Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial  




Senin 19 November 2018

20:28 WIB

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial
@prfmnews

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial
PRFMNewsChannel

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial
Rabu 07 Februari 2018, 15:55 WIB
Jawa Barat

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial
Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial




Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : Humas Pemprov Jabar

BANDUNG,(PRFM) - Sebagai daerah dengan risiko bencana tertinggi di Indonesia, Jawa Barat memiliki tanggung jawab sosial tinggi dalam penanggulangan bencana. Untuk itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan, apabila bencana tidak ditangani dengan baik, akan muncul masalah sosial di masyarakat.

“Kenapa bencana menjadi penting untuk kita hadapi, penting kita tanggulangi bersama-sama. Karena ini sumber kemiskinan. Pada saat bencana tidak tertanggulangi dengan baik maka akan muncul kantong-kantong kemiskinan baru, akan muncul pengangguran, ketimpangan sosial. Karena itu harus ditangani dengan sebaik-baiknya,” kata Wagub dalam sambutannya saat mengukuhkan Kepengurusan Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Jawa Barat Periode 2018-2021 di Wisata Refting Bravo Sungai Citarik, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Selasa malam (6/2/18).

Lanjut Wagub, keberadaan Tagana sangat strategis. Tagana memiliki tanggung jawab sosial mulia dan besar. “Kehadiran saudara-saudra sekalian sangat strategias dalam melakukan perlindungan sosial masyarakat,” ungkap Wagub.

“Ada tanggung jawab sosial yang sangat besar yang saudara-saudara (anggota Tagana) hadapi,” lanjutnya.

Ada 1.600 anggota Tagana di seluruh Jawa Barat. Mereka telah mengikuti berbagai pelatihan di tingkat daerah maupun nasional.

Jawa Barat menjadi daerah dengan tingkat kerawanan atau potensi bencana tertinggi di Indonesia. Kabupaten Cianjur memiliki risiko bencana tertinggi di Jawa Barat, diikuti Kabupaten Garut diurutan kedua, dan Sukabumi di posisi ketiga.

Untuk itu, Wagub meminta pada kesempatan ini, Tagana tidak hanya bisa melakukan penanggulangan bencana, namun juga turut melakukan mitigasi bencana melalui program sadar lingkungan kepada masyarakat.

“Ini (bencana) akibat bagaimana perubahan iklim dan juga perilaku manusia yang merusak alam,” tutur Wagub.

Hal lain yang ditekankan Wagub, yaitu imbas dari bencana ini bisa berdampak pada segala sektor, termasuk sektor ekonomi. Wagub mengatakan keseimbangan alam akan terjadi manakala manusia mampu menjaga alam dengannya baik.

“Karena kalau berbicara pariwisata, perikanan, pertanian, maka sebetulnya kita harus menjaga keseimbangan alam. Masyarakat harus diajak untuk menjaga alamnya dengan baik. Kalau alam dijaga dengan baik, maka Insyaallah kebencanaan pun akan berkurang. Sebab kebanyakan bencana ini karena ulah manusia,” pungkasnya.

Kepala Dinas Sosial Jawa Barat Arifin Harun Kertasaputra berharap dengan kepengurusan baru, Tagana dapat berkontribusi lebih bagi masyarakat.”Mudah-mudahan dengan kepengurusan baru ini membawa angin segar, lebih semangat lagi, lebih bisa memotivasi teman-teman Tagana kabupaten/kota,” harapnya.



Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

 

BERITA TERKAIT


Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial
 

BERITA PILIHAN


Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

 

BERITA LAINNYA

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Pemkot Bandung Kampanyekan Gerakan Stop Ngebut di Jalan
Senin 19 November 2018


Pusat Grosir Bandung Busana Muslim Kini Hadir di Miko Mall Kopo
Senin 19 November 2018 Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial Ini Alasan Durasi Traffic Light di Bandung Sering Lama
Senin 19 November 2018 Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial Menhub Bangga Bandara Soekarno Hatta Masuk 10 Besar Bandara Terbaik Dunia
Senin 19 November 2018 Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial Kerjasama dengan Kemendes, KPI Akan Bangun Siaran Perbatasan
Senin 19 November 2018 Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial Pangdam III/Siliwangi Pimpin Serah Terima Dan Lepas Pejabat Baru
Senin 19 November 2018 Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial Ini Pesan Ridwan Kamil Untuk Milenials di Jabar
Senin 19 November 2018 Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

