - Kaum  difabel selama ini dianggap sebagai kelompok minoritas yang kurang diberi ruang dan kesempatan untuk menentukan semua hal tentang dirinya sendiri. Keberpihakan terhadap difabel masih jauh dari harapan, anggapan sebagian masyarakat dalam memandang difabel sebagai beban juga masih kentara, bahkan tidak sedikit ada keluarga yang malu apabila ada anggota keluarganya yang mengalami keterbatasan fisik maupun mental.

Padahal Jika melihat data hampir 5 persen warga Indonesia adalah difabel. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2012, merilis data penyandang disabilitas Indonesia ada 6.640.000 dan kurang dari 5 persen hanya bisa tamat pendidikan Sekolah Dasar (SD). Dari jumlah tersebut sekitar 1.780.200 orang adalah penyandang disabilitas netra, 472.855 orang penyandang disabilitas rungu wicara, 402.817 orang penyandang disabilitas grahita/intelektual, 616.387 orang penyandang disabilitas tubuh, 170.120 orang penyandang disabilitas yang sulit mengurus diri sendiri, dan sekitar 2.401.592 orang mengalami disabilitas ganda. (Susenas- Biro BPS: 2012).


Karenanya, harus ada pihak yang dapat mengangkat citra penyandang difabel. Kepeduliaan yang diberikan tidak cukup hanya materi, tapi harus ada wujud nyata yang dapat membuat mereka survive, sehingga mereka tidak mengharap belas kasihan orang tapi mereka dapat memberikan kontribusi bagi keluarga dan lingkungannya. Salah satu caranya memberikan pembinaan mental dan spritual serta pelatihan berupa life skill yang membuat mereka lebih percaya diri untuk bergaul di lingkungannya.

LAZNAS Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid memiliki perhatian besar terhadap Kaum difabel. Hal tersebut diwujudkan dengan berbagai program yang digulirkan khusus untuk para penyandang keistimewaan tersebut.

Program Peduli Difabel diwujudkan dalam empat subprogram, yaitu pemberian al-Quran Braille, Pemberian alat bantu, seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat atau kaki palsu, Pemberian paket lebaran dan mudik, dan pelatihan life skill dan akses untuk pengembangan dan kemandirian dari life skill yang telah diberikan.

Menurut Direktur Program DPU DT, Dadan Junaidi , di Tahun 2017  pihaknya menargetkan sekira 500 orang difabel untuk hidup mandiri. Untuk menopang program tersebut akan didirikan 5 Balai Kreatif  melalui program Difabel Creative Center (DCC).

"Yang pertama sudah berdiri di Jakarta dan saat ini akan di Launching di Bandung, berada di kawasan Jalan Gegerkalong Hilir No. 75 Bandung. Difabel Creative Center (DCC) merupakan program pemberdaayaan DPU DT Tauhiid Dibagian Pilar ikhtiar-Ku. Dengan visi menyelenggarakan pelatihan keterampilan untuk difabel agar bisa terserap di dunia kerja, kini DCC DPU Daarut Tauhiid sudah mempunyai dua program turunan yaitu Diff"s Reflexologi dan pelatihan menjahit," ungkapnya.

Training menjahit sendiri sudah dibuka pada 10 Mei 2015 lalu oleh Direktur Fundraising DPU DT, Joni Susanto . Sekira 10 orang difabel per angkatan akan mendapatkan pelatihan menjahit  selama 6 minggu. Setelah training menjahit ini, Kedepannya DCC akan menggelar beragam pelatihan khusus bagi difabel seperti; Service Handphone, Desain Grafis, Customer Service, Front Office, House Keeping, dll. Dalam pelatihan tersebut, peserta akan diberikan keterampilan yang mumpuni sehingga diharapkan menghasilkan sumber daya manusia yang siap kerja di perusahaan secara profesional.

“Mereka juga akan memperoleh pendampingan penyaluran kerja dan pendampingan advokasi untuk memastikan bahwa perusahaan itu ramah terhadap difabel. Selain itu juga untuk memperlancar hubungan antar perusahaan dengan difabel agar tidak ada pihak yang dirugikan," tandasnya.



DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

 

BERITA TERKAIT


DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre
 

BERITA PILIHAN


DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

 

BERITA LAINNYA

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

Lahirkan Bayi Kembar Siam, Wasmini Hanya Bisa Pasrah
Rabu 20 September 2017


Muri Catat Rekor untuk Tari Keprak Terbanyak
Rabu 20 September 2017 DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre Disperindag Jabar Bagikan 750 Sertifikat Halal
Rabu 20 September 2017 DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre Batal Hadapi Borneo, Persib Tatap Laga Kontra Bali United dan Bhayangkara FC
Selasa 19 September 2017 DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre Batal Hadapi Borneo, Persib Tatap Laga Kontra Bali United dan Bhayangkara FC
Selasa 19 September 2017 DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre Kawal Dana Desa, Bupati Purwakarta Tekankan Akuntabilitas
Selasa 19 September 2017 DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre Disanksi Rp 50 Juta, Persib Akan Ajukan Banding
Selasa 19 September 2017 DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

 

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre
Senin 15 Mei 2017, 13:59 WIB

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre
DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre


DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Rilis DPU DT


BANDUNG, (PRFM) - Kaum  difabel selama ini dianggap sebagai kelompok minoritas yang kurang diberi ruang dan kesempatan untuk menentukan semua hal tentang dirinya sendiri. Keberpihakan terhadap difabel masih jauh dari harapan, anggapan sebagian masyarakat dalam memandang difabel sebagai beban juga masih kentara, bahkan tidak sedikit ada keluarga yang malu apabila ada anggota keluarganya yang mengalami keterbatasan fisik maupun mental.

