Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum  




Minggu 17 Februari 2019

11:17 WIB

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum
@prfmnews

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum
PRFMNewsChannel

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum
Kamis 06 Desember 2018, 20:06 WIB

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum
Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum




Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG, (PRFM) - Pemda Provinsi Jawa Barat akan menyebar insinerator di 50 titik di sekitar DAS Citarum tahun depan. Insinerator merupakan alat pembakar sampah yang dioperasikan menggunakan teknologi pembakaran dengan suhu tertentu. Alat ini bisa membakar sampah sampai habis.

"Anggaran sudah disiapkan. Mudah-mudahan (insinerator) dengan teknologi terbaru, suhunya lebih tinggi, dan harganya lebih murah. Insinerator ini bukan untuk permanen, pada saat kultur (masyarakat)-nya sudah terbentuk, fasilitas (insinerator) bisa hilang. Ini bukan fasilitas permanen," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan dalam siaran pers, Kamis (6/12/2018).

Salah satu kendala yang dihadapi dalam penanganan DAS Citarum adalah tidak tersedianya lahan untuk tempat penampungan sampah. Untuk itu, sebagai Dansatgas Citarum, Emil menginstruksikan seluruh Komandan Sektor (Dansektor) untuk mencari lahan untuk menempatkan insinerator tersebut. Namun, lahan yang dimaksud adalah lahan milik pemerintah dalam hal ini BBWS bukan lahan milik masyarakat.

Kendala lain dalam penanganan Citarum yaitu kurang tersedianya alat berat untuk pengerukan sampah atau ekskavator. Solusinya, Emil mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan minimal sepuluh ekskavator untuk mendukung pembersihan sampah di Citarum.

Pemda Provinsi Jawa Barat mengajukan anggaran Rp 600-an Miliar kepada Pemerintah Pusat untuk penanganan Citarum. Sementara Pemda Provinsi Jawa Barat pun menyediakan anggaran sekitar Rp 100-an Miliar. Emil menilai anggaran tersebut masih kurang, karena untuk menangani Citarum butuh anggaran hingga triliunan rupiah.

“Tahun 2019 kita mengajukan anggaran sekitar Rp 600-an Miliar untuk beli ekskavator, penampungan sampah, dan pembebasan lahan untuk danau retensi. Karena masalahnya ada sedimen, sampah, dan banjir, tiga-tiganya dapat anggaran,” jelas Emil ditemui usai rakor.

Sementara itu, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berkomitmen untuk mem-back up penanganan Citarum ini secara penuh, termasuk dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. "Saya akan back up habis-habisan dan pendanaan itu menjadi kunci," ujar Luhut dalam rakor.

“Kemarin pendanaannya belum terintegrasi, sekarang masuk Pak Ridwan (Gubernur Jabar) sudah terintegrasi dan dana itu kita harapkan turun akhir Januari atau Februari (2019) untuk selesaikan semua program,” tambahnya usai rakor.

Luhut mengatakan Pemerintah Pusat menganggarkan Rp 640 Miliar untuk Citarum. Anggaran akan disalurkan ke Satgas Citarum.

“Tahun ini (2019) Rp 640 Miliar hanya yang untuk nanti dikelola oleh Dansatgas (Citarum),” katanya.



Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

 

BERITA TERKAIT


Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum
 

BERITA PILIHAN


Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

 

BERITA LAINNYA

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Titik Kampanye Terbuka di Kota Bandung Dibagi 6 Zona
Rabu 13 Februari 2019


Perda Kewirausahaan Ditetapkan Dukung Milenial Jabar Berwirausaha
Selasa 12 Februari 2019 Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum Pemkot Pastikan Semua Pembangunan di Kota Bandung Sesuai dengan RTRW dan RDTR
Selasa 12 Februari 2019 Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum Tak Hanya Siapkan Logistik, KPU Kota Bandung pun Siapkan Penyelenggara Pemilu
Selasa 12 Februari 2019 Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum Siang Ini Bobotoh Mulai Padati Stadion Si Jalak Harupat
Senin 11 Februari 2019 Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum Kasus DBD di Bandung Barat Menurun
Senin 11 Februari 2019 Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum KPAI Sayangkan Adanya Pelajar SMA yang Buat Industri Tembakau di Apartemen
Senin 11 Februari 2019 Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

 

 

BERITA TERKAIT

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum
Kamis 06 Desember 2018, 20:06 WIB

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum
Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum


Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Redaksi Oleh : Haidar Syahid Rais
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG, (PRFM) - Pemda Provinsi Jawa Barat akan menyebar insinerator di 50 titik di sekitar DAS Citarum tahun depan. Insinerator merupakan alat pembakar sampah yang dioperasikan menggunakan teknologi pembakaran dengan suhu tertentu. Alat ini bisa membakar sampah sampai habis.

"Anggaran sudah disiapkan. Mudah-mudahan (insinerator) dengan teknologi terbaru, suhunya lebih tinggi, dan harganya lebih murah. Insinerator ini bukan untuk permanen, pada saat kultur (masyarakat)-nya sudah terbentuk, fasilitas (insinerator) bisa hilang. Ini bukan fasilitas permanen," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan dalam siaran pers, Kamis (6/12/2018).

Salah satu kendala yang dihadapi dalam penanganan DAS Citarum adalah tidak tersedianya lahan untuk tempat penampungan sampah. Untuk itu, sebagai Dansatgas Citarum, Emil menginstruksikan seluruh Komandan Sektor (Dansektor) untuk mencari lahan untuk menempatkan insinerator tersebut. Namun, lahan yang dimaksud adalah lahan milik pemerintah dalam hal ini BBWS bukan lahan milik masyarakat.

Kendala lain dalam penanganan Citarum yaitu kurang tersedianya alat berat untuk pengerukan sampah atau ekskavator. Solusinya, Emil mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan minimal sepuluh ekskavator untuk mendukung pembersihan sampah di Citarum.

Pemda Provinsi Jawa Barat mengajukan anggaran Rp 600-an Miliar kepada Pemerintah Pusat untuk penanganan Citarum. Sementara Pemda Provinsi Jawa Barat pun menyediakan anggaran sekitar Rp 100-an Miliar. Emil menilai anggaran tersebut masih kurang, karena untuk menangani Citarum butuh anggaran hingga triliunan rupiah.

“Tahun 2019 kita mengajukan anggaran sekitar Rp 600-an Miliar untuk beli ekskavator, penampungan sampah, dan pembebasan lahan untuk danau retensi. Karena masalahnya ada sedimen, sampah, dan banjir, tiga-tiganya dapat anggaran,” jelas Emil ditemui usai rakor.

Sementara itu, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan berkomitmen untuk mem-back up penanganan Citarum ini secara penuh, termasuk dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. "Saya akan back up habis-habisan dan pendanaan itu menjadi kunci," ujar Luhut dalam rakor.

“Kemarin pendanaannya belum terintegrasi, sekarang masuk Pak Ridwan (Gubernur Jabar) sudah terintegrasi dan dana itu kita harapkan turun akhir Januari atau Februari (2019) untuk selesaikan semua program,” tambahnya usai rakor.

Luhut mengatakan Pemerintah Pusat menganggarkan Rp 640 Miliar untuk Citarum. Anggaran akan disalurkan ke Satgas Citarum.

“Tahun ini (2019) Rp 640 Miliar hanya yang untuk nanti dikelola oleh Dansatgas (Citarum),” katanya.



 

BERITA LAINNYA



Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Kasus DBD di Bandung Barat Menurun
Senin 11 Februari 2019
Jawa Barat


Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum

 

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Insinerator Akan Disebar di 50 Titik DAS Citarum