Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan  




Minggu 26 Januari 2020

22:11 WIB

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
@prfmnews

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
PRFMNewsChannel

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Rabu 17 Juli 2019, 21:19 WIB

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan




Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat Masa Jabatan 2019- 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/7/2019).

Pria yang karib disapa Emil ini berharap, sembilan anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat dapat meningkatkan pengawasan pada dunia pendidikan, dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. 

“Kemudian, menampung serta menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan masyarakat,” ucap Emil.

Selain itu, Emil juga menginstruksikan supaya Dewan Pendidikan segera menjalin kerja sama dengan masyarakat, pemerintah, dan DPRD berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu. 

"Dewan Pendidikan ini secara Undang- Undang tupoksi-nya memberikan masukan, nasehat, kritisi, mulai dari level Pemerintah Tingkat II, ke Pemerintah Provinsi, dan memberi masukan ke Menteri juga. Jadi, tidak dibatasi hanya urusan SMA/SMK saja," lanjutnya dalam siaran pers yang diterima PRFM.

Emil melanjutkan, dalam pelaksanaan pengawasan pendidikan di Jawa Barat, Dewan Pendidikan tidak hanya fokus terkait pendidikan formal saja, tetapi juga harus fokus pada empat dimensi utama yang menjadi modal penting generasi muda guna mewujudkan peradaban yang unggul. 

Dimensi pertama terkait Intelligence Quotient (IQ).  Peserta didik harus dipastikan menerima transfer ilmu pengetahuan dari proses pendidikan. Dimensi berikutnya adalah Emotional Quotient (EQ) atau akhlak yang baik. Artinya, peserta didik menerima pembentukan karakter yang unggul.

Kemudian, Spiritual Quotient (SQ) yang dapat menjadi bekal peserta didik untuk menunjang kehidupan yang beradab. Dimensi terakhir adalah Physical Quotient (PQ). Fisik peserta didik pun wajib mendapatkan atensi.

Empat dimensi tersebut, kata Emil, harus menjadi perhatian Dewan Pendidikan, supaya hadir generasi penerus yang unggul. "Itulah cetak biru manusia unggul Jawa Barat," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil menyatakan bahwa Dewan Pendidikan yang dikukuhkannya merupakan hasil seleksi. Dewan Pendidikan sendiri terdiri dari tokoh-tokoh pendidikan dengan  latar belakang berbeda --pendidikan formal, non- formal, pendidikan paud, sampai perguruan tinggi.

"Secara kewilayahan, mereka ada yang dari Kuningan, Sukabumi, Bekasi, Bandung, jadi mewakili ke-Jawa Barat-an," katanya.

"Tugas lima tahun kedepan saya titipkan agar indeks pendidikan di Jawa Barat meningkat, terus berinovasi, khususnya yang terdekat adalah mengevaluasi pendidikan SMK," lanjutnya.


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Menurut Emil, SMK masih jadi penyumbang pengangguran terbesar pada saat ini. Maka itu, sepanjang 2019 akan dilakukan evaluasi dan berbagai pencermatan. Nantinya, hasil evaluasi tersebut akan jadi acuan untuk 2020.

"Apakah ada yang sebagian dibubarkan, sebagian didisposisi, didirikan baru, SMK harus sesuai dengan arah ekonomi. Supaya keterserapannya terhadap dunia kerja makin tinggi," ucapnya.

Selain itu, Emil juga meminta Dewan Pendidikan agar menjadi jembatan bagi anak-anak putus sekolah. Dia pun berencana membuat tim khusus guna menelusuri dan menjaring anak- anak putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan.

Bahkan, dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan memulai proses beasiswa untuk tingkat Universitas. Menurutnya, telah disediakan anggaran sekira Rp. 50miliar untuk warga Jawa Barat yang berkeinginan melanjutkan sekolah di level Perguruan Tinggi.

"Tentu tidak sederhana, karena pendidikan tanggung jawab semua pihak. Tugas Pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya.

Adapun sembilan anggota Dewan Pendidikan Jabar periode 2019-2024, yang dikukuhkan adalah  Samsul Bachri, Amung Mamun, Hilmy Rivai, Teguh Wahyudi, Anna Anggraeni, Idris Apandi, Dudu Nurzaman, Rusi Rusmiyati Aliyyah, dan Iman Subasman.










 

BERITA TERKAIT


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
 

BERITA PILIHAN


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

 

BERITA LAINNYA

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Akibat Rem Mendadak, Empat Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Flyover Kircon
Minggu 26 Januari 2020


Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Minimalisir Penyebaran Virus Corona, Kemenlu Terbitkan Travel Advice Ke Tiongkok
Minggu 26 Januari 2020 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Tega! Bayi Perempuan di Tasikmalaya Diduga Jadi Korban Pencabulan Kerabat
Minggu 26 Januari 2020 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Dewan Tuding Proyek KCIC dan Tol Cisumdawu Penyebab Banjir Rancaekek Kian Parah
Minggu 26 Januari 2020 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan PSSI Sahkan Perubahan Nama Blitar Bandung United Jadi Bandung United
Minggu 26 Januari 2020 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

 

 

BERITA TERKAIT

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Rabu 17 Juli 2019, 21:19 WIB

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat Masa Jabatan 2019- 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/7/2019).

