Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi  




Minggu 17 Desember 2017

01:31 WIB

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi
@prfmnews

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi
PRFMNewsChannel

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi
Kamis 07 Desember 2017, 09:19 WIB

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi
Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi




Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Foto Oleh : PT KAI Daop 2 Bandung

BANDUNG, (PRFM) - Sekira pukul 01.00 WIB, Kamis (7/12/2017) dini hari terjadi gangguan di jalur selatan Kereta Api (KA) tepatnya diantara Stasiun Warung Bandrek dengan Stasiun Bumiwaluya. Di lokasi tersebut petugas menemukan pergerakan tanah berupa amblesan di KM 227 sehingga PT KAI mengambil tindakan terberat dengan memasang semboyan larangan melintas.


Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus mengatakan, amblesan tanah diperkirakan terjadi karena curah hujan yang masih terus berlanjut. Karena itu pihaknya segera menghentikan KA yang melintasi lokasi ambles sehingga tertahan dan ada perubahan pola operasinya serta overstaapen (menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).


"Ada beberapa KA yang kami alihkan, memutar. Diantaranya KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung," ujar Joni kepada Radio PRFM, Kamis (7/12/2017) pagi.


“Kami berikan pilihan kepada penumpang kereta-kereta tersebut apakah mereka berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” tambah Joni. 


Untuk memfasilitasi perpindahan moda, pihak Daop 2 menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun. Di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung. Kemudian dari Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung. 


Sementara untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen - Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu. Khusus untuk KA Serayu ini, penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan. 


“Jadi untuk penumpang KA Serayu tetap menggunakan kereta api. Yang dari arah Bandung mereka akan menggunakan bus dari Stasiun Cibatu menuju Stasiun Cipeundeuy untuk kemudian naik kereta. Untuk penumpang KA Serayu dari arah Purwokerto mereka menggunakan bus dari Stasiun Cipeundeuy menuju Stasiun Cibatu untuk kemudian melanjutkan perjalanan penuju Bandung dengan tujuan akhir Pasar Senen,” papar Joni.


Selanjutnya keberangkatan kereta lodaya  pagi  jurusan  Bandung -Yogyakarta - Solo  pukul 07.20 WIB  penumpang  penumpang dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong  difasilitasi  dengan  naik bus untuk diantar ke stasiun Tasikmalaya.


Joni menambahkan, saat ini petugas yang bersiaga di lokasi ambles sudah memberikan informasi bahwa jalur sudah diperbaiki dan bisa dilewati. Hanya saja KA yang melintas kecepatannya dibatasi yaitu 5 kilometer per jam.




Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

 

BERITA TERKAIT


Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi
 

BERITA PILIHAN


Tol Bocimi Rampung Maret 2018

Sabtu 16 Desember 2017

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

 

BERITA LAINNYA

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017


Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017 Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi DPRD Pesimis Revitalisasi Pasar Berjalan Mulus di Tahun Ini
Jumat 15 Desember 2017 Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi Gomez Sudah Sodorkan Nama Pemain Incarannya Kepada Manajemen
Jumat 15 Desember 2017 Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi Munaslub Digelar, Pengalihan Dukungan Golkar di Pilgub Jabar Terbuka
Jumat 15 Desember 2017 Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

 

 

BERITA TERKAIT

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi
Kamis 07 Desember 2017, 09:19 WIB

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi
Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi


Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Redaksi Oleh : Hera Erawan
Sumber Foto : PT KAI Daop 2 Bandung


BANDUNG, (PRFM) - Sekira pukul 01.00 WIB, Kamis (7/12/2017) dini hari terjadi gangguan di jalur selatan Kereta Api (KA) tepatnya diantara Stasiun Warung Bandrek dengan Stasiun Bumiwaluya. Di lokasi tersebut petugas menemukan pergerakan tanah berupa amblesan di KM 227 sehingga PT KAI mengambil tindakan terberat dengan memasang semboyan larangan melintas.


Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus mengatakan, amblesan tanah diperkirakan terjadi karena curah hujan yang masih terus berlanjut. Karena itu pihaknya segera menghentikan KA yang melintasi lokasi ambles sehingga tertahan dan ada perubahan pola operasinya serta overstaapen (menggunakan feeder bus untuk kemudian melanjutkan menggunakan kereta api).


"Ada beberapa KA yang kami alihkan, memutar. Diantaranya KA Mutiara Selatan tujuan Malang – Surabaya – Bandung, KA Malabar tujuan Malang – Bandung, KA Turangga tujuan Surabaya – Bandung, dan KA Lodaya tujuan Solobalapan – Yogyakarta – Bandung," ujar Joni kepada Radio PRFM, Kamis (7/12/2017) pagi.


“Kami berikan pilihan kepada penumpang kereta-kereta tersebut apakah mereka berkenan untuk tetap di dalam kereta namun jalurnya memutar atau bisa dengan peralihan kendaraan menggunakan bus menuju Bandung,” tambah Joni. 


Untuk memfasilitasi perpindahan moda, pihak Daop 2 menyediakan 30 bus yang sudah siap di beberapa stasiun. Di Stasiun Tasikmalaya disediakan 9 bus untuk mengangkut penumpang KA Turangga dan KA Lodaya menuju Bandung. Kemudian dari Stasiun Ciawi disediakan 11 bus untuk mengangkut penumpang KA Kahuripan menuju Bandung. 


Sementara untuk KA Serayu tujuan Pasar Senen - Kiaracondong – Purwokerto dan Purwokerto – Kiaracondong – Pasar Senen disediakan 10 bus di Stasiun Cibatu. Khusus untuk KA Serayu ini, penumpang dari kedua arah bertukar kereta untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju tujuan. 


“Jadi untuk penumpang KA Serayu tetap menggunakan kereta api. Yang dari arah Bandung mereka akan menggunakan bus dari Stasiun Cibatu menuju Stasiun Cipeundeuy untuk kemudian naik kereta. Untuk penumpang KA Serayu dari arah Purwokerto mereka menggunakan bus dari Stasiun Cipeundeuy menuju Stasiun Cibatu untuk kemudian melanjutkan perjalanan penuju Bandung dengan tujuan akhir Pasar Senen,” papar Joni.


Selanjutnya keberangkatan kereta lodaya  pagi  jurusan  Bandung -Yogyakarta - Solo  pukul 07.20 WIB  penumpang  penumpang dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong  difasilitasi  dengan  naik bus untuk diantar ke stasiun Tasikmalaya.


Joni menambahkan, saat ini petugas yang bersiaga di lokasi ambles sudah memberikan informasi bahwa jalur sudah diperbaiki dan bisa dilewati. Hanya saja KA yang melintas kecepatannya dibatasi yaitu 5 kilometer per jam.




 

BERITA LAINNYA



Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Dedi Mulyadi Imbau Warga Siapkan Asuransi Hari Tua
Sabtu 16 Desember 2017
Purwakarta Istimewa


Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Revitalisasi 9 Pasar Akan Dimulai Tahun Depan
Jumat 15 Desember 2017
Kota Bandung


Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi

 

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Imbas Tanah Ambles, KA Jalur Selatan Alami Perubahan Pola Operasi