Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan  




Jumat 23 Agustus 2019

23:04 WIB

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
@prfmnews

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
PRFMNewsChannel

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Rabu 17 Juli 2019, 21:19 WIB

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan




Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat Masa Jabatan 2019- 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/7/2019).

Pria yang karib disapa Emil ini berharap, sembilan anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat dapat meningkatkan pengawasan pada dunia pendidikan, dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. 

“Kemudian, menampung serta menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan masyarakat,” ucap Emil.

Selain itu, Emil juga menginstruksikan supaya Dewan Pendidikan segera menjalin kerja sama dengan masyarakat, pemerintah, dan DPRD berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu. 

"Dewan Pendidikan ini secara Undang- Undang tupoksi-nya memberikan masukan, nasehat, kritisi, mulai dari level Pemerintah Tingkat II, ke Pemerintah Provinsi, dan memberi masukan ke Menteri juga. Jadi, tidak dibatasi hanya urusan SMA/SMK saja," lanjutnya dalam siaran pers yang diterima PRFM.

Emil melanjutkan, dalam pelaksanaan pengawasan pendidikan di Jawa Barat, Dewan Pendidikan tidak hanya fokus terkait pendidikan formal saja, tetapi juga harus fokus pada empat dimensi utama yang menjadi modal penting generasi muda guna mewujudkan peradaban yang unggul. 

Dimensi pertama terkait Intelligence Quotient (IQ).  Peserta didik harus dipastikan menerima transfer ilmu pengetahuan dari proses pendidikan. Dimensi berikutnya adalah Emotional Quotient (EQ) atau akhlak yang baik. Artinya, peserta didik menerima pembentukan karakter yang unggul.

Kemudian, Spiritual Quotient (SQ) yang dapat menjadi bekal peserta didik untuk menunjang kehidupan yang beradab. Dimensi terakhir adalah Physical Quotient (PQ). Fisik peserta didik pun wajib mendapatkan atensi.

Empat dimensi tersebut, kata Emil, harus menjadi perhatian Dewan Pendidikan, supaya hadir generasi penerus yang unggul. "Itulah cetak biru manusia unggul Jawa Barat," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil menyatakan bahwa Dewan Pendidikan yang dikukuhkannya merupakan hasil seleksi. Dewan Pendidikan sendiri terdiri dari tokoh-tokoh pendidikan dengan  latar belakang berbeda --pendidikan formal, non- formal, pendidikan paud, sampai perguruan tinggi.

"Secara kewilayahan, mereka ada yang dari Kuningan, Sukabumi, Bekasi, Bandung, jadi mewakili ke-Jawa Barat-an," katanya.

"Tugas lima tahun kedepan saya titipkan agar indeks pendidikan di Jawa Barat meningkat, terus berinovasi, khususnya yang terdekat adalah mengevaluasi pendidikan SMK," lanjutnya.


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Menurut Emil, SMK masih jadi penyumbang pengangguran terbesar pada saat ini. Maka itu, sepanjang 2019 akan dilakukan evaluasi dan berbagai pencermatan. Nantinya, hasil evaluasi tersebut akan jadi acuan untuk 2020.

"Apakah ada yang sebagian dibubarkan, sebagian didisposisi, didirikan baru, SMK harus sesuai dengan arah ekonomi. Supaya keterserapannya terhadap dunia kerja makin tinggi," ucapnya.

Selain itu, Emil juga meminta Dewan Pendidikan agar menjadi jembatan bagi anak-anak putus sekolah. Dia pun berencana membuat tim khusus guna menelusuri dan menjaring anak- anak putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan.

Bahkan, dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan memulai proses beasiswa untuk tingkat Universitas. Menurutnya, telah disediakan anggaran sekira Rp. 50miliar untuk warga Jawa Barat yang berkeinginan melanjutkan sekolah di level Perguruan Tinggi.

"Tentu tidak sederhana, karena pendidikan tanggung jawab semua pihak. Tugas Pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya.

Adapun sembilan anggota Dewan Pendidikan Jabar periode 2019-2024, yang dikukuhkan adalah  Samsul Bachri, Amung Mamun, Hilmy Rivai, Teguh Wahyudi, Anna Anggraeni, Idris Apandi, Dudu Nurzaman, Rusi Rusmiyati Aliyyah, dan Iman Subasman.







Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan




 

BERITA TERKAIT


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
 

BERITA PILIHAN


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

 

BERITA LAINNYA

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Diduga Beri Miras Kepada Mahasiswa Papua, Kapolsek Sukajadi Dimutasi
Jumat 23 Agustus 2019


Lawan Persebaya, Persija Tak Masalah Tanpa Bruno Matos
Jumat 23 Agustus 2019 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
Jumat 23 Agustus 2019 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Kopi dan Cerita Perjalanan
Jumat 23 Agustus 2019 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Uu Minta Koperasi dan UMKM Gandeng Generasi Muda
Jumat 23 Agustus 2019 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Siapkan Rp 778 Milyar, Pemprov Jabar Berencana Gratiskan SPP SMA dan SMK
Jumat 23 Agustus 2019 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Save Our Soccer: Hati-Hati Janji Manis Caketum PSSI
Jumat 23 Agustus 2019 Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

 

 

BERITA TERKAIT

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Rabu 17 Juli 2019, 21:19 WIB

Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan
Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG, (PRFM) - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengukuhkan Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat Masa Jabatan 2019- 2024 di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/7/2019).

