Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan  




Kamis 20 September 2018

06:27 WIB

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan
@prfmnews

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan
PRFMNewsChannel

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan
Rabu 14 Maret 2018, 13:39 WIB

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan
Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan




Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Ilustrasi/net

BANDUNG,(PRFM) - Cuti bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) laki-laki yang mendampingi istrinya melahirkan bukanlah cuti tersendiri, tetapi merupakan salah satu jenis cuti, yakni cuti karena alasan penting. Berdasarkan Pasal 310 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada tujuh jenis cuti untuk PNS, yaitu cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti karena alasan penting, cuti bersama, dan cuti di luar tanggungan negara.

“Cuti tersebut bukanlah cuti tersendiri semata-mata karena istri melahirkan, tetapi cuti karena alasan penting, yang antara lain dapat diambil untuk mendampingi istri apabila proses kelahirannya betul-betul membutuhkan pendampingan, seperti operasi caesar atau membutuhkan perawatan khusus,” ujar Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Herman Suryatman di Jakarta, Rabu (14/03/2018).

Hal itu dikatakannya untuk menanggapi pemberitaan di sebuah media online yang menyatakan perlunya dilakukan pengkajian ulang terhadap kebijakan tersebut. Dalam berita tersebut, Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Apung Widadi menilai cuti satu bulan terlalu lama.

"Kebijakan ini perlu ditinjau ulang, harus dicari tahu kenapa keluar angka satu bulan? Menurut kami itu terlalu lama," ujarnya.

Herman lebih lanjut menjelaskan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil, dijelaskan bahwa pemberian cuti karena alasan penting terdiri dari 15 poin. Pada poin 3 berbunyi : “PNS laki-laki yang isterinya melahirkan /operasi caesar dapat diberikan cuti karena alasan penting dengan melampirkan surat keterangan rawat inap dari Unit Pelayanan Kesehatan.”

"Jadi tidak benar bahwa PNS laki-laki bisa begitu saja mengambil cuti sampai 1 bulan apabila istrinya melahirkan, tetapi ada ketentuan yang ketat yakni harus melampirkan surat keterangan rawat inap dari Unit Pelayanan Kesehatan," kata Herman.

Disebutkan juga bahwa lamanya cuti karena alasan penting ditentukan oleh Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti, paling lama 1 (satu) bulan dengan mengajukan permintaan secara tertulis.

“Pengertian satu bulan itu merupakan waktu paling lama. Tidak selalu satu bulan, tetapi bisa kurang, disesuaikan dengan kondisi objektif dan alasan yang akuntabel,” ujarnya.

Apalagi dengan perkembangan teknologi kedokteran belakangan ini yang  memungkinkan orang yang melahirkan dengan operasi caesar bisa sembuh dalam waktu yang lebih cepat. Jadi cuti sampai satu bulan itu hanya untuk kasus-kasus tertentu saja, yang memang betul-betul membutuhkan pendampingan suami.




Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

 

BERITA TERKAIT


Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan
 

BERITA PILIHAN


Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

 

BERITA LAINNYA

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Polda Jabar Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Lodaya
Rabu 19 September 2018


Dekranasda Jabar Ditragetkan Buka Toko Di Jakarta Dan Bali
Rabu 19 September 2018 Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan Umuh Bersyukur Persib Lawan Persija Tetap di Hari Minggu
Rabu 19 September 2018 Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan Safety Harga Mati, Service Sepenuh Hati
Rabu 19 September 2018 Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan Solusi Menperin Bagi TPT Majalaya
Rabu 19 September 2018 Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan Ini Rencana Emil untuk Citarum
Rabu 19 September 2018 Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan Dilantik Besok, Sertijab Wali Kota Bandung Digelar Jumat
Rabu 19 September 2018 Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

 

 

BERITA TERKAIT

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan
Rabu 14 Maret 2018, 13:39 WIB

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan
Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan


Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Ilustrasi/net


BANDUNG,(PRFM) - Cuti bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) laki-laki yang mendampingi istrinya melahirkan bukanlah cuti tersendiri, tetapi merupakan salah satu jenis cuti, yakni cuti karena alasan penting. Berdasarkan Pasal 310 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada tujuh jenis cuti untuk PNS, yaitu cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti karena alasan penting, cuti bersama, dan cuti di luar tanggungan negara.

“Cuti tersebut bukanlah cuti tersendiri semata-mata karena istri melahirkan, tetapi cuti karena alasan penting, yang antara lain dapat diambil untuk mendampingi istri apabila proses kelahirannya betul-betul membutuhkan pendampingan, seperti operasi caesar atau membutuhkan perawatan khusus,” ujar Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Herman Suryatman di Jakarta, Rabu (14/03/2018).

Hal itu dikatakannya untuk menanggapi pemberitaan di sebuah media online yang menyatakan perlunya dilakukan pengkajian ulang terhadap kebijakan tersebut. Dalam berita tersebut, Peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Apung Widadi menilai cuti satu bulan terlalu lama.

"Kebijakan ini perlu ditinjau ulang, harus dicari tahu kenapa keluar angka satu bulan? Menurut kami itu terlalu lama," ujarnya.

Herman lebih lanjut menjelaskan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil, dijelaskan bahwa pemberian cuti karena alasan penting terdiri dari 15 poin. Pada poin 3 berbunyi : “PNS laki-laki yang isterinya melahirkan /operasi caesar dapat diberikan cuti karena alasan penting dengan melampirkan surat keterangan rawat inap dari Unit Pelayanan Kesehatan.”

"Jadi tidak benar bahwa PNS laki-laki bisa begitu saja mengambil cuti sampai 1 bulan apabila istrinya melahirkan, tetapi ada ketentuan yang ketat yakni harus melampirkan surat keterangan rawat inap dari Unit Pelayanan Kesehatan," kata Herman.

Disebutkan juga bahwa lamanya cuti karena alasan penting ditentukan oleh Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti, paling lama 1 (satu) bulan dengan mengajukan permintaan secara tertulis.

“Pengertian satu bulan itu merupakan waktu paling lama. Tidak selalu satu bulan, tetapi bisa kurang, disesuaikan dengan kondisi objektif dan alasan yang akuntabel,” ujarnya.

Apalagi dengan perkembangan teknologi kedokteran belakangan ini yang  memungkinkan orang yang melahirkan dengan operasi caesar bisa sembuh dalam waktu yang lebih cepat. Jadi cuti sampai satu bulan itu hanya untuk kasus-kasus tertentu saja, yang memang betul-betul membutuhkan pendampingan suami.




 

BERITA LAINNYA



Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Safety Harga Mati, Service Sepenuh Hati
Rabu 19 September 2018
Jawa Barat


Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Solusi Menperin Bagi TPT Majalaya
Rabu 19 September 2018
Jawa Barat


Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Ini Rencana Emil untuk Citarum
Rabu 19 September 2018
Jawa Barat


Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan

 

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Istri Lahiran,PNS Diberi Cuti Karena Alasan Penting dan Tak Harus Cuti Sebulan