 

 

BERITA TERKAIT


Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Update Kondisi Pengungsi Banjir Bandang
Jumat 23 September 2016, 18:35 WIB Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Menjadi Provinsi Terbaik, Aher Bersyukur
Jumat 23 September 2016, 19:29 WIB Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Banjir Hari Kelima, Pengungsi Mulai Terserang Sakit
Sabtu 24 September 2016, 17:09 WIB Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Menteri BUMN : Jalur KA Bandung-Ciwidey Bakal Aktif Lagi
Minggu 25 September 2016, 23:16 WIB

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial
Rabu 07 Februari 2018, 15:55 WIB
Jawa Barat

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial
Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial


Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : Humas Pemprov Jabar


BANDUNG,(PRFM) - Sebagai daerah dengan risiko bencana tertinggi di Indonesia, Jawa Barat memiliki tanggung jawab sosial tinggi dalam penanggulangan bencana. Untuk itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) mengatakan, apabila bencana tidak ditangani dengan baik, akan muncul masalah sosial di masyarakat.

“Kenapa bencana menjadi penting untuk kita hadapi, penting kita tanggulangi bersama-sama. Karena ini sumber kemiskinan. Pada saat bencana tidak tertanggulangi dengan baik maka akan muncul kantong-kantong kemiskinan baru, akan muncul pengangguran, ketimpangan sosial. Karena itu harus ditangani dengan sebaik-baiknya,” kata Wagub dalam sambutannya saat mengukuhkan Kepengurusan Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Jawa Barat Periode 2018-2021 di Wisata Refting Bravo Sungai Citarik, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Selasa malam (6/2/18).

Lanjut Wagub, keberadaan Tagana sangat strategis. Tagana memiliki tanggung jawab sosial mulia dan besar. “Kehadiran saudara-saudra sekalian sangat strategias dalam melakukan perlindungan sosial masyarakat,” ungkap Wagub.

“Ada tanggung jawab sosial yang sangat besar yang saudara-saudara (anggota Tagana) hadapi,” lanjutnya.

Ada 1.600 anggota Tagana di seluruh Jawa Barat. Mereka telah mengikuti berbagai pelatihan di tingkat daerah maupun nasional.

Jawa Barat menjadi daerah dengan tingkat kerawanan atau potensi bencana tertinggi di Indonesia. Kabupaten Cianjur memiliki risiko bencana tertinggi di Jawa Barat, diikuti Kabupaten Garut diurutan kedua, dan Sukabumi di posisi ketiga.

Untuk itu, Wagub meminta pada kesempatan ini, Tagana tidak hanya bisa melakukan penanggulangan bencana, namun juga turut melakukan mitigasi bencana melalui program sadar lingkungan kepada masyarakat.

“Ini (bencana) akibat bagaimana perubahan iklim dan juga perilaku manusia yang merusak alam,” tutur Wagub.

Hal lain yang ditekankan Wagub, yaitu imbas dari bencana ini bisa berdampak pada segala sektor, termasuk sektor ekonomi. Wagub mengatakan keseimbangan alam akan terjadi manakala manusia mampu menjaga alam dengannya baik.

“Karena kalau berbicara pariwisata, perikanan, pertanian, maka sebetulnya kita harus menjaga keseimbangan alam. Masyarakat harus diajak untuk menjaga alamnya dengan baik. Kalau alam dijaga dengan baik, maka Insyaallah kebencanaan pun akan berkurang. Sebab kebanyakan bencana ini karena ulah manusia,” pungkasnya.

Kepala Dinas Sosial Jawa Barat Arifin Harun Kertasaputra berharap dengan kepengurusan baru, Tagana dapat berkontribusi lebih bagi masyarakat.”Mudah-mudahan dengan kepengurusan baru ini membawa angin segar, lebih semangat lagi, lebih bisa memotivasi teman-teman Tagana kabupaten/kota,” harapnya.



 

BERITA LAINNYA



Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial

 

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jika Bencana Tidak Ditangani Serius, Akan Muncul Masalah Sosial