Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu  




Jumat 22 Juni 2018

16:19 WIB

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
@prfmnews

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
PRFMNewsChannel

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
Sabtu 09 Juni 2018, 16:25 WIB
Pilgub Jabar 2018

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu




Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Sebanyak 300-an guru honorer di Kabupaten Garut curhat kepada cawagub Uu Ruzhanul Ulum saat dikunjungi di Kecamatan Cikajang, Garut, Sabtu, 9 Juni 2018. Mereka berharap jika Kang Uu, sapaan akrab Bupati Tasikmalaya 2 periode ini berhasil menjadi wagub Jabar, dapat memperhatikan kesejahteraan guru honorer. 

"Saya sudah 24 tahun jadi guru honorer, hingga kini belum diangkat sebagai PNS, padahal usia saya sudah 52 tahun. Bahkan ada teman saya usianya sudah 60 tahun belum diangkat," ujar Pepen Ependi yang sangat berharap pemerintah mengeluarkan SK PNS-nya. 

Koleganya, Adeng Hudaya, pengurus Paguyuban Guru honorer (Pagar) Garut, tuntutan para guru honorer kepada pemerintah sudah sering disampaikan, namun hingga kini tuntutan tersebut belum dikabulkan. 

"Tuntutan para guru honorer tidak banyak, hanya minta diangkat sebagai PNS," ujarnya kepada Kang Uu pada acara silaturahmi yang dihadiri oleh 300-an guru honorer ini. 

Menurut dia, setelah berdialog dengan Kang Uu dan mengetahui visi misi dan program Rindu, maka Pagar yang memiliki 12 ribu anggota di Garut berkomitmen untuk mendukung dan memenangkan Rindu di Pilgib 2018. 

"Kami akan kumpulkan simpul-simpul Pagar se-Kabupaten Garut untuk kemudian kami deklarasikan dukungan dan perjuangan untuk memenangkan Rindu," kata Adeng. 

Menanggapi hal itu, Kang Uu menyatakan, paslon Rindu berkomitmen untuk memperhatikan dan mensejahterakan guru honorer. "Mereka harus dibantu karena sudah membantu pemerintah dalam bidang pendidikan," kata dia. 

Di Kabupaten Tasikmalaya ada 17 ribu guru honorer. Keberadaan mereka, menurut Kang Uu sangat dibutuhkan. Misalnya ketika guru PNS-nya rapat, maka tugas mengajar biasanya diberikan kepada guru honorer. Ia mengaku sangat memahami persoalan yang dihadapi guru honorer, yang penghasilannya dari honor mengajar yang tidak terlalu besar. 

Menurut Kang Uu, paslon Rindu berkomitmen untuk memfasilitasi guru honorer, memberikan tunjangan guru honorer dan swasta yang berbasis kinerja. Selain itu, sekolah anak gratis untuk anak guru yang tergolong ekonomi lemah serta mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

"Rindu juga akan meningkatkan kualitas pengajaran dan keilmuan guru dengan pelatihan dan pendidikan lanjutan. Juga meningkatkan rasio guru dan murid agar kondisi kegiatan belajar mengajar lebih efektif dan efisien," ucap Kang Uu. 



Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

 

BERITA TERKAIT


Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"

Jumat 24 November 2017

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
 

BERITA PILIHAN


Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

 

BERITA LAINNYA

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Pasca Lebaran Volume Sampah di Kota Bandung Meningkat 14%
Jumat 22 Juni 2018


Arus Balik di Terminal Cicaheum Naik 17% Dibanding Tahun 2017
Jumat 22 Juni 2018 Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu Soal Pengangkatan Iriawan, Begini Kata Jokowi
Jumat 22 Juni 2018 Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu Persib Tantang Persija di Stadion PTIK Jakarta
Jumat 22 Juni 2018 Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu Awal Juni Ini Realisasi APBD Jabar TA 2018 Capai 36,73%
Jumat 22 Juni 2018 Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu Mendagri Lantik Eko Subowo Sebagai Pj Gubernur Sumatera Utara
Jumat 22 Juni 2018 Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Simpatik di Cicaheum
Jumat 22 Juni 2018 Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

