Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik  




Selasa 17 September 2019

18:08 WIB

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
@prfmnews

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
PRFMNewsChannel

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Kamis 30 November 2017, 22:03 WIB
Pilwalkot Bandung 2018
Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik




Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG,(PRFM) -  Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018 dipastikan tidak akan diikuti oleh peserta dari jalur perseorangan atau independen. Pasalnya tiga pasangan calon independen yang telah mendafar ke KPU Kota Bandung tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan KPU.

Tiga pasangan calon independen yakni Sylvariyadi Rahman-Ajat Sudrajat, Dony Mulyana Kurnia-Yayat Rustandi dan Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna dinyatakan gugur tidak memenuhi persyaratan.

Salah seorang calon independen yang gagal Oktri Muhammad Firdaus mengaku hanya menyerahkan bukti dukungan warga berupa soft copy, sedangkan KPU ternyata meminta bukti hard copy berupa fotocopy KTP warga.

"KPU masih berpegang teguh pada aturan yang mereka patuhi, mereka jalani yang mereka sepakati bahwa bukti dukungan harus ada dua jenis, yang satu di Silon, dan satu di hard copy yang dibuktikan dalam bentuk paper base e-KTP," ungkapnya kepada PRFM, Kamis (30/11/2017).

Atas kegagalan majunya ke Pilwalkot 2018, Oktri mengaku menerimanya. Selain itu, dia mengaku bisa mengambil pelajaran penting terkait politik.

"Ada pembelajaran politik yang menarik bahwa kalau kita berbicara elektronifikasi KTP, alangkah lebih baik pada saat nanti penyerahan bukti dukungan dan lain sebagainya, itu kita mungkin juga sudah mengarah ke prinsip go green kita menghindari kertas, dan mungkin ada ide segar dari kami berdua (Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna) bagaimana kalau di Pilkada berikut atau Pemilu berikutnya bakal calon diberi perangkat android yang bisa digunakan para relawan atau kolektror," ucapnya.

Meski demikian, Oktri tak lupa mengucap terima kasih kepada para warga yang telah rela memberikan dukungan kepada dirinya untuk maju melalui jalur perseorangan.

"Kita atas nama Oktri dengan Dika pertama-tama mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga kota Bandung yang luar biasa, karena kami ini hampir dipastikan ini tidak ada transaksional, artinya ini e-KTP itu berasal dari volunteer orang yang rela mengirimkan," pungkasnya.










 

BERITA TERKAIT


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
 

BERITA PILIHAN


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

 

BERITA LAINNYA

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

KPAI Sebut Penghasilan Pengusaha Rokok Bisa Capai Rp 400 Triliun Per Tahun
Selasa 17 September 2019


Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Cegah Stunting, Pemkot Bandung Dukung Program Sadayana Asi Eskslusif
Selasa 17 September 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Peringati Harganas, Oded: Kota Bandung Sangat Memperhatikan Pembangunan Keluarga
Selasa 17 September 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

 

 

BERITA TERKAIT

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Kamis 30 November 2017, 22:03 WIB
Pilwalkot Bandung 2018

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG,(PRFM) -  Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018 dipastikan tidak akan diikuti oleh peserta dari jalur perseorangan atau independen. Pasalnya tiga pasangan calon independen yang telah mendafar ke KPU Kota Bandung tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan KPU.

Tiga pasangan calon independen yakni Sylvariyadi Rahman-Ajat Sudrajat, Dony Mulyana Kurnia-Yayat Rustandi dan Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna dinyatakan gugur tidak memenuhi persyaratan.

Salah seorang calon independen yang gagal Oktri Muhammad Firdaus mengaku hanya menyerahkan bukti dukungan warga berupa soft copy, sedangkan KPU ternyata meminta bukti hard copy berupa fotocopy KTP warga.

"KPU masih berpegang teguh pada aturan yang mereka patuhi, mereka jalani yang mereka sepakati bahwa bukti dukungan harus ada dua jenis, yang satu di Silon, dan satu di hard copy yang dibuktikan dalam bentuk paper base e-KTP," ungkapnya kepada PRFM, Kamis (30/11/2017).

Atas kegagalan majunya ke Pilwalkot 2018, Oktri mengaku menerimanya. Selain itu, dia mengaku bisa mengambil pelajaran penting terkait politik.

"Ada pembelajaran politik yang menarik bahwa kalau kita berbicara elektronifikasi KTP, alangkah lebih baik pada saat nanti penyerahan bukti dukungan dan lain sebagainya, itu kita mungkin juga sudah mengarah ke prinsip go green kita menghindari kertas, dan mungkin ada ide segar dari kami berdua (Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna) bagaimana kalau di Pilkada berikut atau Pemilu berikutnya bakal calon diberi perangkat android yang bisa digunakan para relawan atau kolektror," ucapnya.

Meski demikian, Oktri tak lupa mengucap terima kasih kepada para warga yang telah rela memberikan dukungan kepada dirinya untuk maju melalui jalur perseorangan.

"Kita atas nama Oktri dengan Dika pertama-tama mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga kota Bandung yang luar biasa, karena kami ini hampir dipastikan ini tidak ada transaksional, artinya ini e-KTP itu berasal dari volunteer orang yang rela mengirimkan," pungkasnya.






 

BERITA LAINNYA



Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019
Persib vs Semen Padang 2019


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019
PERSIB


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019
Kenaikan Cukai Rokok


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019
PRSSNI Kota Bandung