Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...  




Jumat 23 Juni 2017

05:30 WIB

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...
@prfmnews

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...
PRFMNewsChannel

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...
Jumat 14 April 2017, 22:32 WIB

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...
Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...




Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Komisi B DPRD Kota Bandung meminta Pemerintah Kota Bandung segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang pelakanaan reklame. Sehingga, nantinya setiap reklame akan diatur sedemikan rupa agar tertata rapi.

Seperti diketahui, peraturan terkait reklame kini ada dalam Peraturan Daerah (Perda) yang direvisi 2016 lalu, sedangkan Perwal belum dilahirkan. Pasalnya, jika Perwal sudah ada, maka potensi pendapatan sebesar RP 290 Miliar bisa diperoleh pemerintah kota.

"Nah kalau Perwal telat ya akan telat juga target yang dibebankan pada Dinas Pendapatan Daerah, maka dari itu Pemkot harus segera keluarkan Perwal tentang Reklame," ucap Ketua Komisi B, Sofyan Nuddin Syarif dalam Talkshow Suara Wakil Rakyat di Studio PRFM, Jumat (14/4/2017).

Nantinya, dituturkan Sofyan, beberapa titik seperti ruas Jalan Ir H Djuanda (Dago), Dr Djundjunan (Pasteur), dan Asia Afrika akan terbebas dari kesemrawutan reklame.

"Kalau (Perwal) udah ada nanti Dago, Pasteur dan Asia Afrika misalnya tidak boleh ada reklame, hanya restoran saja yang boleh memasang reklame nama tempatnya, bukan produk lain," tuturnya.



Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

 

BERITA TERKAIT


Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...
 

BERITA PILIHAN


Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

 

BERITA LAINNYA

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

Gerakan Mudik Kamil 2017 Berangkatkan 50 Pemudik Hari Ini
Rabu 21 Juni 2017


Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak, Pemudik Diimbau Hindari Waktu Ini
Rabu 21 Juni 2017 Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal... 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintasi Wilayah Karawang
Rabu 21 Juni 2017 Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal... Jalur Cileunyi Mulai Didominasi Kendaraan Pemudik
Rabu 21 Juni 2017 Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal... Puluhan Motor dari Luar Kota Mulai Melintasi Jalur Cimahi
Rabu 21 Juni 2017 Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal... Legenda Sarankan Persib Cari Sosok Seperti Konate
Senin 19 Juni 2017 Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal... Kalah Dari Barito, Persib Terkendala Penyelesaian Akhir
Senin 19 Juni 2017 Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

 

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...
Jumat 14 April 2017, 22:32 WIB

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...
Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...


Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

Redaksi Oleh : Rizky Perdana
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Komisi B DPRD Kota Bandung meminta Pemerintah Kota Bandung segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang pelakanaan reklame. Sehingga, nantinya setiap reklame akan diatur sedemikan rupa agar tertata rapi.

Seperti diketahui, peraturan terkait reklame kini ada dalam Peraturan Daerah (Perda) yang direvisi 2016 lalu, sedangkan Perwal belum dilahirkan. Pasalnya, jika Perwal sudah ada, maka potensi pendapatan sebesar RP 290 Miliar bisa diperoleh pemerintah kota.

"Nah kalau Perwal telat ya akan telat juga target yang dibebankan pada Dinas Pendapatan Daerah, maka dari itu Pemkot harus segera keluarkan Perwal tentang Reklame," ucap Ketua Komisi B, Sofyan Nuddin Syarif dalam Talkshow Suara Wakil Rakyat di Studio PRFM, Jumat (14/4/2017).

Nantinya, dituturkan Sofyan, beberapa titik seperti ruas Jalan Ir H Djuanda (Dago), Dr Djundjunan (Pasteur), dan Asia Afrika akan terbebas dari kesemrawutan reklame.

"Kalau (Perwal) udah ada nanti Dago, Pasteur dan Asia Afrika misalnya tidak boleh ada reklame, hanya restoran saja yang boleh memasang reklame nama tempatnya, bukan produk lain," tuturnya.



 

BERITA LAINNYA



Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...

 

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jalan Dago, Pasteur, dan Asia Afrika Akan Terbebas Dari Reklame, Asal...