Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital  




Minggu 21 Juli 2019

03:15 WIB

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
@prfmnews

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
PRFMNewsChannel

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Senin 24 Juni 2019, 21:57 WIB
Pemilu 2019

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital




Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Foto Oleh : Ilustrasi - PRFM

BANDUNG, (PRFM) - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoax) saat pengumuman hasil sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK). 

Memproduksi atau turut menyebarkan hoax mesti dihindari masyarakat karena akan menjadi jejak digital yang tak akan hilang dari internet.

Jika jejak digital tersebut dianggap melanggar hukum, pada akhirnya sangat mudah ditemukan untuk dijadikan barang bukti perkara hukum.

"Jejak digital itu tidak akan hilang, baik yang positif maupun yang negatif. Seperti ada Malaikat yang mencatat kebaikan kita dan keburukan kita," kata Rudiantara saat on air di PRFM, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Pembacaan Putusan Sidang MK Dilakukan Pada 27 Juni 2019

Rudiantara mengimbau seluruh warga Indonesia untuk tetap berpikir positif saat pembacaan hasil sengketa Pilpres. Sederhananya, masyarakat diharapkan untuk mengacuhkan informasi yang belum jelas kebenarannya. 

"Sebelum kirim kita pastikan dulu itu informasi benar atau tidak. Kalau tidak, tanyakan pada yang tahu. Jangan asal sembarang ikut menyebarkan. Karena hoax yang kemarin-kemarin sudah banyak yang diproses oleh Polisi secara hukum," tambahnya.

Menurut Rudiantara, dengan peran serta dan tanggung jawab dari masyarakat untuk tidak menyebar hoax, akan membuat pemerintah tak membatasi lalu lintas data di media sosial.

Sebelumnya pada 22 Mei 2019, pemerintah membatasi akses data di media sosial untuk mencegah penyebaran kabar hoaks dan kabar bohong mengenai hasil Pemilu.



Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

 

BERITA TERKAIT


Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit

Selasa 25 September 2018

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
 

BERITA PILIHAN


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

 

BERITA LAINNYA

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Muncul Wacana Pembubaran SMK, Pengamat: Pemprov Jangan Sembarang Kasih Izin
Sabtu 20 Juli 2019


21 Tahun Hilang Kontak, Turini Ditemukan dan Segera Dipulangkan ke Indonesia
Sabtu 20 Juli 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Diduga Korsleting Listrik, Dua rumah di Cimenyan Ludes Terbakar
Sabtu 20 Juli 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Rambu di Kawasan Rekayasa Lalin Belum Maksimal, Polisi Tunggu Perda
Sabtu 20 Juli 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Indonesia Open 2019: Kevin-Marcus ke Final, Indonesia Pastikan Satu Gelar
Sabtu 20 Juli 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Atasi Cegukan dengan Pelatihan Pernapasan
Sabtu 20 Juli 2019 Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

 

 

BERITA TERKAIT


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

KPU Jabar Gelar Deklarasi Kampanye Damai
Senin 24 September 2018, 06:53 WIB Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

KTP-el dan DPT Ganda Hantui Persiapan Pemilu 2019
Senin 24 September 2018, 08:15 WIB Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Pemilu 2019 Diperkirakan Lebih Rumit
Selasa 25 September 2018, 11:10 WIB Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Senin 24 Juni 2019, 21:57 WIB
Pemilu 2019

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital
Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital


Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Redaksi Oleh : Indra Kurniawan
Sumber Foto : Ilustrasi - PRFM


BANDUNG, (PRFM) - Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong (hoax) saat pengumuman hasil sidang sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK). 

Memproduksi atau turut menyebarkan hoax mesti dihindari masyarakat karena akan menjadi jejak digital yang tak akan hilang dari internet.

Jika jejak digital tersebut dianggap melanggar hukum, pada akhirnya sangat mudah ditemukan untuk dijadikan barang bukti perkara hukum.

"Jejak digital itu tidak akan hilang, baik yang positif maupun yang negatif. Seperti ada Malaikat yang mencatat kebaikan kita dan keburukan kita," kata Rudiantara saat on air di PRFM, Senin (24/6/2019).

Baca juga: Pembacaan Putusan Sidang MK Dilakukan Pada 27 Juni 2019

Rudiantara mengimbau seluruh warga Indonesia untuk tetap berpikir positif saat pembacaan hasil sengketa Pilpres. Sederhananya, masyarakat diharapkan untuk mengacuhkan informasi yang belum jelas kebenarannya. 

"Sebelum kirim kita pastikan dulu itu informasi benar atau tidak. Kalau tidak, tanyakan pada yang tahu. Jangan asal sembarang ikut menyebarkan. Karena hoax yang kemarin-kemarin sudah banyak yang diproses oleh Polisi secara hukum," tambahnya.

Menurut Rudiantara, dengan peran serta dan tanggung jawab dari masyarakat untuk tidak menyebar hoax, akan membuat pemerintah tak membatasi lalu lintas data di media sosial.

Sebelumnya pada 22 Mei 2019, pemerintah membatasi akses data di media sosial untuk mencegah penyebaran kabar hoaks dan kabar bohong mengenai hasil Pemilu.



 

BERITA LAINNYA



Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital

 

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jelang Putusan Sidang MK, Rudiantara Ingatkan Masyarakat Soal Jejak Digital