Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi  




Rabu 17 Oktober 2018

13:24 WIB

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi
@prfmnews

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi
PRFMNewsChannel

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi
Selasa 14 November 2017, 17:59 WIB

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi
Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi




Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Foto Oleh : setkab.go.id

BANDUNG,(PRFM) - Bank Dunia dan IMF menyampaikan laporan bahwa prospek ekonomi akan terus membaik di tahun 2018. Namun demikian, masih terdapat sejumlah hal yang dapat menganggu pertumbuhan ekonomi dunia, seperti proteksionisme dan instabilitas politik dunia. Lebih dari itu, gejala proteksionisme baik berupa hambatan tarif maupun non tarif diperkirakan akan semakin meningkat.

Dengan argumentasi itulah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pemimpin negara-negara Asia Timur untuk bekerja sama agar keterbukaan ekonomi dapat dijaga dan inklusivitas tetap diperhatikan serta membawa manfaat bagi semua negara.

“Penerapan semangat ini akan mempersempit jurang pembangunan antar negara,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 Asia Timur yang digelar di Philippines International Convention Center (PICC), Manila, Filipina, Selasa (14/11/2017).

Jokowi mengingatkan bahwa instabilitas politik juga akan menghambat pertumbuhan ekonomi dunia. Konflik dan perang kejahatan lintas batas, dinilai Kepala Negara, dapat mendorong instabilitas politik dunia.

Dalam konteks inilah, menurut Jokowi, peran penting ASEAN dan Asia Timur diperlukan.

“Kita harus terus menjaga agar budaya dialog terus menjadi budaya negara anggota KTT Asia Timur, utamanya collective leadership kita dalam penyelesaian secara damai yang diperlukan dunia,” ujarnya dikutip dari rilis yang diterima PRFM dari Sekretaris Kabinet RI.

Menyangkut ancaman terorisme, Presiden Jokowi mengingatkan walaupun Kota Marawi sudah dibebaskan dari kependudukan teroris, namun ancaman terorisme masih belum akan menurun.

Untuk itu, Presiden menegaskan, kerja sama regional dan internasional harus terus ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan hardpower dan juga softpower, termasuk dalam mengatasi pendanaan terhadap terorisme.

Di akui penjelasan, Presiden Jokowi menegaskan agar counter narasi yang mengedepankan nilai toleransi juga harus diperkuat. 



Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

 

BERITA TERKAIT


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi
 

BERITA PILIHAN


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

 

BERITA LAINNYA

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Oded Minta Setiap Kelurahan Miliki KBS
Rabu 17 Oktober 2018


Jelang Musim Hujan, Dona Safitri dan Jurig Cai Berkolaborasi
Rabu 17 Oktober 2018 Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi Ini Tanggapan Dewan Soal Pembangunan Kolam Retensi
Selasa 16 Oktober 2018 Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi Atasi Banjir, Pemkot Bandung Bangun Dua Kolam Retensi
Selasa 16 Oktober 2018 Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi Sebuah Rumah di Jalan Elang Hangus Terbakar
Selasa 16 Oktober 2018 Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi Bupati Bandung Resmikan Jalan Cijagra-Bojongsari-Rancaoray
Selasa 16 Oktober 2018 Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi Bupati Bekasi Jadi Tersangka KPK, Ini Tanggapan Wagub Jabar
Selasa 16 Oktober 2018 Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

 

 

BERITA TERKAIT

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi
Selasa 14 November 2017, 17:59 WIB

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi
Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Redaksi Oleh : Rifki Abdul Fahmi
Sumber Foto : setkab.go.id


BANDUNG,(PRFM) - Bank Dunia dan IMF menyampaikan laporan bahwa prospek ekonomi akan terus membaik di tahun 2018. Namun demikian, masih terdapat sejumlah hal yang dapat menganggu pertumbuhan ekonomi dunia, seperti proteksionisme dan instabilitas politik dunia. Lebih dari itu, gejala proteksionisme baik berupa hambatan tarif maupun non tarif diperkirakan akan semakin meningkat.

Dengan argumentasi itulah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pemimpin negara-negara Asia Timur untuk bekerja sama agar keterbukaan ekonomi dapat dijaga dan inklusivitas tetap diperhatikan serta membawa manfaat bagi semua negara.

“Penerapan semangat ini akan mempersempit jurang pembangunan antar negara,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 Asia Timur yang digelar di Philippines International Convention Center (PICC), Manila, Filipina, Selasa (14/11/2017).

Jokowi mengingatkan bahwa instabilitas politik juga akan menghambat pertumbuhan ekonomi dunia. Konflik dan perang kejahatan lintas batas, dinilai Kepala Negara, dapat mendorong instabilitas politik dunia.

Dalam konteks inilah, menurut Jokowi, peran penting ASEAN dan Asia Timur diperlukan.

“Kita harus terus menjaga agar budaya dialog terus menjadi budaya negara anggota KTT Asia Timur, utamanya collective leadership kita dalam penyelesaian secara damai yang diperlukan dunia,” ujarnya dikutip dari rilis yang diterima PRFM dari Sekretaris Kabinet RI.

Menyangkut ancaman terorisme, Presiden Jokowi mengingatkan walaupun Kota Marawi sudah dibebaskan dari kependudukan teroris, namun ancaman terorisme masih belum akan menurun.

Untuk itu, Presiden menegaskan, kerja sama regional dan internasional harus terus ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan hardpower dan juga softpower, termasuk dalam mengatasi pendanaan terhadap terorisme.

Di akui penjelasan, Presiden Jokowi menegaskan agar counter narasi yang mengedepankan nilai toleransi juga harus diperkuat. 



 

BERITA LAINNYA



Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Oded Minta Setiap Kelurahan Miliki KBS
Rabu 17 Oktober 2018
Kota Bandung


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Ini Tanggapan Dewan Soal Pembangunan Kolam Retensi
Selasa 16 Oktober 2018
Kota Bandung


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Atasi Banjir, Pemkot Bandung Bangun Dua Kolam Retensi
Selasa 16 Oktober 2018
Kota Bandung


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Sebuah Rumah di Jalan Elang Hangus Terbakar
Selasa 16 Oktober 2018
Kota Bandung


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Bupati Bandung Resmikan Jalan Cijagra-Bojongsari-Rancaoray
Selasa 16 Oktober 2018
Kabupaten Bandung


Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi

 

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi  TWITER @prfmnews





 

BERITA PILIHAN

 

Jokowi Ajak Negara Asia Timur untuk Jaga Keterbukaan Ekonomi