Pria yang karib disapa Emil ini berharap, sembilan anggota Dewan Pendidikan Provinsi Jawa Barat dapat meningkatkan pengawasan pada dunia pendidikan, dari tingkat Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi. 

“Kemudian, menampung serta menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan masyarakat,” ucap Emil.

Selain itu, Emil juga menginstruksikan supaya Dewan Pendidikan segera menjalin kerja sama dengan masyarakat, pemerintah, dan DPRD berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan bermutu. 

"Dewan Pendidikan ini secara Undang- Undang tupoksi-nya memberikan masukan, nasehat, kritisi, mulai dari level Pemerintah Tingkat II, ke Pemerintah Provinsi, dan memberi masukan ke Menteri juga. Jadi, tidak dibatasi hanya urusan SMA/SMK saja," lanjutnya dalam siaran pers yang diterima PRFM.

Emil melanjutkan, dalam pelaksanaan pengawasan pendidikan di Jawa Barat, Dewan Pendidikan tidak hanya fokus terkait pendidikan formal saja, tetapi juga harus fokus pada empat dimensi utama yang menjadi modal penting generasi muda guna mewujudkan peradaban yang unggul. 

Dimensi pertama terkait Intelligence Quotient (IQ).  Peserta didik harus dipastikan menerima transfer ilmu pengetahuan dari proses pendidikan. Dimensi berikutnya adalah Emotional Quotient (EQ) atau akhlak yang baik. Artinya, peserta didik menerima pembentukan karakter yang unggul.

Kemudian, Spiritual Quotient (SQ) yang dapat menjadi bekal peserta didik untuk menunjang kehidupan yang beradab. Dimensi terakhir adalah Physical Quotient (PQ). Fisik peserta didik pun wajib mendapatkan atensi.

Empat dimensi tersebut, kata Emil, harus menjadi perhatian Dewan Pendidikan, supaya hadir generasi penerus yang unggul. "Itulah cetak biru manusia unggul Jawa Barat," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Emil menyatakan bahwa Dewan Pendidikan yang dikukuhkannya merupakan hasil seleksi. Dewan Pendidikan sendiri terdiri dari tokoh-tokoh pendidikan dengan  latar belakang berbeda --pendidikan formal, non- formal, pendidikan paud, sampai perguruan tinggi.

"Secara kewilayahan, mereka ada yang dari Kuningan, Sukabumi, Bekasi, Bandung, jadi mewakili ke-Jawa Barat-an," katanya.

"Tugas lima tahun kedepan saya titipkan agar indeks pendidikan di Jawa Barat meningkat, terus berinovasi, khususnya yang terdekat adalah mengevaluasi pendidikan SMK," lanjutnya.


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Menurut Emil, SMK masih jadi penyumbang pengangguran terbesar pada saat ini. Maka itu, sepanjang 2019 akan dilakukan evaluasi dan berbagai pencermatan. Nantinya, hasil evaluasi tersebut akan jadi acuan untuk 2020.

"Apakah ada yang sebagian dibubarkan, sebagian didisposisi, didirikan baru, SMK harus sesuai dengan arah ekonomi. Supaya keterserapannya terhadap dunia kerja makin tinggi," ucapnya.

Selain itu, Emil juga meminta Dewan Pendidikan agar menjadi jembatan bagi anak-anak putus sekolah. Dia pun berencana membuat tim khusus guna menelusuri dan menjaring anak- anak putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan.

Bahkan, dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat akan memulai proses beasiswa untuk tingkat Universitas. Menurutnya, telah disediakan anggaran sekira Rp. 50miliar untuk warga Jawa Barat yang berkeinginan melanjutkan sekolah di level Perguruan Tinggi.

"Tentu tidak sederhana, karena pendidikan tanggung jawab semua pihak. Tugas Pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa," katanya.

Adapun sembilan anggota Dewan Pendidikan Jabar periode 2019-2024, yang dikukuhkan adalah  Samsul Bachri, Amung Mamun, Hilmy Rivai, Teguh Wahyudi, Anna Anggraeni, Idris Apandi, Dudu Nurzaman, Rusi Rusmiyati Aliyyah, dan Iman Subasman.






 

BERITA LAINNYA



Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Kopi dan Cerita Perjalanan
Jumat 23 Agustus 2019
Komunitas


Emil Harap Dewan Pendidikan Jabar Tingkatkan Pengawasan Pendidikan

Uu Minta Koperasi dan UMKM Gandeng Generasi Muda
Jumat 23 Agustus 2019
Jawa Barat