ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah  




Jumat 22 Juni 2018

21:51 WIB

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah
@prfmnews

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah
PRFMNewsChannel

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah
Selasa 13 Maret 2018, 16:07 WIB

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah
ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah




ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Tama S Langkun menyesalkan pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo ikhwal indikasi korupsi sejumlah calon kepala daerah. 

"Komentarnya Pak Agus itu kan tidak sepenuhnya benar. Bahwa kemudian dia harus menyampaikan orang-orang yang diproses hukum, ya, itu memang harus, bagian dari akuntablitas. Tapi, kalau kemudian orang-orang tersebut belum tersangka, ini akan merepotkan karena belum ada status," ujar Tama kepada PRFM, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, bilamana calon-calon kepala daerah yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi diumumkan ke publik, itu akan kontraproduktif dan mengganggu proses hukum.

"Alangkah baiknya, ada evaluasi terkait pengelolaan informasi di KPK," tambahnya.

Ia juga menanggapi pernyataan Menteri Kordinator Poltik Hukum dan Keamanan, Wiranto yang meminta KPK untuk menunda pengumuman penetapan tersangka calon kepala daerah yang terindikasi melakukan tindakan korupsi.

"Itu tidak baik, kalau pemerintah mencampuri proses penegakan hukum. Kalau mau mendukung pemberantasan korupsi, kita tanam pencegahan, rekomendasi-rekomendasi perbaikan sistem, Tapi kalau kemudian sudah terbukti mau ditersangkakan, masa tidak boleh diumumkan," ungkapnya. 

Kalau para calon kepala daerah tersebut diumumkan, tambah Tama hal itu akan membantu masyarakat dalam memilih pemimpin yang mempunyai integritas.

"Artinya orang-orang yang tidak mempunyai integritas kan kelihatan nanti dalam proses, sehingga yang kita pilih adalah orang-orang yang mempunyai intergritas," tambahnya.

Tama menambahkan, ada atau tidaknya Pemilukada, korupsi kepala daerah akan tetap menjamur. Menurutnya, kalaupun ada calon yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi, Pilkada harus tetap jalan.

"Tapi tidak juga kemudian dicampurkan antara proses hukum dengan proses politik. Justru kalau ingin mendapatkan pemilu yang berintegrasi, upaya-upaya seperti itu harus dilakukan," ungkapnya.



ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

 

BERITA TERKAIT


ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah
 

BERITA PILIHAN


ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

 

BERITA LAINNYA

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

Arus Balik di Terminal Cicaheum Naik 17% Dibanding Tahun 2017
Jumat 22 Juni 2018


Persib Tantang Persija di Stadion PTIK Jakarta
Jumat 22 Juni 2018 ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah Awal Juni Ini Realisasi APBD Jabar TA 2018 Capai 36,73%
Jumat 22 Juni 2018 ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah Disdukcapil Kota Bandung Gelar Operasi Simpatik di Cicaheum
Jumat 22 Juni 2018 ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah Pengamat Nilai Pemerintah Hanya Fokus Pada Arus Mudik Lebaran
Jumat 22 Juni 2018 ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah Tanggal 24 Juni 2018 Batas Akhir Penyerahan LPPDK Paslon Gubernur
Jumat 22 Juni 2018 ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah Proyek Tol Bandung-Tasik Sudah Tahap Lelang Investasi
Jumat 22 Juni 2018 ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

 

 

BERITA TERKAIT

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah
Selasa 13 Maret 2018, 16:07 WIB

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah
ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah


ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Tama S Langkun menyesalkan pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo ikhwal indikasi korupsi sejumlah calon kepala daerah. 

"Komentarnya Pak Agus itu kan tidak sepenuhnya benar. Bahwa kemudian dia harus menyampaikan orang-orang yang diproses hukum, ya, itu memang harus, bagian dari akuntablitas. Tapi, kalau kemudian orang-orang tersebut belum tersangka, ini akan merepotkan karena belum ada status," ujar Tama kepada PRFM, Selasa (13/3/2018).

Menurutnya, bilamana calon-calon kepala daerah yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi diumumkan ke publik, itu akan kontraproduktif dan mengganggu proses hukum.

"Alangkah baiknya, ada evaluasi terkait pengelolaan informasi di KPK," tambahnya.

Ia juga menanggapi pernyataan Menteri Kordinator Poltik Hukum dan Keamanan, Wiranto yang meminta KPK untuk menunda pengumuman penetapan tersangka calon kepala daerah yang terindikasi melakukan tindakan korupsi.

"Itu tidak baik, kalau pemerintah mencampuri proses penegakan hukum. Kalau mau mendukung pemberantasan korupsi, kita tanam pencegahan, rekomendasi-rekomendasi perbaikan sistem, Tapi kalau kemudian sudah terbukti mau ditersangkakan, masa tidak boleh diumumkan," ungkapnya. 

Kalau para calon kepala daerah tersebut diumumkan, tambah Tama hal itu akan membantu masyarakat dalam memilih pemimpin yang mempunyai integritas.

"Artinya orang-orang yang tidak mempunyai integritas kan kelihatan nanti dalam proses, sehingga yang kita pilih adalah orang-orang yang mempunyai intergritas," tambahnya.

Tama menambahkan, ada atau tidaknya Pemilukada, korupsi kepala daerah akan tetap menjamur. Menurutnya, kalaupun ada calon yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi, Pilkada harus tetap jalan.

"Tapi tidak juga kemudian dicampurkan antara proses hukum dengan proses politik. Justru kalau ingin mendapatkan pemilu yang berintegrasi, upaya-upaya seperti itu harus dilakukan," ungkapnya.



 

BERITA LAINNYA



ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah

 

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

ICW Sesalkan Pernyataan KPK Soal Indikasi Korupsi Calon Kepala Daerah