Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu  




Minggu 16 Desember 2018

03:23 WIB

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu
@prfmnews

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu
PRFMNewsChannel

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu
Selasa 08 Mei 2018, 16:36 WIB

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu
Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu




Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Foto Oleh : Istimewa

BANDUNG, (PRFM) - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengatakan, sistem pengamanan uang beredar perlu ditingkatkan kembali seiring tibanya Ramadan. Uang palsu kerap beredar pada momen-momen besar. Sindikat pengedar uang palsu masif terjadi. Walau data Bareskrim Polri menyebut tren peredaran uang palsu menurun, tapi kewaspadaan harus tetap terjaga, apalagi tahun 2018 ini juga merupakan tahun politik.

“Berdasarkan kasus di tahun-tahun sebelumnya, peredaran uang palsu meningkat di waktu-waktu tertentu seperti Ramadan dan lebaran. Apalagi Ramadan dan lebaran tahun ini bertepatan dengan tahun politik, baik Pilkada serentak maupun jelang Pilpres dan Pileg serentak. Untuk tahun 2018, Pilkada ada di 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten," ungkap Heri dilansir laman resmi DPR RI, Selasa (8/5/2018).

Kebutuhan dana cash di tahun politik ini perlu diwaspadai. Sosialisasi pasangan calon (paslon) dan potensi kecurangan politik uang membuka celah yang lebar bagi peredaran uang palsu. Data Bareskrim Polri menyebutkan, tahun 2017 terdapat 72 kasus dan tahun 2016 terdapat 144 kasus.

“Pemerintah jangan melihat jumlah kasus yang menurun. Sebab, meski menurun, tapi sindikat pengedar uang palsu masih cukup masif di tengah masyarakat. Modusnya pun makin canggih. Tak hanya rupiah, mereka bahkan mampu membuat mata uang asing palsu,” imbuh Heri lebih detail. 



Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

 

BERITA TERKAIT


Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu
 

BERITA PILIHAN


Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

 

BERITA LAINNYA

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

DPRD Dukung Seluruh Wilayah Jabar Terkoneksi Tol
Sabtu 15 Desember 2018


Uu Harap Pemuda Peduli Bencana Jadi Perekat Bangsa
Sabtu 15 Desember 2018 Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu Herman Suherman Jadi Plt Bupati Cianjur, Supendi Plt Bupati Indramayu
Sabtu 15 Desember 2018 Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu Bandung Tiru Kota Semarang Soal Pencegahan HIV/AIDS
Sabtu 15 Desember 2018 Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu Soal Putusan MK, Menag: Adil dan Tidak Perlu Beda Batas Usia Nikah
Jumat 14 Desember 2018 Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu Pangdam III/Siliwangi Sebut Program Citarum Harum Harus Terus Dilanjutkan
Jumat 14 Desember 2018 Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu Kemendagri Cabut Aturan Soal Penggunaan Pakaian Dinas
Jumat 14 Desember 2018 Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

 

 

BERITA TERKAIT

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu
Selasa 08 Mei 2018, 16:36 WIB

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu
Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu


Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Redaksi Oleh : Rian Firmansyah
Sumber Foto : Istimewa


BANDUNG, (PRFM) - Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengatakan, sistem pengamanan uang beredar perlu ditingkatkan kembali seiring tibanya Ramadan. Uang palsu kerap beredar pada momen-momen besar. Sindikat pengedar uang palsu masif terjadi. Walau data Bareskrim Polri menyebut tren peredaran uang palsu menurun, tapi kewaspadaan harus tetap terjaga, apalagi tahun 2018 ini juga merupakan tahun politik.

“Berdasarkan kasus di tahun-tahun sebelumnya, peredaran uang palsu meningkat di waktu-waktu tertentu seperti Ramadan dan lebaran. Apalagi Ramadan dan lebaran tahun ini bertepatan dengan tahun politik, baik Pilkada serentak maupun jelang Pilpres dan Pileg serentak. Untuk tahun 2018, Pilkada ada di 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten," ungkap Heri dilansir laman resmi DPR RI, Selasa (8/5/2018).

Kebutuhan dana cash di tahun politik ini perlu diwaspadai. Sosialisasi pasangan calon (paslon) dan potensi kecurangan politik uang membuka celah yang lebar bagi peredaran uang palsu. Data Bareskrim Polri menyebutkan, tahun 2017 terdapat 72 kasus dan tahun 2016 terdapat 144 kasus.

“Pemerintah jangan melihat jumlah kasus yang menurun. Sebab, meski menurun, tapi sindikat pengedar uang palsu masih cukup masif di tengah masyarakat. Modusnya pun makin canggih. Tak hanya rupiah, mereka bahkan mampu membuat mata uang asing palsu,” imbuh Heri lebih detail. 



 

BERITA LAINNYA



Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

DPRD Dukung Seluruh Wilayah Jabar Terkoneksi Tol
Sabtu 15 Desember 2018
Jawa Barat


Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Uu Harap Pemuda Peduli Bencana Jadi Perekat Bangsa
Sabtu 15 Desember 2018
Jawa Barat


Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Bandung Tiru Kota Semarang Soal Pencegahan HIV/AIDS
Sabtu 15 Desember 2018
Kota Bandung


Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu

 

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jelang Ramadan, DPR Minta Perkuat Pengawasan Peredaran Uang Palsu