Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung  




Selasa 17 September 2019

17:59 WIB

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
@prfmnews

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
PRFMNewsChannel

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
Jumat 23 Agustus 2019, 20:47 WIB
Kota Bandung
Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung




Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Instagram @disbudpar.bdg

BANDUNG, (PRFM) - Pengembangan Sektor Pariwisata di Kota Bandung, tentunya sangat dipengaruhi oleh aktivitas Ekonomi Kreatif yang dicurahkan dari hasil kolaborasi pemerintah dan warganya. 

Soalnya, pengembangan ekosistem Ekonomi Kreatif di Kota Bandung senantiasa menjadi tanggung jawab bersama karena sejumlah citra dan predikat Kota Bandung yang melekat dari mulai Kota Kreatif Dunia (Unesco City of Design), Ibu Kota Asia Afrika, Stunning Bandung, Kota Kembang, dan lain sebagainya.

Untuk itulah sebagai bukti nyata, eksistensi, serta demi mempertahankan semua berita baik perihal Kota Bandung tersebut, maka Pemerintah melalui  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bidang Ekonomi Kreatif Kota Bandung, menginisiasi sebuah program kreatif bertajuk "Rempug Jukung" yakni sebuah Festival Kolaborasi Ekonomi Kreatif Kota Bandung.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari, kegiatan Rempug Jukung merupakan sebuah event kolaborasi yang melibatkan sejumlah sub sektor ekonomi kreatif yang ada di Kota Bandung.

"Kolaborasi dengan sub sektor seperti Desain Produk, Fashion, Kuliner, dan Musik,” kata Dewi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Radio PRFM 107,5 News Channel, Jumat (23/8/2019).

Dewi menuturkan, kegiatan Rempug Jukung ini akan digelar pada hari Sabtu (24/9/2019) besok  di Bandung Creative Hub (BCH), Jalan Laswi No.7 Bandung.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung Tris Avianti, acara Rempug Jukung merupakan salah satu program pengembangan ekonomi kreatif Kota Bandung. Konsep acara ini didahului oleh program awal berupa Kompetisi Desain Batik dan Kompetisi Desain Cinderamata Kota Bandung.

"Peserta kompetisi desain ini diikuti oleh total 855 peserta dari seluruh Indonesia, dimana kompetisi desain batik diikuti oleh 587 peserta dan kompetisi desain cinderamata diikuti oleh 268 peserta. Bersamaan dengan kegiatan Rempug Jukung tersebut, akan dilangsungkan pula pengumuman para pemenang kompetisi desain dan pembagian hadiah," imbuhnya.

Adapun agenda kegiatan Rempug Jukung 2019 ini terdiri dari Pameran Karya Hasil Kompetisi Desain Batik & Cinderamata Kota Bandung, Peragaan Busana Batik Kota Bandung hasil karya dari para Desainer Fashion yang tergabung dalam komunitas Bandung Broadway, serta Basar Kuliner Tradisional hasil kurasi yang dari tim pakar kuliner tradisional Kota Bandung. 

Selain itu, Galih Sedayu dari Ruang Kolaborasa mengungkapkan, sejumlah komunitas musik Kota Bandung akan turut menyumbangkan kreativitas melalui karya lagu mereka. 

Penampilan para komunitas musik akan dikemas melalui Intimate Music Performance  yang menjadi rangkaian kegiatan Rempug Jukung. 

"Melalui program Rempug Jukung ini, kami semua berharap bahwa kolaborasi Pemerintah dan Komunitas Kreatif Kota Bandung ke depan, akan menjadi pemantik yang mampu menyalakan api semangat dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bandung. Tentunya dengan berbagai program kreatif yang mampu meninggalkan jejak nyata dan jejak manfaat bagi Kota Bandung," ucap Galih










 

BERITA TERKAIT


Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
 

BERITA PILIHAN


Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

 

BERITA LAINNYA

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

KPAI Sebut Penghasilan Pengusaha Rokok Bisa Capai Rp 400 Triliun Per Tahun
Selasa 17 September 2019


Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019 Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019 Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019 Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung Cegah Stunting, Pemkot Bandung Dukung Program Sadayana Asi Eskslusif
Selasa 17 September 2019 Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019 Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung Peringati Harganas, Oded: Kota Bandung Sangat Memperhatikan Pembangunan Keluarga
Selasa 17 September 2019 Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

 

 

BERITA TERKAIT

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
Jumat 23 Agustus 2019, 20:47 WIB
Kota Bandung

Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung
Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung


Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Instagram @disbudpar.bdg


BANDUNG, (PRFM) - Pengembangan Sektor Pariwisata di Kota Bandung, tentunya sangat dipengaruhi oleh aktivitas Ekonomi Kreatif yang dicurahkan dari hasil kolaborasi pemerintah dan warganya. 

