Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer  




Rabu 19 Februari 2020

02:28 WIB

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer
@prfmnews

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer
PRFMNewsChannel

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer
Minggu 26 Januari 2020, 13:34 WIB
Penghapusan Tenaga Honorer
Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer
Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer




Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Redaksi Oleh : Intan Resika
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG,(PRFM) - Pemerintah akan menghapus tenaga honorer termasuk guru honorer pada tahun 2020. Mereka  yang bekerja di instansi pemerimtah hanyalah Pegawai Negri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menanggapi hal tersebut Ketua Federasi Aksi Guru Indonesia (FAGI), Iwan Hermawan mengungkapkan jika tenaga honorer termasuk guru dihapuskan, pendidikan di Indonesia diprediksi akan lumpuh.

Pasalnya berdasarkan temuan fakta lapangan FAGI, jumlah guru honorer di perkotaan mencapai 50 persen, sedangkan di daerah lebih banyak lagi. Banyaknya jumlah honorer sebagai konsekuensi 10 tahun moratorium atau penghentian sementara penerimaan guru PNS, tata usaha dan pesuruh.

"Konsekuensi 10 tahun moratorium itu, menyebabkan banyak sekolah kekurangan guru PNS," ujarnya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Minggu (26/1/2020).

Soal pengangkatan honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Iwan justru mempertanyakan nasib guru honorer yang lulus PPPK tahun 2019.

"Nah yang lulus 2019 kemarin juga belum jelas, belum ada SK. Karena ada saling lempar siapa yang mau ngegaji mereka? Kata pusat, harus dianggarkan oleh daerah. Sedangkan daerah belum siap untuk menganggarkan di APBD. Nasib PPPK ini sampai sekarang masih belum jelas. Itu kondisi guru honorer," pungkasnya. 

Dengan kondisi tersebut, FAGI bersama Forum Guru Tata Usaha Honorer Jawa Barat mengajukan 4 tuntutan kepada pemerintah. Diantaranya menuntut diangkatnya guru honorer menjadi PNS, jika tidak lulus menjadi PNS, diangkat menjadi PPPK, kalau tidak lolos PPPK, diikut sertakan dalam sertifikasi melalui pemberian SK.

"Terakhir, kami menuntut jika guru honorer tidak lolos di tiga tahapan tersebut, tetap diberikkan upah sesuai UMR daerah masing-masing," tutupnya.










 

BERITA TERKAIT


Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer
 

BERITA PILIHAN


Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

 

BERITA LAINNYA

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020


Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020 Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020 Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer Lokasi SIM Keliling Kota Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020 Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer Dua Tahun Citarum Harum, Pabrik di Sekitar DAS Berlomba-Lomba Buat IPAL
Minggu 09 Februari 2020 Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

 

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer
Minggu 26 Januari 2020, 13:34 WIB
Penghapusan Tenaga Honorer

Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer
Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer


Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Redaksi Oleh : Intan Resika
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG,(PRFM) - Pemerintah akan menghapus tenaga honorer termasuk guru honorer pada tahun 2020. Mereka  yang bekerja di instansi pemerimtah hanyalah Pegawai Negri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menanggapi hal tersebut Ketua Federasi Aksi Guru Indonesia (FAGI), Iwan Hermawan mengungkapkan jika tenaga honorer termasuk guru dihapuskan, pendidikan di Indonesia diprediksi akan lumpuh.

Pasalnya berdasarkan temuan fakta lapangan FAGI, jumlah guru honorer di perkotaan mencapai 50 persen, sedangkan di daerah lebih banyak lagi. Banyaknya jumlah honorer sebagai konsekuensi 10 tahun moratorium atau penghentian sementara penerimaan guru PNS, tata usaha dan pesuruh.

"Konsekuensi 10 tahun moratorium itu, menyebabkan banyak sekolah kekurangan guru PNS," ujarnya saat on air di Radio PRFM 107,5 News Channel, Minggu (26/1/2020).

Soal pengangkatan honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Iwan justru mempertanyakan nasib guru honorer yang lulus PPPK tahun 2019.

"Nah yang lulus 2019 kemarin juga belum jelas, belum ada SK. Karena ada saling lempar siapa yang mau ngegaji mereka? Kata pusat, harus dianggarkan oleh daerah. Sedangkan daerah belum siap untuk menganggarkan di APBD. Nasib PPPK ini sampai sekarang masih belum jelas. Itu kondisi guru honorer," pungkasnya. 

Dengan kondisi tersebut, FAGI bersama Forum Guru Tata Usaha Honorer Jawa Barat mengajukan 4 tuntutan kepada pemerintah. Diantaranya menuntut diangkatnya guru honorer menjadi PNS, jika tidak lulus menjadi PNS, diangkat menjadi PPPK, kalau tidak lolos PPPK, diikut sertakan dalam sertifikasi melalui pemberian SK.

"Terakhir, kami menuntut jika guru honorer tidak lolos di tiga tahapan tersebut, tetap diberikkan upah sesuai UMR daerah masing-masing," tutupnya.






 

BERITA LAINNYA



Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Didaulat Sebagai Pengganti Eze, Legenda Persib Apresiasi Kehebatan Castillion
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Mulai Hari Ini Tarif Tol Soroja Alami Penyesuaian Tarif, Cek Rinciannya
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Bukan Jadi TPA, Cicabe Akan Dioptimalkan Menjadi Pusat Pengolahan Sampah
Rabu 12 Februari 2020
Berita Hari ini 12 Februari 2020


Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Lokasi SIM Keliling Kota Cimahi 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020


Ini Tanggapan FAGI Soal Penghapusan Guru Honorer

Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung 12 Februari 2020
Rabu 12 Februari 2020
SIM Keliling 12 Februari 2020