Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan  




Selasa 17 September 2019

17:44 WIB

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan
@prfmnews

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan
PRFMNewsChannel

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan
Sabtu 10 Agustus 2019, 14:54 WIB
Gempa Banten
Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan
Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan




Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Ilustrasi/Rizky Perdana-PRFM

BANDUNG, (PRFM) – Gempa bumi Banten berkekuatan 6,9 Skala Richter yang terjadi 2 Agustus 2019 lalu dianggap oleh pakar memiliki pola berbeda dibandingkan gempa-gempa di Selatan Jawa sebelumnya.

Pakar Geodesi Gempa Bumi dari ITB, Irwan Meilano mengatakan, perbedaan yang dimaksud adalah gempa kemarin tipe robekannya tegak lurus ke arah zona subduksi atau tegak lurus memotong lempengannya. 

Bahkan menurutnya, pola gempa seperti gempa Banten kemungkinan bisa kembali terjadi di tempat berdekatan namun di waktu yang berbeda. 

“Menurut kita ini sesuatu yang sangat penting dipahami, karena menjadi suatu keniscayaan pola-pola gempa 2 Agustus mungkin terjadi di tempat yang berdekatan di waktu yang berbeda,” ujar Irwan di Bandung, Sabtu (10/8/2019).

Selain itu, gempa bumi 6,9 SR kemarin merupakan jenis gempa baru karena tidak termasuk dalam Peta Gempa Nasional tahun 2017. Hal ini pun menjadi pembelajaran bagi para pakar untuk berusaha lebih baik memberikan informasi yang lebih akurat kepada masyarakat bahwa kita punya potensi jenis gempa kemarin.


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Irwan meminta masyarakat lebih waspada karena titik gempa bumi Banten 2 Agustus jaraknya cukup jauh dari perkotaan, sebab apabila terjadi lagi gempa yang lebih dekat titiknya dengan perkotaan maka dikhawatirkan dampaknya lebih besar.

“Jaraknya sekarang jauh dari infrastukrtur strategis tapi apabila terjadi gempa yang lebih dekat dengan perkotaan maka khwatir dampaknya lebih serius dari kemarin,” tegasnya.

Disinggung terkait banyaknya kejadian gempa berkekuatan di atas Magnitudo 6 dalam beberapa waktu kebelakang, Irwan memaparkan ada kemungkinan bahwa gempa besar bisa memicu periodesisasi gempa lain menjadi lebih cepat.

Ia menduga gempa-gempa besar seperti gempa Aceh 2004 (9,1-9,3 SR), Nias 2005 (8,7 SR), Mentawai 2010 (7,7 SR) atau gempa di atas Magnitudo 8 bisa menambah tekanan ke daerah lainnya dan mempercepat periodesisasi gempa.

“Sekarang sedang dalam tahap riset  bahwa beberapa gempa besar sebelumnya justru memicu gempa lain dan memicu periodesisasi gempa lain lebih cepat, dan kami menduga event gempa besar menambah stress di beberapa daerah berbeda dan mempercepat periodesisasi gempa. Dan sebagai produknya kita punya gempa-gempa dengan Magnitudo 6 terutama di sekitar daerah berdekatan,” pungkasnya.








 

BERITA TERKAIT


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan
 

BERITA PILIHAN


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

 

BERITA LAINNYA

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019


Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019 Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019 Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan Cegah Stunting, Pemkot Bandung Dukung Program Sadayana Asi Eskslusif
Selasa 17 September 2019 Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019 Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan Peringati Harganas, Oded: Kota Bandung Sangat Memperhatikan Pembangunan Keluarga
Selasa 17 September 2019 Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan DPR RI Sahkan RUU KPK jadi Undang-Undang
Selasa 17 September 2019 Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

 

 

BERITA TERKAIT

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan
Sabtu 10 Agustus 2019, 14:54 WIB
Gempa Banten

Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan
Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Ilustrasi/Rizky Perdana-PRFM


BANDUNG, (PRFM) – Gempa bumi Banten berkekuatan 6,9 Skala Richter yang terjadi 2 Agustus 2019 lalu dianggap oleh pakar memiliki pola berbeda dibandingkan gempa-gempa di Selatan Jawa sebelumnya.

Pakar Geodesi Gempa Bumi dari ITB, Irwan Meilano mengatakan, perbedaan yang dimaksud adalah gempa kemarin tipe robekannya tegak lurus ke arah zona subduksi atau tegak lurus memotong lempengannya. 

Bahkan menurutnya, pola gempa seperti gempa Banten kemungkinan bisa kembali terjadi di tempat berdekatan namun di waktu yang berbeda. 

“Menurut kita ini sesuatu yang sangat penting dipahami, karena menjadi suatu keniscayaan pola-pola gempa 2 Agustus mungkin terjadi di tempat yang berdekatan di waktu yang berbeda,” ujar Irwan di Bandung, Sabtu (10/8/2019).

Selain itu, gempa bumi 6,9 SR kemarin merupakan jenis gempa baru karena tidak termasuk dalam Peta Gempa Nasional tahun 2017. Hal ini pun menjadi pembelajaran bagi para pakar untuk berusaha lebih baik memberikan informasi yang lebih akurat kepada masyarakat bahwa kita punya potensi jenis gempa kemarin.


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Irwan meminta masyarakat lebih waspada karena titik gempa bumi Banten 2 Agustus jaraknya cukup jauh dari perkotaan, sebab apabila terjadi lagi gempa yang lebih dekat titiknya dengan perkotaan maka dikhawatirkan dampaknya lebih besar.

“Jaraknya sekarang jauh dari infrastukrtur strategis tapi apabila terjadi gempa yang lebih dekat dengan perkotaan maka khwatir dampaknya lebih serius dari kemarin,” tegasnya.

Disinggung terkait banyaknya kejadian gempa berkekuatan di atas Magnitudo 6 dalam beberapa waktu kebelakang, Irwan memaparkan ada kemungkinan bahwa gempa besar bisa memicu periodesisasi gempa lain menjadi lebih cepat.

Ia menduga gempa-gempa besar seperti gempa Aceh 2004 (9,1-9,3 SR), Nias 2005 (8,7 SR), Mentawai 2010 (7,7 SR) atau gempa di atas Magnitudo 8 bisa menambah tekanan ke daerah lainnya dan mempercepat periodesisasi gempa.

“Sekarang sedang dalam tahap riset  bahwa beberapa gempa besar sebelumnya justru memicu gempa lain dan memicu periodesisasi gempa lain lebih cepat, dan kami menduga event gempa besar menambah stress di beberapa daerah berbeda dan mempercepat periodesisasi gempa. Dan sebagai produknya kita punya gempa-gempa dengan Magnitudo 6 terutama di sekitar daerah berdekatan,” pungkasnya.





 

BERITA LAINNYA



Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019
Persib vs Semen Padang 2019


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019
PERSIB


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019
Kenaikan Cukai Rokok


Gempa Banten Kemungkinan Terulang di Tempat yang Berdekatan

Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019
PRSSNI Kota Bandung