 

 

BERITA TERKAIT


Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Emil Mengaku Belum Membaca Isi Surat Dari Iswara
Jumat 24 November 2017, 19:10 WIB Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 18:58 WIB Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Emil Akui Gerindra Mulai "Lunak"
Jumat 24 November 2017, 19:00 WIB Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Soal Wakil Emil, Ini Tahapan Penunjukannya
Jumat 24 November 2017, 19:41 WIB

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
Sabtu 09 Juni 2018, 16:25 WIB
Pilgub Jabar 2018

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu
Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu


Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Sebanyak 300-an guru honorer di Kabupaten Garut curhat kepada cawagub Uu Ruzhanul Ulum saat dikunjungi di Kecamatan Cikajang, Garut, Sabtu, 9 Juni 2018. Mereka berharap jika Kang Uu, sapaan akrab Bupati Tasikmalaya 2 periode ini berhasil menjadi wagub Jabar, dapat memperhatikan kesejahteraan guru honorer. 

"Saya sudah 24 tahun jadi guru honorer, hingga kini belum diangkat sebagai PNS, padahal usia saya sudah 52 tahun. Bahkan ada teman saya usianya sudah 60 tahun belum diangkat," ujar Pepen Ependi yang sangat berharap pemerintah mengeluarkan SK PNS-nya. 

Koleganya, Adeng Hudaya, pengurus Paguyuban Guru honorer (Pagar) Garut, tuntutan para guru honorer kepada pemerintah sudah sering disampaikan, namun hingga kini tuntutan tersebut belum dikabulkan. 

"Tuntutan para guru honorer tidak banyak, hanya minta diangkat sebagai PNS," ujarnya kepada Kang Uu pada acara silaturahmi yang dihadiri oleh 300-an guru honorer ini. 

Menurut dia, setelah berdialog dengan Kang Uu dan mengetahui visi misi dan program Rindu, maka Pagar yang memiliki 12 ribu anggota di Garut berkomitmen untuk mendukung dan memenangkan Rindu di Pilgib 2018. 

"Kami akan kumpulkan simpul-simpul Pagar se-Kabupaten Garut untuk kemudian kami deklarasikan dukungan dan perjuangan untuk memenangkan Rindu," kata Adeng. 

Menanggapi hal itu, Kang Uu menyatakan, paslon Rindu berkomitmen untuk memperhatikan dan mensejahterakan guru honorer. "Mereka harus dibantu karena sudah membantu pemerintah dalam bidang pendidikan," kata dia. 

Di Kabupaten Tasikmalaya ada 17 ribu guru honorer. Keberadaan mereka, menurut Kang Uu sangat dibutuhkan. Misalnya ketika guru PNS-nya rapat, maka tugas mengajar biasanya diberikan kepada guru honorer. Ia mengaku sangat memahami persoalan yang dihadapi guru honorer, yang penghasilannya dari honor mengajar yang tidak terlalu besar. 

Menurut Kang Uu, paslon Rindu berkomitmen untuk memfasilitasi guru honorer, memberikan tunjangan guru honorer dan swasta yang berbasis kinerja. Selain itu, sekolah anak gratis untuk anak guru yang tergolong ekonomi lemah serta mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

"Rindu juga akan meningkatkan kualitas pengajaran dan keilmuan guru dengan pelatihan dan pendidikan lanjutan. Juga meningkatkan rasio guru dan murid agar kondisi kegiatan belajar mengajar lebih efektif dan efisien," ucap Kang Uu. 



 

BERITA LAINNYA



Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu

 

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Guru Honorer di Garut Gantungkan Harapan ke Kang Uu