Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital  




Selasa 19 November 2019

20:05 WIB

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
@prfmnews

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
PRFMNewsChannel

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Senin 24 Juni 2019, 21:57 WIB
Pemilu 2019
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital




Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoax) saat pengumuman hasil sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK). 

Memproduksi atau turut menyebarkan hoax mesti dihindari masyarakat karena akan menjadi jejak digital yang tak akan hilang dari internet.

Jika jejak digital tersebut dianggap melanggar hukum, pada akhirnya sangat mudah ditemukan untuk dijadikan barang bukti perkara hukum.

"Jejak digital itu tidak akan hilang, baik yang positif maupun yang negatif. Seperti ada Malaikat yang mencatat kebaikan kita dan keburukan kita," kata Rudiantara saat on air di PRFM, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Pembacaan Putusan Sidang MK Dilakukan Pada 27 Juni 2019

Rudiantara mengimbau seluruh warga Indonesia untuk tetap berpikir positif saat pembacaan hasil sengketa Pilpres. Sederhananya, masyarakat diharapkan untuk mengacuhkan informasi yang belum jelas kebenarannya. 

"Sebelum kirim kita pastikan dulu itu informasi benar atau tidak. Kalau tidak, tanyakan pada yang tahu. Jangan asal sembarang ikut menyebarkan. Karena hoax yang kemarin-kemarin sudah banyak yang diproses oleh Polisi secara hukum," tambahnya.

Menurut Rudiantara, dengan peran serta dan tanggung jawab dari masyarakat untuk tidak menyebar hoax, akan membuat pemerintah tak membatasi lalu lintas data di media sosial.

Sebelumnya pada 22 Mei 2019, pemerintah membatasi akses data di media sosial untuk mencegah penyebaran kabar hoaks dan kabar bohong mengenai hasil Pemilu.










 

BERITA TERKAIT


Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit

Selasa 25 September 2018

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
 

BERITA PILIHAN


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

 

BERITA LAINNYA

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

DPR Bahas Rencana Kerja Sama Indonesia-Selandia Baru
Selasa 19 November 2019


Bandung Jadi Kota Pertama yang Punya Dokumen Kontingensi Gempa
Selasa 19 November 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Borneo FC Rindu Kemenangan
Selasa 19 November 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Tingkatkan Pelayanan, PT KAI Lakukan Penataan Kawasan Stasiun Timur
Selasa 19 November 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Apnatel Siap Hadirkan LIO di Kota Bandung
Selasa 19 November 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Menang Telak, Persib Putri Gilas Persija 7-2
Selasa 19 November 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Moeldoko Minta Masyarakat Tak Salah Paham Terhadap Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Selasa 19 November 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

 

 

BERITA TERKAIT


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

KPU Jabar Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Senin 24 September 2018, 06:53 WIB Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

KTP-el dan DPT Ganda Hantui Persiapan Pemilu 2019
Senin 24 September 2018, 08:15 WIB Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit
Selasa 25 September 2018, 11:10 WIB Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Senin 24 Juni 2019, 21:57 WIB
Pemilu 2019

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoax) saat pengumuman hasil sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK). 

Memproduksi atau turut menyebarkan hoax mesti dihindari masyarakat karena akan menjadi jejak digital yang tak akan hilang dari internet.

Jika jejak digital tersebut dianggap melanggar hukum, pada akhirnya sangat mudah ditemukan untuk dijadikan barang bukti perkara hukum.

"Jejak digital itu tidak akan hilang, baik yang positif maupun yang negatif. Seperti ada Malaikat yang mencatat kebaikan kita dan keburukan kita," kata Rudiantara saat on air di PRFM, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Pembacaan Putusan Sidang MK Dilakukan Pada 27 Juni 2019

Rudiantara mengimbau seluruh warga Indonesia untuk tetap berpikir positif saat pembacaan hasil sengketa Pilpres. Sederhananya, masyarakat diharapkan untuk mengacuhkan informasi yang belum jelas kebenarannya. 

"Sebelum kirim kita pastikan dulu itu informasi benar atau tidak. Kalau tidak, tanyakan pada yang tahu. Jangan asal sembarang ikut menyebarkan. Karena hoax yang kemarin-kemarin sudah banyak yang diproses oleh Polisi secara hukum," tambahnya.

Menurut Rudiantara, dengan peran serta dan tanggung jawab dari masyarakat untuk tidak menyebar hoax, akan membuat pemerintah tak membatasi lalu lintas data di media sosial.

Sebelumnya pada 22 Mei 2019, pemerintah membatasi akses data di media sosial untuk mencegah penyebaran kabar hoaks dan kabar bohong mengenai hasil Pemilu.






 

BERITA LAINNYA



Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Borneo FC Rindu Kemenangan
Selasa 19 November 2019
Liga 1 2019


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Apnatel Siap Hadirkan LIO di Kota Bandung
Selasa 19 November 2019
Apnatel


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Menang Telak, Persib Putri Gilas Persija 7-2
Selasa 19 November 2019
Persib Putri