Pria yang karib disapa Emil ini berharap, sembilan anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat dapat meningkatkan pengawasan pada dunia pendidikan, dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. 

“Kemudian, menampung serta menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan masyarakat,” ucap Emil.

Selain itu, Emil juga menginstruksikan supaya Dewan Pendidikan segera menjalin kerja sama dengan masyarakat, pemerintah, dan DPRD berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu. 

"Dewan Pendidikan ini secara Undang- Undang tupoksi-nya memberikan masukan, nasehat, kritisi, mulai dari level Pemerintah Tingkat II, ke Pemerintah Provinsi, dan memberi masukan ke Menteri juga. Jadi, tidak dibatasi hanya urusan SMA/SMK saja," lanjutnya dalam siaran pers yang diterima PRFM.

Emil melanjutkan, dalam pelaksanaan pengawasan pendidikan di Jawa Barat, Dewan Pendidikan tidak hanya fokus terkait pendidikan formal saja, tetapi juga harus fokus pada empat dimensi utama yang menjadi modal penting generasi muda guna mewujudkan peradaban yang unggul. 

Dimensi pertama terkait Intelligence Quotient (IQ).  Peserta didik harus dipastikan menerima transfer ilmu pengetahuan dari proses pendidikan. Dimensi berikutnya adalah Emotional Quotient (EQ) atau akhlak yang baik. Artinya, peserta didik menerima pembentukan karakter yang unggul.

Kemudian, Spiritual Quotient (SQ) yang dapat menjadi bekal peserta didik untuk menunjang kehidupan yang beradab. Dimensi terakhir adalah Physical Quotient (PQ). Fisik peserta didik pun wajib mendapatkan atensi.

Empat dimensi tersebut, kata Emil, harus menjadi perhatian Dewan Pendidikan, supaya hadir generasi penerus yang unggul. "Itulah cetak biru manusia unggul Jawa Barat," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil menyatakan bahwa Dewan Pendidikan yang dikukuhkannya merupakan hasil seleksi. Dewan Pendidikan sendiri terdiri dari tokoh-tokoh pendidikan dengan  latar belakang berbeda --pendidikan formal, non- formal, pendidikan paud, sampai perguruan tinggi.

"Secara kewilayahan, mereka ada yang dari Kuningan, Sukabumi, Bekasi, Bandung, jadi mewakili ke-Jawa Barat-an," katanya.

"Tugas lima tahun kedepan saya titipkan agar indeks pendidikan di Jawa Barat meningkat, terus berinovasi, khususnya yang terdekat adalah mengevaluasi pendidikan SMK," lanjutnya.


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Menurut Emil, SMK masih jadi penyumbang pengangguran terbesar pada saat ini. Maka itu, sepanjang 2019 akan dilakukan evaluasi dan berbagai pencermatan. Nantinya, hasil evaluasi tersebut akan jadi acuan untuk 2020.

"Apakah ada yang sebagian dibubarkan, sebagian didisposisi, didirikan baru, SMK harus sesuai dengan arah ekonomi. Supaya keterserapannya terhadap dunia kerja makin tinggi," ucapnya.

Selain itu, Emil juga meminta Dewan Pendidikan agar menjadi jembatan bagi anak-anak putus sekolah. Dia pun berencana membuat tim khusus guna menelusuri dan menjaring anak- anak putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan.

Bahkan, dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan memulai proses beasiswa untuk tingkat Universitas. Menurutnya, telah disediakan anggaran sekira Rp. 50miliar untuk warga Jawa Barat yang berkeinginan melanjutkan sekolah di level Perguruan Tinggi.

"Tentu tidak sederhana, karena pendidikan tanggung jawab semua pihak. Tugas Pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya.

Adapun sembilan anggota Dewan Pendidikan Jabar periode 2019-2024, yang dikukuhkan adalah  Samsul Bachri, Amung Mamun, Hilmy Rivai, Teguh Wahyudi, Anna Anggraeni, Idris Apandi, Dudu Nurzaman, Rusi Rusmiyati Aliyyah, dan Iman Subasman.






 

BERITA LAINNYA



Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Kakek Penjual Kopi di Ciwidey Ditemukan Tak Bernyawa di Kiosnya
Minggu 26 Januari 2020
Berita 26 Januari 2020


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Banjir di Kabupaten Bandung Meluas, Warga Terdampak Jadi 60.055 Jiwa
Minggu 26 Januari 2020
Banjir Kabupaten Bandung 2020