Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga  




Jumat 23 Juni 2017

05:19 WIB

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga
@prfmnews

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga
PRFMNewsChannel

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga
Jumat 21 April 2017, 18:13 WIB

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga
Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga




Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : Twitter @Safiq_M

BANDUNG, (PRFM) - Kawasan Jalan Dr. Djundjunan (Pasteur) dan Pagarsih tadi sore sempat tergenang air, padahal tidak terjadi hujan besar didaerah tersebut. Menurut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandung, Eka Yudistira, penyebanya akibat hujan deras di daerah hulu.

Eka menuturkan, pihaknya sudah mencurigai Pasteur dan Pagarsih akan terendam air setelah sekitaran Setrasari juga tergenang beberapa saat sebelumnya.

"Kita terima informasi daerah Lembang dan Setiabudhi hujan deras, jadi air pertama itu menggenang belakang Setrasari Mall, kita pun sudah kirim tim jurig cai kesana untuk antisipasi saluran Cilimus, kalau disana air besar maka imbasnya ke Pasteur lalu Pagarsih, dan ternyata itu benar," ujar Eka saat on air di PRFM, Jumat (21/4/2017).

Namun, banjir kali ini tidak separah beberapa kejadian sebelumnya. Ia mengklaim kawasan Pasteur hari ini hanya tergenang sekira 15 menit, dibandingkan sebelumnya membutuhkan satu hingga dua jam air bisa surut.

Ia menyebut salah satu faktor banjir karena sedimentasi di aliran sungai sudah meninggi, terlebih adanya penyempitan badan sungai akibat dibangun rumah warga.

"Padahal sebelumnya bulan lalu sedimentasi di Setrasari sudah dikeruk dengan alat berat, tapi di beberapa titik aliran air ada penyempitan badan sungai, itu sangat berpengaruh besar jika terjadi hujan deras di hulu," ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk mengentaskan banjir hingga tuntas diperlukan proyek besar. Salah satunya yakni dengan pembuatan kolam retensi yang tengah dalam proses lelang.

"Tahun ini untuk antisipasi kita akan buat kolam retensi di beberapa titik. Salah satunya ada di Jalan Bima, paling lambat akhir tahun ini sudah rampung," tukasnya.

 



Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

 

BERITA TERKAIT


Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga
 

BERITA PILIHAN


Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

 

BERITA LAINNYA

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

Gerakan Mudik Kamil 2017 Berangkatkan 50 Pemudik Hari Ini
Rabu 21 Juni 2017


Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak, Pemudik Diimbau Hindari Waktu Ini
Rabu 21 Juni 2017 Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi Wilayah Karawang
Rabu 21 Juni 2017 Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga Jalur Cileunyi Mulai Didominasi Kendaraan Pemudik
Rabu 21 Juni 2017 Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga Puluhan Motor dari Luar Kota Mulai Melintasi Jalur Cimahi
Rabu 21 Juni 2017 Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga Legenda Sarankan Persib Cari Sosok Seperti Konate
Senin 19 Juni 2017 Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga Kalah Dari Barito, Persib Terkendala Penyelesaian Akhir
Senin 19 Juni 2017 Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

 

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga
Jumat 21 April 2017, 18:13 WIB

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga
Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga


Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : Twitter @Safiq_M


BANDUNG, (PRFM) - Kawasan Jalan Dr. Djundjunan (Pasteur) dan Pagarsih tadi sore sempat tergenang air, padahal tidak terjadi hujan besar didaerah tersebut. Menurut perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandung, Eka Yudistira, penyebanya akibat hujan deras di daerah hulu.

Eka menuturkan, pihaknya sudah mencurigai Pasteur dan Pagarsih akan terendam air setelah sekitaran Setrasari juga tergenang beberapa saat sebelumnya.

"Kita terima informasi daerah Lembang dan Setiabudhi hujan deras, jadi air pertama itu menggenang belakang Setrasari Mall, kita pun sudah kirim tim jurig cai kesana untuk antisipasi saluran Cilimus, kalau disana air besar maka imbasnya ke Pasteur lalu Pagarsih, dan ternyata itu benar," ujar Eka saat on air di PRFM, Jumat (21/4/2017).

Namun, banjir kali ini tidak separah beberapa kejadian sebelumnya. Ia mengklaim kawasan Pasteur hari ini hanya tergenang sekira 15 menit, dibandingkan sebelumnya membutuhkan satu hingga dua jam air bisa surut.

Ia menyebut salah satu faktor banjir karena sedimentasi di aliran sungai sudah meninggi, terlebih adanya penyempitan badan sungai akibat dibangun rumah warga.

"Padahal sebelumnya bulan lalu sedimentasi di Setrasari sudah dikeruk dengan alat berat, tapi di beberapa titik aliran air ada penyempitan badan sungai, itu sangat berpengaruh besar jika terjadi hujan deras di hulu," ungkapnya.

Oleh karena itu, untuk mengentaskan banjir hingga tuntas diperlukan proyek besar. Salah satunya yakni dengan pembuatan kolam retensi yang tengah dalam proses lelang.

"Tahun ini untuk antisipasi kita akan buat kolam retensi di beberapa titik. Salah satunya ada di Jalan Bima, paling lambat akhir tahun ini sudah rampung," tukasnya.

 



 

BERITA LAINNYA



Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga

 

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Hari ini Pasteur dan Pagarsih Sempat Tergenang, DPU Sudah Menduga