Padahal Jika melihat data hampir 5 persen warga Indonesia adalah difabel. Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2012, merilis data penyandang disabilitas Indonesia ada 6.640.000 dan kurang dari 5 persen hanya bisa tamat pendidikan Sekolah Dasar (SD). Dari jumlah tersebut sekitar 1.780.200 orang adalah penyandang disabilitas netra, 472.855 orang penyandang disabilitas rungu wicara, 402.817 orang penyandang disabilitas grahita/intelektual, 616.387 orang penyandang disabilitas tubuh, 170.120 orang penyandang disabilitas yang sulit mengurus diri sendiri, dan sekitar 2.401.592 orang mengalami disabilitas ganda. (Susenas- Biro BPS: 2012).


Karenanya, harus ada pihak yang dapat mengangkat citra penyandang difabel. Kepeduliaan yang diberikan tidak cukup hanya materi, tapi harus ada wujud nyata yang dapat membuat mereka survive, sehingga mereka tidak mengharap belas kasihan orang tapi mereka dapat memberikan kontribusi bagi keluarga dan lingkungannya. Salah satu caranya memberikan pembinaan mental dan spritual serta pelatihan berupa life skill yang membuat mereka lebih percaya diri untuk bergaul di lingkungannya.

LAZNAS Dompet Peduli Ummat (DPU) Daarut Tauhiid memiliki perhatian besar terhadap Kaum difabel. Hal tersebut diwujudkan dengan berbagai program yang digulirkan khusus untuk para penyandang keistimewaan tersebut.

Program Peduli Difabel diwujudkan dalam empat subprogram, yaitu pemberian al-Quran Braille, Pemberian alat bantu, seperti kursi roda, alat bantu dengar, tongkat atau kaki palsu, Pemberian paket lebaran dan mudik, dan pelatihan life skill dan akses untuk pengembangan dan kemandirian dari life skill yang telah diberikan.

Menurut Direktur Program DPU DT, Dadan Junaidi , di Tahun 2017  pihaknya menargetkan sekira 500 orang difabel untuk hidup mandiri. Untuk menopang program tersebut akan didirikan 5 Balai Kreatif  melalui program Difabel Creative Center (DCC).

"Yang pertama sudah berdiri di Jakarta dan saat ini akan di Launching di Bandung, berada di kawasan Jalan Gegerkalong Hilir No. 75 Bandung. Difabel Creative Center (DCC) merupakan program pemberdaayaan DPU DT Tauhiid Dibagian Pilar ikhtiar-Ku. Dengan visi menyelenggarakan pelatihan keterampilan untuk difabel agar bisa terserap di dunia kerja, kini DCC DPU Daarut Tauhiid sudah mempunyai dua program turunan yaitu Diff"s Reflexologi dan pelatihan menjahit," ungkapnya.

Training menjahit sendiri sudah dibuka pada 10 Mei 2015 lalu oleh Direktur Fundraising DPU DT, Joni Susanto . Sekira 10 orang difabel per angkatan akan mendapatkan pelatihan menjahit  selama 6 minggu. Setelah training menjahit ini, Kedepannya DCC akan menggelar beragam pelatihan khusus bagi difabel seperti; Service Handphone, Desain Grafis, Customer Service, Front Office, House Keeping, dll. Dalam pelatihan tersebut, peserta akan diberikan keterampilan yang mumpuni sehingga diharapkan menghasilkan sumber daya manusia yang siap kerja di perusahaan secara profesional.

“Mereka juga akan memperoleh pendampingan penyaluran kerja dan pendampingan advokasi untuk memastikan bahwa perusahaan itu ramah terhadap difabel. Selain itu juga untuk memperlancar hubungan antar perusahaan dengan difabel agar tidak ada pihak yang dirugikan," tandasnya.



 

BERITA LAINNYA



DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

Lahirkan Bayi Kembar Siam, Wasmini Hanya Bisa Pasrah
Rabu 20 September 2017
Kota Bandung


DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

Muri Catat Rekor untuk Tari Keprak Terbanyak
Rabu 20 September 2017
Jawa Barat


DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

Disperindag Jabar Bagikan 750 Sertifikat Halal
Rabu 20 September 2017
Jawa Barat


DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

Kawal Dana Desa, Bupati Purwakarta Tekankan Akuntabilitas
Selasa 19 September 2017
Purwakarta Istimewa


DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre

 

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

DPU-DT Gelar Soft Launching Difabel Creative Centre