Soalnya, pengembangan ekosistem Ekonomi Kreatif di Kota Bandung senantiasa menjadi tanggung jawab bersama karena sejumlah citra dan predikat Kota Bandung yang melekat dari mulai Kota Kreatif Dunia (Unesco City of Design), Ibu Kota Asia Afrika, Stunning Bandung, Kota Kembang, dan lain sebagainya.

Untuk itulah sebagai bukti nyata, eksistensi, serta demi mempertahankan semua berita baik perihal Kota Bandung tersebut, maka Pemerintah melalui  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Bidang Ekonomi Kreatif Kota Bandung, menginisiasi sebuah program kreatif bertajuk "Rempug Jukung" yakni sebuah Festival Kolaborasi Ekonomi Kreatif Kota Bandung.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari, kegiatan Rempug Jukung merupakan sebuah event kolaborasi yang melibatkan sejumlah sub sektor ekonomi kreatif yang ada di Kota Bandung.

"Kolaborasi dengan sub sektor seperti Desain Produk, Fashion, Kuliner, dan Musik,” kata Dewi dalam keterangan resmi yang diterima redaksi Radio PRFM 107,5 News Channel, Jumat (23/8/2019).

Dewi menuturkan, kegiatan Rempug Jukung ini akan digelar pada hari Sabtu (24/9/2019) besok  di Bandung Creative Hub (BCH), Jalan Laswi No.7 Bandung.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung Tris Avianti, acara Rempug Jukung merupakan salah satu program pengembangan ekonomi kreatif Kota Bandung. Konsep acara ini didahului oleh program awal berupa Kompetisi Desain Batik dan Kompetisi Desain Cinderamata Kota Bandung.

"Peserta kompetisi desain ini diikuti oleh total 855 peserta dari seluruh Indonesia, dimana kompetisi desain batik diikuti oleh 587 peserta dan kompetisi desain cinderamata diikuti oleh 268 peserta. Bersamaan dengan kegiatan Rempug Jukung tersebut, akan dilangsungkan pula pengumuman para pemenang kompetisi desain dan pembagian hadiah," imbuhnya.

Adapun agenda kegiatan Rempug Jukung 2019 ini terdiri dari Pameran Karya Hasil Kompetisi Desain Batik & Cinderamata Kota Bandung, Peragaan Busana Batik Kota Bandung hasil karya dari para Desainer Fashion yang tergabung dalam komunitas Bandung Broadway, serta Basar Kuliner Tradisional hasil kurasi yang dari tim pakar kuliner tradisional Kota Bandung. 

Selain itu, Galih Sedayu dari Ruang Kolaborasa mengungkapkan, sejumlah komunitas musik Kota Bandung akan turut menyumbangkan kreativitas melalui karya lagu mereka. 

Penampilan para komunitas musik akan dikemas melalui Intimate Music Performance  yang menjadi rangkaian kegiatan Rempug Jukung. 

"Melalui program Rempug Jukung ini, kami semua berharap bahwa kolaborasi Pemerintah dan Komunitas Kreatif Kota Bandung ke depan, akan menjadi pemantik yang mampu menyalakan api semangat dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bandung. Tentunya dengan berbagai program kreatif yang mampu meninggalkan jejak nyata dan jejak manfaat bagi Kota Bandung," ucap Galih






 

BERITA LAINNYA



Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Semen Padang Berharap Curi Poin di Bandung
Selasa 17 September 2019
Persib vs Semen Padang 2019


Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Kuipers Masuk Daftar Team Of The Week Pekan 18
Selasa 17 September 2019
PERSIB


Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Fuad Baradja: Kenaikan Cukai Rokok Upaya Menekan Angka Perokok Remaja
Selasa 17 September 2019
Kenaikan Cukai Rokok


Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Kota Bandung Gelar Rempug Jukung

Radio Masih Ada, Bahkan Dibutuhkan
Selasa 17 September 2019
PRSSNI Kota Bandung