Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit  




Jumat 27 April 2018

15:48 WIB

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
@prfmnews

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
PRFMNewsChannel

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Sabtu 13 Januari 2018, 11:18 WIB

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit




Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Redaksi Oleh : Shofie Karimanisa
Foto Oleh : PRFM

BANDUNG, (PRFM) – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memberikan kuota angkutan sewa khusus atau lebih dikenal dengan taksi online untuk wilayah Kota Cimahi sebanyak 467 unit.


Regulasi dari Dishub Jawa Barat ini mengharuskan setiap badan hukum berupa koperasi atau perusahaan terpadu penyedia layanan angkutan sewa khusus mengajukan perizinan dan rekomendasi pengoperasian angkutan dan mendapat kuota kendaraan. 


“Sampai saat ini belum ada badan hukum yang mengajukan rekomendasi ke Dishub Kota Cimahi, teknisnya akan terbuka untuk siapapun badan hukumnya selama kuota kendaraan masih mencukupi,” ujar Kepala seksi angkutan Kota Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018).


Ia menambahkan, angkutan sewa khusus yang telah mendapatkan rekomendasi dari Dishub, STNK-nya akan diberi tanda khusus. Terkait plat kuning yang wacananya akan diberlakukan, Dishub Jabar akan berkoordinasi dengan kepolisian.


“Masih banyak pemilik taksi online di tingkat bawah yang tidak memahami tata cara persyaratan penerbitan ijin operasional dan kuota kendaraan. Mulai 1 Februari 2018 pihak kami (Dishub Kota Cimahi) akan melakukan penindakan berupa tilang bagi angkutan sewa khusus yang belum memiliki izin dan rekomendasi operasional,” tuturnya.


Saat ini Kementerian Perhubungan telah menurunkan Peraturan Menteri 108 Tahun 2017 pengganti PM 26 tahun 2017 yang mengatur 9 poin, diantaranya argometer, tarif, wilayah operasi, kuota atau perencanaan kebutuhan, persyaratan minimal 5 kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor, domisili TNKB, Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT), dan peran aplikator.


Editor: Desy Viani



Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

BERITA TERKAIT


Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
 

BERITA PILIHAN


Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

BERITA LAINNYA

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Permasalahan Sampah dan Tata Kota Bandung Siap Dibantu Negara-Negara Nordic
Jumat 27 April 2018


Penundaan Laga Mengharuskan Gomez Siasati Program Latihan
Jumat 27 April 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Penundaan Laga Mengharuskan Gomez Siasati Program Latihan
Jumat 27 April 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Punya Masalah Keluarga dan Hubungan dengan Orang Terkasih? Yu Datang Ke Puspaga
Jumat 27 April 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Proyek Tol Gedebage-Banjar Memasuki Proses Lelang
Jumat 27 April 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Proyek Tol Gedebage-Banjar Memasuki Proses Lelang
Jumat 27 April 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit 2020 Bandung-Cirebon Hanya Ditempuh 1 Jam
Jumat 27 April 2018 Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

 

BERITA TERKAIT

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Sabtu 13 Januari 2018, 11:18 WIB

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit
Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit


Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Redaksi Oleh : Shofie Karimanisa
Sumber Foto : PRFM


BANDUNG, (PRFM) – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memberikan kuota angkutan sewa khusus atau lebih dikenal dengan taksi online untuk wilayah Kota Cimahi sebanyak 467 unit.


Regulasi dari Dishub Jawa Barat ini mengharuskan setiap badan hukum berupa koperasi atau perusahaan terpadu penyedia layanan angkutan sewa khusus mengajukan perizinan dan rekomendasi pengoperasian angkutan dan mendapat kuota kendaraan. 


“Sampai saat ini belum ada badan hukum yang mengajukan rekomendasi ke Dishub Kota Cimahi, teknisnya akan terbuka untuk siapapun badan hukumnya selama kuota kendaraan masih mencukupi,” ujar Kepala seksi angkutan Kota Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang, saat on air di PRFM, Sabtu (13/1/2018).


Ia menambahkan, angkutan sewa khusus yang telah mendapatkan rekomendasi dari Dishub, STNK-nya akan diberi tanda khusus. Terkait plat kuning yang wacananya akan diberlakukan, Dishub Jabar akan berkoordinasi dengan kepolisian.


“Masih banyak pemilik taksi online di tingkat bawah yang tidak memahami tata cara persyaratan penerbitan ijin operasional dan kuota kendaraan. Mulai 1 Februari 2018 pihak kami (Dishub Kota Cimahi) akan melakukan penindakan berupa tilang bagi angkutan sewa khusus yang belum memiliki izin dan rekomendasi operasional,” tuturnya.


Saat ini Kementerian Perhubungan telah menurunkan Peraturan Menteri 108 Tahun 2017 pengganti PM 26 tahun 2017 yang mengatur 9 poin, diantaranya argometer, tarif, wilayah operasi, kuota atau perencanaan kebutuhan, persyaratan minimal 5 kendaraan, bukti kepemilikan kendaraan bermotor, domisili TNKB, Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT), dan peran aplikator.


Editor: Desy Viani



 

BERITA LAINNYA



Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit

 

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jatah Taksi Online di Kota Cimahi Sekitar 467 Unit