Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan  




Senin 25 Maret 2019

08:47 WIB

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan
@prfmnews

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan
PRFMNewsChannel

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan
Jumat 15 Maret 2019, 13:18 WIB

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan
Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan




Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Setiap tanggal 15 Maret diperingati sebagai hari hak konsumen internasional. Nampaknya dalam peringatan hari konsumen internasional kali ini sejumlah masalah mengenai hak-hak konsumen belum bisa terselesaikan dengan baik.

Hal itu diakui oleh Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar, Jakarta, dan Banten, Firman Turmantara yang mengatakan jika sudah saatnya seluruh konsumen mendapatkan perlindungan dari negara.

"Sejak UU Perlindungan konsumen nomor 8 tahun 1999 sampai sekarang nyaris nasib konsumen jalan di tempat. Buktinya beberapa kasus pengaduan konsumen cukup tinggi masuk ke Badan Pengaduan Konsumen Nasional (BPKN)," ujarnya saat on air di PRFM, Jumat (15/3/2019).

Firman menjelaskan, beberapa kasus yang banyak diterima oleh lembaga pengaduan konsumen didominasi dari sektor keuangan. Bahkan ada diantarnya yang tidak ditindak lanjuti sama sekali.

"Sektor jasa keuangan yang mendominasi adalah pinjaman online itu cukup tinggi kemudian investasi bodong, penarikan kendaraan di jalan, pengaduan perbankan juga masih tinggi," tambahnya. 

Oleh karena itu, tegas Firman agar konsumen di sektor keuangan ini bisa lebih terlindungi perlu adanya implementasi dari payung hukum yang ada yakni UU Perlindungan konsumen nomor 8 tahun 1999

"Niat dan political will  bisa menguatkan konsumen jangan hanya retorika dan formalitas saja," pungkasnya.



Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

 

BERITA TERKAIT


Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan
 

BERITA PILIHAN


Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

 

BERITA LAINNYA

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Gagal Lolos Kualifikasi AFC U-23, Legenda Kritik Permainan Timnas
Senin 25 Maret 2019


Ada 29 Ribu Pesantren, Presiden Harap RUU Pesantren Segera Selesai
Minggu 24 Maret 2019 Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan Fabiano Akan Mudah Berkomunikasi dengan Pemain Lain
Minggu 24 Maret 2019 Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan Fabiano Dinilai Dapat Bermain Apik Diusia yang Tak Muda Lagi
Minggu 24 Maret 2019 Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan Fabiano Datang, Persib Belum Hentikan Perburuan Pemain
Minggu 24 Maret 2019 Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan Setiap Harinya 20 Orang Indonesia Meninggal Akibat Kanker
Sabtu 23 Maret 2019 Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan Warga Heran Pemkot Tak Juga Angkat Lurah Batununggal
Sabtu 23 Maret 2019 Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

 

 

BERITA TERKAIT

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan
Jumat 15 Maret 2019, 13:18 WIB

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan
Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan


Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Redaksi Oleh : Asep Yusuf Anshori
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Setiap tanggal 15 Maret diperingati sebagai hari hak konsumen internasional. Nampaknya dalam peringatan hari konsumen internasional kali ini sejumlah masalah mengenai hak-hak konsumen belum bisa terselesaikan dengan baik.

Hal itu diakui oleh Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar, Jakarta, dan Banten, Firman Turmantara yang mengatakan jika sudah saatnya seluruh konsumen mendapatkan perlindungan dari negara.

"Sejak UU Perlindungan konsumen nomor 8 tahun 1999 sampai sekarang nyaris nasib konsumen jalan di tempat. Buktinya beberapa kasus pengaduan konsumen cukup tinggi masuk ke Badan Pengaduan Konsumen Nasional (BPKN)," ujarnya saat on air di PRFM, Jumat (15/3/2019).

Firman menjelaskan, beberapa kasus yang banyak diterima oleh lembaga pengaduan konsumen didominasi dari sektor keuangan. Bahkan ada diantarnya yang tidak ditindak lanjuti sama sekali.

"Sektor jasa keuangan yang mendominasi adalah pinjaman online itu cukup tinggi kemudian investasi bodong, penarikan kendaraan di jalan, pengaduan perbankan juga masih tinggi," tambahnya. 

Oleh karena itu, tegas Firman agar konsumen di sektor keuangan ini bisa lebih terlindungi perlu adanya implementasi dari payung hukum yang ada yakni UU Perlindungan konsumen nomor 8 tahun 1999

"Niat dan political will  bisa menguatkan konsumen jangan hanya retorika dan formalitas saja," pungkasnya.



 

BERITA LAINNYA



Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan

 

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Hak Konsumen di Sektor Keuangan Masih Terabaikan