Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra  




Kamis 18 Oktober 2018

22:37 WIB

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra
@prfmnews

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra
PRFMNewsChannel

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra
Sabtu 14 Juli 2018, 09:55 WIB

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra
Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra




Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Redaksi Oleh : Vina Elvira - Job Training PRFM
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Hubungan antara politik dan sepak bola di Indonesia semakin mesra. Terutama saat perhelatan Pilkada Serentak 2018 beberapa waktu lalu. 


Ada beberapa petinggi sepak bola yang mencoba peruntungannya di dunia politik, seperti Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, dan Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Noerdin.


Menurut Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali, hubungan sepak bola dan politik di Indonesia sudah nampak sejak 2003 silam. Hubungan sepak bola dan politik semakin erat karena dianggap alat paling efektif dalam menarik simpati masyarakat.


“Mulai 2003-2010 sepak bola kita sebagai alat paling efektif buat kegiatan politik di sebuah daerah. Bahkan sejak 2003 juaranya itu secara tidak langsung kalau kita runut selalu daerah-daerah yang mau Pilkada, yang mengurus bola itu yang menang,” ujar Akmal saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Sabtu (14/7/2018).


Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Artinya, lanjut Akmal, sepak bola memang merupakan alat politik yang cukup efektif. Sehingga, sampai saat ini hal serupa masih terus berulang. 

“Terjun ke politik itu akan melibatkan materi yang banyak, dukungan suporter merupakan  suara yang patut diperhitungkan. Ketika seorang petinggi sebuah klub sepak bola terjun ke dalam dunia politik, tentu dukungan suporter klub tersebut akan berpengaruh,” jelasnya.

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

 

BERITA TERKAIT


Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra
 

BERITA PILIHAN


Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

 

BERITA LAINNYA

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Lurah Warung Muncang Diduga Korupsi, Oded Angkat Bicara
Kamis 18 Oktober 2018


Warga Mandalajati Bandung Bisa Bayar Listrik dengan Sampah
Kamis 18 Oktober 2018 Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra Komisi IV DPRD Jabar Sidak PJU Di Subang
Kamis 18 Oktober 2018 Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra Iwa Sampaikan Pembangunan Infrastruktur Jabar Pada ADB
Kamis 18 Oktober 2018 Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra Kemenag Kaji Masa Tinggal di Hotel Transit Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus
Kamis 18 Oktober 2018 Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra KBRI Rusia Tawari Jabar Ikut Festival Indonesia 2019
Kamis 18 Oktober 2018 Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra Pemkot Bandung Gelar Audiensi dengan Pedagang Pasar Baru
Kamis 18 Oktober 2018 Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

 

 

BERITA TERKAIT

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra
Sabtu 14 Juli 2018, 09:55 WIB

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra
Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra


Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Redaksi Oleh : Vina Elvira - Job Training PRFM
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Hubungan antara politik dan sepak bola di Indonesia semakin mesra. Terutama saat perhelatan Pilkada Serentak 2018 beberapa waktu lalu. 


Ada beberapa petinggi sepak bola yang mencoba peruntungannya di dunia politik, seperti Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, dan Presiden Klub Sriwijaya FC Dodi Reza Alex Noerdin.


Menurut Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali, hubungan sepak bola dan politik di Indonesia sudah nampak sejak 2003 silam. Hubungan sepak bola dan politik semakin erat karena dianggap alat paling efektif dalam menarik simpati masyarakat.


“Mulai 2003-2010 sepak bola kita sebagai alat paling efektif buat kegiatan politik di sebuah daerah. Bahkan sejak 2003 juaranya itu secara tidak langsung kalau kita runut selalu daerah-daerah yang mau Pilkada, yang mengurus bola itu yang menang,” ujar Akmal saat on air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Sabtu (14/7/2018).


Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Artinya, lanjut Akmal, sepak bola memang merupakan alat politik yang cukup efektif. Sehingga, sampai saat ini hal serupa masih terus berulang. 

“Terjun ke politik itu akan melibatkan materi yang banyak, dukungan suporter merupakan  suara yang patut diperhitungkan. Ketika seorang petinggi sebuah klub sepak bola terjun ke dalam dunia politik, tentu dukungan suporter klub tersebut akan berpengaruh,” jelasnya.


 

BERITA LAINNYA



Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Komisi IV DPRD Jabar Sidak PJU Di Subang
Kamis 18 Oktober 2018
Jawa Barat


Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra

 

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Hubungan Politik dan Sepakbola di Indonesia Kian Mesra