Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi  




Minggu 18 November 2018

09:12 WIB

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi
@prfmnews

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi
PRFMNewsChannel

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi
Selasa 27 Februari 2018, 11:25 WIB

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi




Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Redaksi Oleh : Desy Viani
Foto Oleh : Pikiran Rakyat

BANDUNG, (PRFM) - Saat musim hujan tiba, jumlah jalan rusak kian bertambah. Tak jarang kecelakaan pun terjadi akibat terperosok ataupun menghindari jalan rusak. Bukan hanya korban luka saja, tak jarang jalan rusak pun bisa menghilangkan nyawa. 


Anggota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), JokoSetiawarno menilai, aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di daerah sesuai kewenangan jalan nasional, provinsi dan kota/kabupaten, masih banyak yang tidak memahami jeratan hukum akibat membiarkan jalan rusak tanpa dilakukan perbaikan segera. Padahal, sesuai pasal 24 (ayat 1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkuran Jalan, penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.


"Jika karena kondisi cuaca atau kendala anggaran, masih dapat dilakukan cara lain. Yang penting bisa menjadi perhatian pengguna jalan untuk lebih waspada dan berhati-hati. Dan jika terjadi kecelakaan, tidak terkena sanksi hukum," tuturnya dalam siaran pers yang diterima PRFM, Selasa (27/2/2018).


Ia menambahkan, di Pasal 24 (ayat 2), dalam hal belum dilakukan perbaikan jalan yang rusak, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Ada ketentuan pidana bagi penyelenggara jalan yang abai terhadap kerusakan jalan sesuai wewenangnya.


"Pasal 273, setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan kendaraan dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp 12 juta. Mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta. Jika korban meninggal dunia, dapat dipidana penjara hingga 5 tahun atau denda paling banyak Rp 120 juta," terang Joko.


Sementara, lanjutnya, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki, dapat dipidana kurungan penjara hingga 6 bulan atau dendan bayar maksimal Rp 1,5 juta.


"Sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan rusak. Jika korban atau keluarga korban sadar hukum, pasti penyelenggara jalan yang abai bisa terkena sanksi hukum. Sebelum terjerat hukum, lakukan perbaikan segera, jika tidak memungkinkan karena faktor cuaca, berilah tanda atau rambu pada pada jalan yang rusak tersebut," pungkasnya.




Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

 

BERITA TERKAIT


Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi
 

BERITA PILIHAN


Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

 

BERITA LAINNYA

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Manajemen Minta Bobotoh Pahami Putusan Banding Soal Nonton Tanpa Atribut
Minggu 18 November 2018


Kebakaran di Terusan Pasirkoja: 42 Kios Terbakar, 1 Orang Luka
Minggu 18 November 2018 Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi Preview Persib vs PSIS: Maung Bandung Harus Tampil Percaya Diri
Minggu 18 November 2018 Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi Sekda Jabar Minta BPS Digitalisasi Data
Minggu 18 November 2018 Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi Toko Penjual Kayu Bekas di Terusan Pasirkoja Hangus Terbakar
Minggu 18 November 2018 Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi Lupakan Mantan dengan Wisata Lewat Gurilaps
Sabtu 17 November 2018 Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi Lupakan Mantan dengan Wisata Lewat Gurilaps
Sabtu 17 November 2018 Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

 

 

BERITA TERKAIT

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi
Selasa 27 Februari 2018, 11:25 WIB

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi
Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi


Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Redaksi Oleh : Desy Viani
Sumber Foto : Pikiran Rakyat


BANDUNG, (PRFM) - Saat musim hujan tiba, jumlah jalan rusak kian bertambah. Tak jarang kecelakaan pun terjadi akibat terperosok ataupun menghindari jalan rusak. Bukan hanya korban luka saja, tak jarang jalan rusak pun bisa menghilangkan nyawa. 


Anggota Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), JokoSetiawarno menilai, aparat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di daerah sesuai kewenangan jalan nasional, provinsi dan kota/kabupaten, masih banyak yang tidak memahami jeratan hukum akibat membiarkan jalan rusak tanpa dilakukan perbaikan segera. Padahal, sesuai pasal 24 (ayat 1) UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkuran Jalan, penyelenggara wajib segera dan patut untuk memperbaiki jalan rusak yang dapat mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.


"Jika karena kondisi cuaca atau kendala anggaran, masih dapat dilakukan cara lain. Yang penting bisa menjadi perhatian pengguna jalan untuk lebih waspada dan berhati-hati. Dan jika terjadi kecelakaan, tidak terkena sanksi hukum," tuturnya dalam siaran pers yang diterima PRFM, Selasa (27/2/2018).


Ia menambahkan, di Pasal 24 (ayat 2), dalam hal belum dilakukan perbaikan jalan yang rusak, penyelenggara jalan wajib memberi tanda atau rambu pada jalan yang rusak untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Ada ketentuan pidana bagi penyelenggara jalan yang abai terhadap kerusakan jalan sesuai wewenangnya.


"Pasal 273, setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, sehingga menimbulkan korban luka ringan dan/atau kerusakan kendaraan dipidana kurungan paling lama 6 bulan atau denda maksimal Rp 12 juta. Mengakibatkan luka berat, pelaku dipidana kurungan maksimal 1 tahun atau denda paling banyak Rp 24 juta. Jika korban meninggal dunia, dapat dipidana penjara hingga 5 tahun atau denda paling banyak Rp 120 juta," terang Joko.


Sementara, lanjutnya, jika penyelenggaran jalan tidak memberi tanda atau rambu pada jalan rusak dan belum diperbaiki, dapat dipidana kurungan penjara hingga 6 bulan atau dendan bayar maksimal Rp 1,5 juta.


"Sudah banyak korban kecelakaan akibat jalan rusak. Jika korban atau keluarga korban sadar hukum, pasti penyelenggara jalan yang abai bisa terkena sanksi hukum. Sebelum terjerat hukum, lakukan perbaikan segera, jika tidak memungkinkan karena faktor cuaca, berilah tanda atau rambu pada pada jalan yang rusak tersebut," pungkasnya.




 

BERITA LAINNYA



Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Sekda Jabar Minta BPS Digitalisasi Data
Minggu 18 November 2018
Jawa Barat


Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Lupakan Mantan dengan Wisata Lewat Gurilaps
Sabtu 17 November 2018
Jawa Barat


Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi

 

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki Bisa Kena Sanksi