Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik  




Rabu 13 November 2019

20:03 WIB

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
@prfmnews

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
PRFMNewsChannel

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Kamis 30 November 2017, 22:03 WIB
Pilwalkot Bandung 2018
Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik




Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Tommy Riyadi-PRFM

BANDUNG,(PRFM) -  Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018 dipastikan tidak akan diikuti oleh peserta dari jalur perseorangan atau independen. Pasalnya tiga pasangan calon independen yang telah mendafar ke KPU Kota Bandung tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan KPU.

Tiga pasangan calon independen yakni Sylvariyadi Rahman-Ajat Sudrajat, Dony Mulyana Kurnia-Yayat Rustandi dan Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna dinyatakan gugur tidak memenuhi persyaratan.

Salah seorang calon independen yang gagal Oktri Muhammad Firdaus mengaku hanya menyerahkan bukti dukungan warga berupa soft copy, sedangkan KPU ternyata meminta bukti hard copy berupa fotocopy KTP warga.

"KPU masih berpegang teguh pada aturan yang mereka patuhi, mereka jalani yang mereka sepakati bahwa bukti dukungan harus ada dua jenis, yang satu di Silon, dan satu di hard copy yang dibuktikan dalam bentuk paper base e-KTP," ungkapnya kepada PRFM, Kamis (30/11/2017).

Atas kegagalan majunya ke Pilwalkot 2018, Oktri mengaku menerimanya. Selain itu, dia mengaku bisa mengambil pelajaran penting terkait politik.

"Ada pembelajaran politik yang menarik bahwa kalau kita berbicara elektronifikasi KTP, alangkah lebih baik pada saat nanti penyerahan bukti dukungan dan lain sebagainya, itu kita mungkin juga sudah mengarah ke prinsip go green kita menghindari kertas, dan mungkin ada ide segar dari kami berdua (Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna) bagaimana kalau di Pilkada berikut atau Pemilu berikutnya bakal calon diberi perangkat android yang bisa digunakan para relawan atau kolektror," ucapnya.

Meski demikian, Oktri tak lupa mengucap terima kasih kepada para warga yang telah rela memberikan dukungan kepada dirinya untuk maju melalui jalur perseorangan.

"Kita atas nama Oktri dengan Dika pertama-tama mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga kota Bandung yang luar biasa, karena kami ini hampir dipastikan ini tidak ada transaksional, artinya ini e-KTP itu berasal dari volunteer orang yang rela mengirimkan," pungkasnya.










 

BERITA TERKAIT


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
 

BERITA PILIHAN


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

 

BERITA LAINNYA

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Tingkatkan Diplomasi Ekonomi Melalui Pasar Domestik
Rabu 13 November 2019


Yana Harap Wacana Penghapusan Eselon III dan IV Dikaji Serius
Rabu 13 November 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Jabar Targetkan Juara Umum Pornas ke-15
Rabu 13 November 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Pelatih Arema FC Mengaku Sulit Cari Pengganti Hamka Hamzah
Rabu 13 November 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Jokowi Imbau Layani Investasi Secepat Mungkin
Rabu 13 November 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Melalui Visinya, Jabar Siap Sukseskan Target Pemerintah Pusat
Rabu 13 November 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Pembangunan Daerah Harus Sinkron dengan Visi Indonesia Maju
Rabu 13 November 2019 Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

 

 

BERITA TERKAIT

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Kamis 30 November 2017, 22:03 WIB
Pilwalkot Bandung 2018

Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik
Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Tommy Riyadi-PRFM


BANDUNG,(PRFM) -  Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018 dipastikan tidak akan diikuti oleh peserta dari jalur perseorangan atau independen. Pasalnya tiga pasangan calon independen yang telah mendafar ke KPU Kota Bandung tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan KPU.

Tiga pasangan calon independen yakni Sylvariyadi Rahman-Ajat Sudrajat, Dony Mulyana Kurnia-Yayat Rustandi dan Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna dinyatakan gugur tidak memenuhi persyaratan.

Salah seorang calon independen yang gagal Oktri Muhammad Firdaus mengaku hanya menyerahkan bukti dukungan warga berupa soft copy, sedangkan KPU ternyata meminta bukti hard copy berupa fotocopy KTP warga.

"KPU masih berpegang teguh pada aturan yang mereka patuhi, mereka jalani yang mereka sepakati bahwa bukti dukungan harus ada dua jenis, yang satu di Silon, dan satu di hard copy yang dibuktikan dalam bentuk paper base e-KTP," ungkapnya kepada PRFM, Kamis (30/11/2017).

Atas kegagalan majunya ke Pilwalkot 2018, Oktri mengaku menerimanya. Selain itu, dia mengaku bisa mengambil pelajaran penting terkait politik.

"Ada pembelajaran politik yang menarik bahwa kalau kita berbicara elektronifikasi KTP, alangkah lebih baik pada saat nanti penyerahan bukti dukungan dan lain sebagainya, itu kita mungkin juga sudah mengarah ke prinsip go green kita menghindari kertas, dan mungkin ada ide segar dari kami berdua (Oktri Muhammad Firdaus-Dika Chrisna) bagaimana kalau di Pilkada berikut atau Pemilu berikutnya bakal calon diberi perangkat android yang bisa digunakan para relawan atau kolektror," ucapnya.

Meski demikian, Oktri tak lupa mengucap terima kasih kepada para warga yang telah rela memberikan dukungan kepada dirinya untuk maju melalui jalur perseorangan.

"Kita atas nama Oktri dengan Dika pertama-tama mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada warga kota Bandung yang luar biasa, karena kami ini hampir dipastikan ini tidak ada transaksional, artinya ini e-KTP itu berasal dari volunteer orang yang rela mengirimkan," pungkasnya.






 

BERITA LAINNYA



Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Yana Harap Wacana Penghapusan Eselon III dan IV Dikaji Serius
Rabu 13 November 2019
Pemangkasan Eselon


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Jabar Targetkan Juara Umum Pornas ke-15
Rabu 13 November 2019
Pornas ke-15 Bangka Belitung


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Jokowi Imbau Layani Investasi Secepat Mungkin
Rabu 13 November 2019
Rakornas Forkopimda


Gagal Maju di Pilwalkot Jalur Perseorangan, Oktri Belajar Banyak Politik

Melalui Visinya, Jabar Siap Sukseskan Target Pemerintah Pusat
Rabu 13 November 2019
Rakornas Forkopimda