Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban  




Minggu 08 Desember 2019

20:54 WIB

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban
@prfmnews

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban
PRFMNewsChannel

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban
Minggu 02 September 2018, 18:45 WIB
Kota Bandung
Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban
Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban




Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Ilustrasi PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Aksi gerombolan bermotor yang bertindak anarkis kembali terjadi di Kota Bandung. Kali ini, seorang siswi kelas 2 SMP bernama Indri dan seorang temannya menjadi korban. Saat kejadian, mereka baru pulang dari rumah temannya. Mereka pulang bersama lima orang temannya, tapi hanya mereka berdua yang menjadi korban. Kejadian tersebut terjadi di kawasan Stasiun Kereta Api Bandung, tepatnya Jalan Stasiun Timur dekat JPO Stasiun Bandung pada Minggu (2/9/2018) sekira pukul 00.30 dinihari.   

Menurut pengakuan kakak korban, Septian, kejadian berawal saat rantai motor Indri putus. Setelah diperbaiki, mereka dihadang oleh kurang lebih 15 orang gerombolan bermotor yang membawa senjata tajam. Sementara lima teman Indri lainnya berhasil meloloskan diri. 

"Mereka (gerombolan motor) menghadang, tapi adik (Indri) saya lari dengan temannya menggunakan motor. Mereka mengejar adik saya. Adik saya disabet pakai cerulit punggungnya oleh salah seorang dari mereka, adik saya dan temannya pun jatuh (dari motor)," kata Septian saat On Air di PRFM, Minggu (2/9/2018). 

Setelah korban terjatuh, gerombolan motor tersebut meninggalkannya. Akibat mengalami sabetan, punggung Indri terluka hingga dagingnya terlihat. Indri kemudian dilarikan ke RS Medika Bandung. Sementara temannya mengalami luka dibagian kepala dan tangan.  

"Teman Indri, kepala dan tangannya terluka. Luka dikepalanya lumayan parah, dan jari kelingkingnya kena sabetan," paparnya. 

Setelah mengetahui Indri dan temannya terluka, teman Indri yang lain kembali lagi ke TKP, dan membawa Indri ke RS Medika. Sedangkan teman Indri yang menjadi korban, dibawa oleh orangtuanya. Akibat kejadian tersebut, punggung Indri dijahit 12 jahitan. 

"Indri dibawa ke RS Medika, sedangkan temannya dibawa orangtuanya, ga tahu ke rumah sakit mana," kata Septian. 

Sampai berita ini diturunkan, Septian belum melaporkan kejadian yang menimpa adiknya ini ke pihak kepolisian, karena menunggu keterangan kejadian lengkap dari adiknya. 










 

BERITA TERKAIT


Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban
 

BERITA PILIHAN


Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

 

BERITA LAINNYA

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

Puntung Rokok adalah Masalah Banyaknya Orang yang Terpapar Asap Rokok
Minggu 08 Desember 2019


Wagub Uu: Program Satu Desa Satu Hafidz untuk Jaga Nuansa Islami di Jabar
Minggu 08 Desember 2019 Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban Kesantuyan Tahun Baru Ala Havana di Santika Garut
Minggu 08 Desember 2019 Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban Indonesia Kokoh di Posisi Dua Klasemen Medali SEA Games 2019
Minggu 08 Desember 2019 Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban Pembangunan Asrama Haji di Kawasan Kertajati Harus Dipikirkan Matang
Minggu 08 Desember 2019 Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban Banyak Warga Kunjungi Objek Wisata Baru, Lalin Lembang Padat
Minggu 08 Desember 2019 Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban Program Bebas Denda Pajak Kendaraan Diperpanjang Sampai 30 Desember 2019
Minggu 08 Desember 2019 Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

 

 

BERITA TERKAIT

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban
Minggu 02 September 2018, 18:45 WIB
Kota Bandung

Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban
Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban


Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Ilustrasi PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Aksi gerombolan bermotor yang bertindak anarkis kembali terjadi di Kota Bandung. Kali ini, seorang siswi kelas 2 SMP bernama Indri dan seorang temannya menjadi korban. Saat kejadian, mereka baru pulang dari rumah temannya. Mereka pulang bersama lima orang temannya, tapi hanya mereka berdua yang menjadi korban. Kejadian tersebut terjadi di kawasan Stasiun Kereta Api Bandung, tepatnya Jalan Stasiun Timur dekat JPO Stasiun Bandung pada Minggu (2/9/2018) sekira pukul 00.30 dinihari.   

Menurut pengakuan kakak korban, Septian, kejadian berawal saat rantai motor Indri putus. Setelah diperbaiki, mereka dihadang oleh kurang lebih 15 orang gerombolan bermotor yang membawa senjata tajam. Sementara lima teman Indri lainnya berhasil meloloskan diri. 

"Mereka (gerombolan motor) menghadang, tapi adik (Indri) saya lari dengan temannya menggunakan motor. Mereka mengejar adik saya. Adik saya disabet pakai cerulit punggungnya oleh salah seorang dari mereka, adik saya dan temannya pun jatuh (dari motor)," kata Septian saat On Air di PRFM, Minggu (2/9/2018). 

Setelah korban terjatuh, gerombolan motor tersebut meninggalkannya. Akibat mengalami sabetan, punggung Indri terluka hingga dagingnya terlihat. Indri kemudian dilarikan ke RS Medika Bandung. Sementara temannya mengalami luka dibagian kepala dan tangan.  

"Teman Indri, kepala dan tangannya terluka. Luka dikepalanya lumayan parah, dan jari kelingkingnya kena sabetan," paparnya. 

Setelah mengetahui Indri dan temannya terluka, teman Indri yang lain kembali lagi ke TKP, dan membawa Indri ke RS Medika. Sedangkan teman Indri yang menjadi korban, dibawa oleh orangtuanya. Akibat kejadian tersebut, punggung Indri dijahit 12 jahitan. 

"Indri dibawa ke RS Medika, sedangkan temannya dibawa orangtuanya, ga tahu ke rumah sakit mana," kata Septian. 

Sampai berita ini diturunkan, Septian belum melaporkan kejadian yang menimpa adiknya ini ke pihak kepolisian, karena menunggu keterangan kejadian lengkap dari adiknya. 






 

BERITA LAINNYA



Gerombolan Bermotor Bandung Berulah, Siswi SMP Jadi Korban

Kesantuyan Tahun Baru Ala Havana di Santika Garut
Minggu 08 Desember 2019
Advertorial