Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit  




Kamis 19 Juli 2018

05:00 WIB

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
@prfmnews

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
PRFMNewsChannel

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Sabtu 13 Januari 2018, 11:18 WIB

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit




Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Redaksi Oleh : Shofie Karimanisa
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memberikan kuota angkutan sewa khusus atau lebih dikenal dengan taksi online untuk wilayah Kota Cimahi sebanyak 467 unit.


Regulasi dari Dishub Jawa Barat ini mengharuskan setiap badan hukum berupa koperasi atau perusahaan terpadu penyedia layanan angkutan sewa khusus mengajukan perizinan dan rekomendasi pengoperasian angkutan dan mendapat kuota kendaraan. 


“Sampai saat ini belum ada badan hukum yang mengajukan rekomendasi ke Dishub Kota Cimahi, teknisnya akan terbuka untuk siapapun badan hukumnya selama kuota kendaraan masih mencukupi,” ujar Kepala seksi angkutan Kota Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018).


Ia menambahkan, angkutan sewa khusus yang telah mendapatkan rekomendasi dari Dishub, STNK-nya akan diberi tanda khusus. Terkait plat kuning yang wacananya akan diberlakukan, Dishub Jabar akan berkoordinasi dengan kepolisian.


“Masih banyak pemilik taksi online di tingkat bawah yang tidak memahami tata cara persyaratan penerbitan ijin operasional dan kuota kendaraan. Mulai 1 Februari 2018 pihak kami (Dishub Kota Cimahi) akan melakukan penindakan berupa tilang bagi angkutan sewa khusus yang belum memiliki izin dan rekomendasi operasional,” tuturnya.


Saat ini Kementerian Perhubungan telah menurunkan Peraturan Menteri 108 Tahun 2017 pengganti PM 26 tahun 2017 yang mengatur 9 poin, diantaranya argometer, tarif, wilayah operasi, kuota atau perencanaan kebutuhan, persyaratan minimal 5 kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor, domisili TNKB, Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT), dan peran aplikator.


Editor: Desy Viani



Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

BERITA TERKAIT


Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
 

BERITA PILIHAN


Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

BERITA LAINNYA

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

DPRD Kota Bandung Akan Tindaklanjuti Kenaikan Harga Daging dan Telur Ayam
Rabu 18 Juli 2018


Emil Tekankan Pengelola Pasar Baru Kedepannya Mesti Berlaku Adil
Rabu 18 Juli 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Kredit Mesra Di Perluas, Pelayanan Air Bersih Dikembangkan
Rabu 18 Juli 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Kredit Mesra Di Perluas, Pelayanan Air Bersih Dikembangkan
Rabu 18 Juli 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Evaluasi Ulang Proyek Perluasan Pangleseran - Cibatu Pangandaran Dinilai Janggal
Rabu 18 Juli 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Produk IKM Kabupaten Bandung Akan Hiasi Perhelatan Asian Games 2018
Rabu 18 Juli 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Sekda Jabar Ungkap Peran Motekar Bagi Keluarga di Jabar
Rabu 18 Juli 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

 

BERITA TERKAIT

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Sabtu 13 Januari 2018, 11:18 WIB

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit


Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Redaksi Oleh : Shofie Karimanisa
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memberikan kuota angkutan sewa khusus atau lebih dikenal dengan taksi online untuk wilayah Kota Cimahi sebanyak 467 unit.


Regulasi dari Dishub Jawa Barat ini mengharuskan setiap badan hukum berupa koperasi atau perusahaan terpadu penyedia layanan angkutan sewa khusus mengajukan perizinan dan rekomendasi pengoperasian angkutan dan mendapat kuota kendaraan. 


“Sampai saat ini belum ada badan hukum yang mengajukan rekomendasi ke Dishub Kota Cimahi, teknisnya akan terbuka untuk siapapun badan hukumnya selama kuota kendaraan masih mencukupi,” ujar Kepala seksi angkutan Kota Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018).


Ia menambahkan, angkutan sewa khusus yang telah mendapatkan rekomendasi dari Dishub, STNK-nya akan diberi tanda khusus. Terkait plat kuning yang wacananya akan diberlakukan, Dishub Jabar akan berkoordinasi dengan kepolisian.


“Masih banyak pemilik taksi online di tingkat bawah yang tidak memahami tata cara persyaratan penerbitan ijin operasional dan kuota kendaraan. Mulai 1 Februari 2018 pihak kami (Dishub Kota Cimahi) akan melakukan penindakan berupa tilang bagi angkutan sewa khusus yang belum memiliki izin dan rekomendasi operasional,” tuturnya.


Saat ini Kementerian Perhubungan telah menurunkan Peraturan Menteri 108 Tahun 2017 pengganti PM 26 tahun 2017 yang mengatur 9 poin, diantaranya argometer, tarif, wilayah operasi, kuota atau perencanaan kebutuhan, persyaratan minimal 5 kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor, domisili TNKB, Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT), dan peran aplikator.


Editor: Desy Viani



 

BERITA LAINNYA



Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit