Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL  




Rabu 19 Februari 2020

14:59 WIB

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
@prfmnews

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
PRFMNewsChannel

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020, 22:23 WIB
Berita 9 Februari 2020
Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL




Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum melaporkan selama dua tahun progres rehabilitasi Citarum ada dampak positif berupa perubahan status kualitas air sungai Citarum dari tercemar berat menjadi sedang.

Laporan ini disampaikan Ridwan Kamil kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan, di Lantai 4 Gedung Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Jl. M. H. Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (7/2/20) sore.

Komandan sektor (Dansektor) 21 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Yusep Sudrajat mengungkapkan, selama dua tahun ia bergerak melakukan pembinaan, kini banyak pemilik Pabrik di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang sadar.

Pemilik Pabrik, lanjut Yusep, berlomba-lomba menambah atau membuat baru Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai dengan parameter yang ia inginkan. Dia yakin, dengan kesadaran pemilik Pabrik akan parameter itu, menjadi faktor yang mendorong bagaimana kualitas air Sungai Citarum berubah dari tercemar berat menjadi sedang.

"Terus terang saja selama ini parameter yang Sektor 21 buat adalah dari outletnya itu harus dibuat bak, airnya harus jernih dan ikan harus hidup, dalam hal ini ikan koi. Sehingga untuk dikeluarkan ke aliran sungai sudah clear atau bagus. Nah itu dari tiga ratus pabrik itu seluruhnya sudah membuat seperti itu," kata Yusep saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (9/2/2020).

Meski perubahan ini disyukurinya, Yusep menyebut masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus ia bereskan dalam masa lima tahun tersisa dari Satgas Citarum. Khususnya dalam penanganan limbah organik, limbah rumah tangga, hingga limbah kotoran manusia.

Oleh karena itu, dia memastikan saat ini Satgas Citarum sudah masuk dalam taraf edukasi masyarakat untuk merubah perilaku dengan tidak membuang sampah sembarangan dan limbah-limbah ke sungai.

"Di tempat saya, di Cimahi tahun 2019 sudah dibuat kurang lebih 34 IPAL Komunal atau MCK atau septic tank komunal. 1 septic tank nya itu bisa menampung 100 hingga 200 keluarga. Malah ada yang lebih besar hingga menampung 600 keluarga. Itu yang kita dorong," pungkas Yusep.










 

BERITA TERKAIT


Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
 

BERITA PILIHAN


Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

 

BERITA LAINNYA

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020


Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020 Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020 Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL Wujud Komitmen Summarecon Bandung di Hari Jadi Ke-5
Minggu 09 Februari 2020 Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

 

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020, 22:23 WIB
Berita 9 Februari 2020

Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL


Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Redaksi Oleh : Denis Pebrian
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Citarum Harum melaporkan selama dua tahun progres rehabilitasi Citarum ada dampak positif berupa perubahan status kualitas air sungai Citarum dari tercemar berat menjadi sedang.

Laporan ini disampaikan Ridwan Kamil kepada Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan, di Lantai 4 Gedung Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Jl. M. H. Thamrin Jakarta Pusat, Jumat (7/2/20) sore.

Komandan sektor (Dansektor) 21 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Yusep Sudrajat mengungkapkan, selama dua tahun ia bergerak melakukan pembinaan, kini banyak pemilik Pabrik di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang sadar.

Pemilik Pabrik, lanjut Yusep, berlomba-lomba menambah atau membuat baru Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai dengan parameter yang ia inginkan. Dia yakin, dengan kesadaran pemilik Pabrik akan parameter itu, menjadi faktor yang mendorong bagaimana kualitas air Sungai Citarum berubah dari tercemar berat menjadi sedang.

"Terus terang saja selama ini parameter yang Sektor 21 buat adalah dari outletnya itu harus dibuat bak, airnya harus jernih dan ikan harus hidup, dalam hal ini ikan koi. Sehingga untuk dikeluarkan ke aliran sungai sudah clear atau bagus. Nah itu dari tiga ratus pabrik itu seluruhnya sudah membuat seperti itu," kata Yusep saat on air di 107,5 PRFM News Channel, Minggu (9/2/2020).

Meski perubahan ini disyukurinya, Yusep menyebut masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus ia bereskan dalam masa lima tahun tersisa dari Satgas Citarum. Khususnya dalam penanganan limbah organik, limbah rumah tangga, hingga limbah kotoran manusia.

Oleh karena itu, dia memastikan saat ini Satgas Citarum sudah masuk dalam taraf edukasi masyarakat untuk merubah perilaku dengan tidak membuang sampah sembarangan dan limbah-limbah ke sungai.

"Di tempat saya, di Cimahi tahun 2019 sudah dibuat kurang lebih 34 IPAL Komunal atau MCK atau septic tank komunal. 1 septic tank nya itu bisa menampung 100 hingga 200 keluarga. Malah ada yang lebih besar hingga menampung 600 keluarga. Itu yang kita dorong," pungkas Yusep.






 

BERITA LAINNYA



Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020